Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Setelah Kesepakatan Dagang, Produk AS Bakal Banjiri Pasar RI

Achmad Fauzi | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Sabtu, 21 Februari 2026 | 06:50 WIB
Setelah Kesepakatan Dagang, Produk AS Bakal Banjiri Pasar RI
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) di Washington D.C. [Kemenko Perekonomian]
  • Perjanjian Dagang Timbal Balik (ART) Indonesia dan AS membuka akses impor barang AS melalui pengurangan tarif luas.
  • Kesepakatan ini juga mencakup komitmen untuk mengurangi hambatan non-tarif serta menyederhanakan regulasi perdagangan kedua negara.
  • Tujuan utama ART adalah memperluas akses pasar ekspor Indonesia ke Amerika Serikat secara timbal balik.

Suara.com - Perjanjian dagang timbal balik Indonesia dan Amerika Serikat membuka peluang membanjirnya barang impor dari negeri Paman Sam itu.

Dalam dokumen resmi Agreement on Reciprocal Trade (ART), Indonesia membuka akses pasar luas bagi produk Amerika, termasuk pengurangan hingga penghapusan tarif untuk hampir seluruh barang.

Dokumen tersebut menyebut kesepakatan perdagangan diarahkan untuk menghapus hambatan tarif dalam skala luas. Hal ini menjadi inti dari hubungan dagang baru yang disepakati kedua negara.

"Para pihak sepakat untuk mengurangi atau menghapus tarif atas sebagian besar barang yang diperdagangkan di antara kedua negara,” demikian bunyi dokumen Agreement on Reciprocal Trade Indonesia–Amerika Serikat, dikutip Jumat (20/2/2026).

ilustrasi tarif ekspor Amerika Serikat
ilustrasi tarif ekspor Amerika Serikat

Selain tarif, perjanjian juga menekankan pembukaan pasar melalui pengurangan hambatan non-tarif.

ART mencatat penyederhanaan regulasi perdagangan menjadi bagian penting untuk memastikan arus barang lebih lancar antara Indonesia dan Amerika Serikat.

"Para pihak juga berkomitmen memfasilitasi perdagangan dengan mengatasi hambatan non-tarif dan kendala regulasi yang dapat menghambat perdagangan," bunyi poin dokumen itu.

Kesepakatan tersebut disusun dalam kerangka hubungan timbal balik. Dokumen ART menyebut pembukaan akses pasar dilakukan secara dua arah, di mana Indonesia membuka pasar impor sekaligus memperoleh akses ekspor lebih luas ke Amerika Serikat.

Perjanjian ini bertujuan memperluas akses pasar dan memperkuat hubungan perdagangan serta investasi antara kedua negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Impor 105 Ribu Truk dari India, Bos Agrinas Pangan: Agar Tak Ganggu Produksi Lokal

Impor 105 Ribu Truk dari India, Bos Agrinas Pangan: Agar Tak Ganggu Produksi Lokal

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 18:53 WIB

Berkat Prabowo, Harga Tahu-Tempe Bakal Makin Murah

Berkat Prabowo, Harga Tahu-Tempe Bakal Makin Murah

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 17:33 WIB

Negosiasi Dagang Rampung, RI Siap Borong Produk Energi AS Senilai Rp235 Triliun

Negosiasi Dagang Rampung, RI Siap Borong Produk Energi AS Senilai Rp235 Triliun

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 14:11 WIB

Terkini

6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia

6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:25 WIB

Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi

Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:14 WIB

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:13 WIB

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:12 WIB

Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta

Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:09 WIB

BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali

BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:08 WIB

Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG

Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:00 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM

Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:58 WIB

Makin Canggih, BI Sebut Rupiah Kian Sulit Ditiru hingga Peredaran Uang Palsu Turun Drastis

Makin Canggih, BI Sebut Rupiah Kian Sulit Ditiru hingga Peredaran Uang Palsu Turun Drastis

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:57 WIB

MSCI Tendang 6 Saham Indonesia dan IHSG Anjlok, OJK: Ini Awal Baru

MSCI Tendang 6 Saham Indonesia dan IHSG Anjlok, OJK: Ini Awal Baru

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:54 WIB