Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Program MBG Diklaim Picu Pertumbuhan Sektor Pertanian Tertinggi dalam Beberapa Tahun

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Sabtu, 21 Februari 2026 | 10:32 WIB
Program MBG Diklaim Picu Pertumbuhan Sektor Pertanian Tertinggi dalam Beberapa Tahun
Petugas menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Jimmy Hantu di SPPG Mutiara Keraton Solo, Tamansari, Bogor, Selasa (16/12/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Sektor pertanian tumbuh 5,33% pada 2025 dipicu serapan produk oleh program MBG.
  • MBG serap 1,4 juta pekerja, 770 ribu di antaranya perempuan di 23 ribu unit SPPG.
  • Survei RISED: MBG ringankan beban pengeluaran dan jamin gizi harian anak sekolah.

Suara.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terbukti bukan sekadar program sosial pemenuhan nutrisi. Memasuki awal 2026, program andalan pemerintah ini mulai menunjukkan taringnya sebagai motor penggerak ekonomi nasional, khususnya dalam memicu pertumbuhan signifikan di sektor pertanian dan pemberdayaan perempuan.

Ekonom Universitas Indonesia, Dr. Fithra Faisal Hastiadi, mengungkapkan bahwa MBG telah menciptakan ekosistem ekonomi inklusif yang menyentuh akar rumput. Berdasarkan data kuartal IV-2025, ekonomi Indonesia tercatat tumbuh 5,39% (yoy), dengan sektor pertanian menjadi salah satu primadona.

"Kita bisa melihat pertumbuhan sektor pertanian mencapai 5,33% (yoy). Ini angka yang sangat signifikan jika dibandingkan tahun 2024 yang hanya 0,68% atau 2023 yang cuma 1,31%. Produk pertanian kini terserap langsung oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)," ujar Fithra dikutip Sabtu (21/2/2026).

Menurut Fithra, lonjakan ini dipicu oleh keberanian mitra pengelola SPPG dan pengusaha untuk mulai berinvestasi di sektor hulu, seperti peternakan dan pertanian. Langkah ini dinilai sebagai solusi jangka panjang agar kebutuhan pangan MBG tidak mengganggu stabilitas harga di pasar umum.

Selain memperkuat rantai pasok, program ini juga menjadi 'panggung' bagi UMKM dan kaum perempuan. Fithra mencatat, sektor kuliner yang menjadi inti dari MBG didominasi oleh peran perempuan, baik di sektor formal maupun informal.

"Program MBG ini jauh lebih inklusif. Partisipasi perempuan menjadi lebih terlihat karena di sektor kuliner, peran mereka cenderung dominan. Ini peluang ekonomi nyata," tambahnya.

Data internal Badan Gizi Nasional memperkuat fakta tersebut. Hingga saat ini, sebanyak 23 ribu unit SPPG telah terbangun di seluruh Indonesia dan menyerap sekitar 1,4 juta tenaga kerja secara langsung.

Menariknya, sekitar 55% dari total pekerja dapur SPPG adalah perempuan. Artinya, ada sekitar 770 ribu perempuan yang kini memiliki penghasilan tetap berkat program ini, yang secara langsung berkontribusi pada peningkatan pendapatan rumah tangga.

Dampak positif MBG juga merambah ke meja makan keluarga. Riset dari Research Institute of Socio-Economic Development (RISED) terhadap 1.800 orang tua menunjukkan adanya efisiensi anggaran rumah tangga.

Sebanyak 36% responden mengaku pengeluaran harian berkurang karena berkurangnya biaya bekal dan uang saku anak. Meski penghematan rata-rata masih di bawah 10% dari total belanja bulanan, keberadaan MBG sangat efektif menjaga stabilitas pengeluaran rutin.

Peneliti RISED, M. Fajar Rakhmadi, menambahkan bahwa selain manfaat ekonomi, ada aspek psikologis yang tak ternilai harganya. "Ada ketenangan batin bagi orang tua mengetahui anaknya tidak lapar saat pulang sekolah. Sebanyak 72% orang tua juga setuju anak mereka jadi lebih rutin mengonsumsi makanan bergizi," tandasnya.

Dengan tingkat dukungan mencapai 81% di kalangan rumah tangga rentan, MBG kini bertransformasi dari sekadar program gizi menjadi fondasi baru ketahanan ekonomi dan sosial nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Natalius Pigai: Pihak yang Ingin Tiadakan MBG Adalah Penentang HAM

Natalius Pigai: Pihak yang Ingin Tiadakan MBG Adalah Penentang HAM

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 20:34 WIB

Guru Honorer Gugat MK, DPR: Sampai Hari Ini Belum Terbukti MBG Pakai Anggaran Pendidikan

Guru Honorer Gugat MK, DPR: Sampai Hari Ini Belum Terbukti MBG Pakai Anggaran Pendidikan

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 19:57 WIB

DPR Tegaskan THR Wajib Dibayar Paling Lambat Dua Minggu Sebelum Hari Raya

DPR Tegaskan THR Wajib Dibayar Paling Lambat Dua Minggu Sebelum Hari Raya

DPR | Jum'at, 20 Februari 2026 | 19:44 WIB

Terkini

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB

BI Prediksi Kinerja Penjualan Eceran April 2026 Tetap Kuat, Kelompok Suku Cadang Jadi Penopang

BI Prediksi Kinerja Penjualan Eceran April 2026 Tetap Kuat, Kelompok Suku Cadang Jadi Penopang

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:33 WIB

BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel

BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:00 WIB

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:33 WIB

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:23 WIB