Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IHSG Tiba-tiba Merosot di Sesi Pertama Kembali ke Level 8.200, Ini Pemicunya

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 19 Februari 2026 | 13:13 WIB
IHSG Tiba-tiba Merosot di Sesi Pertama Kembali ke Level 8.200, Ini Pemicunya
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • IHSG ditutup melemah 21 poin atau 0,25 persen ke level 8.289 pada perdagangan Kamis, 19 Februari 2026.
  • Pelemahan terjadi meski bursa regional menguat didukung data industri AS yang solid dan positif.
  • Pelaku pasar menanti kebijakan moneter Bank Indonesia yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada sesi pertama perdagangan Kamis, 19 Februari 2026. IHSG turun 21 poin atau 0,25 persen ke level 8.289.

Mengacu riset Pilarmas Investindo Sekuritas, pelemahan IHSG terjadi di tengah bursa regional Asia yang justru memperpanjang penguatan, mengikuti tren positif di Wall Street. Sentimen global ditopang data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang solid.

Produksi industri AS pada Januari tercatat naik 0,7 persen secara bulanan, meningkat dari sebelumnya 0,2 persen dan melampaui ekspektasi pasar sebesar 0,4 persen.

Data tersebut memberi indikasi ketangguhan sektor riil AS dan memperkuat narasi bahwa ekonomi Negeri Paman Sam belum menunjukkan tanda perlambatan signifikan.

OJK menyambut rencana Danantara untuk menjadi salah satu pemegang saham PT BEI. IHSG anjlok parah pada 28 dan 29 Januari setelah MSCI mengumumkan menerapkan perlakuan sementara terhadap pasar modal Indonesia dengan membekukan sejumlah perubahan dalam evaluasi indeks. [Antara]
OJK menyambut rencana Danantara untuk menjadi salah satu pemegang saham PT BEI. IHSG anjlok parah pada 28 dan 29 Januari setelah MSCI mengumumkan menerapkan perlakuan sementara terhadap pasar modal Indonesia dengan membekukan sejumlah perubahan dalam evaluasi indeks. [Antara]

Namun demikian, pelaku pasar juga mencermati notulen rapat terbaru Federal Reserve. Risalah tersebut menunjukkan adanya perbedaan pandangan di kalangan pejabat The Fed.

Sebagian anggota membuka peluang penurunan suku bunga apabila tren disinflasi berlangsung konsisten. Sementara sebagian lainnya cenderung mempertahankan suku bunga tinggi, bahkan membuka ruang pengetatan tambahan jika inflasi sulit dikendalikan. Hal ini mencerminkan sikap The Fed yang tidak ingin terburu-buru dan tetap bergantung pada perkembangan data ekonomi.

Dari dalam negeri, pergerakan IHSG cenderung tertahan karena pasar menanti arah kebijakan moneter Bank Indonesia (BI) yang akan diumumkan siang ini. Konsensus pasar memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75 persen.

Langkah tersebut dinilai sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi domestik dan nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global dan meningkatnya risiko pasar keuangan.

Di sisi lain, sentimen eksternal juga datang dari agenda Presiden Prabowo Subianto yang dijadwalkan bertemu para pemimpin bisnis AS di Washington. Pertemuan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia dan mempertegas posisi Indonesia dalam peta geopolitik serta ekonomi global.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan pada Sesi I, sebanyak 34,67 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 16,41 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,13 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 308 saham bergerak naik, sedangkan 369 saham mengalami penurunan, dan 281 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, KOCI, PART, SOTS, RMKO, SKBM, ARKO, ASHA, NSSS, BALI, MBMA, HDIT, IKAN.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, SSTM, ROCK, HILL, UNIC, VISI, CANI, GRPM, INTA, STAR, XILV, KPIG, MPPA.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramalan Ekonomi 2026: Dunia Makin 'Gila', Prediksi Bisa Zonk dalam Semalam

Ramalan Ekonomi 2026: Dunia Makin 'Gila', Prediksi Bisa Zonk dalam Semalam

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 10:59 WIB

IHSG Terus Melonjak di Level 8.300 pada Kamis Pagi

IHSG Terus Melonjak di Level 8.300 pada Kamis Pagi

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 09:18 WIB

BEI Gembok Saham WIKA, Ini Alasannya

BEI Gembok Saham WIKA, Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 07:23 WIB

Terkini

Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal

Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:33 WIB

Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya

Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:22 WIB

Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres

Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:14 WIB

Panasonic GOBEL Hadirkan ART with HEART: Pamerkan 70 Karya Seniman Difabel dan Senior

Panasonic GOBEL Hadirkan ART with HEART: Pamerkan 70 Karya Seniman Difabel dan Senior

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:18 WIB

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:07 WIB

Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya

Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:49 WIB

Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:34 WIB

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:11 WIB

Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif

Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:10 WIB