Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.186,363
LQ45 618,857
Srikehati 301,720
JII 368,583
USD/IDR 18.073

Pasar Minyak Rabu: Brent Turun, WTI Merangkak Naik

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 28 Januari 2026 | 15:41 WIB
Pasar Minyak Rabu: Brent Turun, WTI Merangkak Naik
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]
baca 10 detik
  • Pada Rabu 28 Januari 2026, harga Brent turun tipis, sedangkan WTI AS naik karena gangguan pasokan akibat badai musim dingin.
  • Badai hebat AS melumpuhkan energi, menyebabkan produksi minyak nasional turun 15 persen serta menghentikan ekspor wilayah Teluk Minggu lalu.
  • Kekhawatiran pasokan didukung ketegangan Timur Tengah; OPEC+ diprediksi mempertahankan produksi minyak tidak naik pada Maret mendatang.

Suara.com - Harga minyak bergerak variatif pada Rabu 28 Januari 2026. Brent mengalami sedikit penurunan, sementara minyak mentah AS (WTI) justru merangkak naik.

Gejolak harga ini dipicu oleh kekhawatiran pasokan setelah badai musim dingin mengganggu produksi minyak mentah dan menghentikan aktivitas ekspor di kawasan Teluk (Gulf Coast) akhir pekan lalu.

Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka turun 6 sen, atau 0,1 persen menjadi 67,51 dolar AS per barel pada pukul 01.22 GMT (08.22 WIB).

Namun sebaliknya, minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 4 sen, atau 0,1 persen, menjadi 62,43 dolar AS per barel. Kedua indeks acuan tersebut melonjak sekitar 3 persen pada hari Selasa.

Badai hebat yang menerjang Amerika Serikat dilaporkan telah melumpuhkan sektor energi, menyebabkan produksi minyak nasional anjlok sekitar 15 persen atau setara 2 juta barel per hari.

Kerusakan pada infrastruktur energi dan jaringan listrik tersebut bahkan menghentikan total seluruh aktivitas ekspor minyak mentah maupun LNG dari wilayah pantai Teluk AS pada hari Minggu lalu.

Potret Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Instagram/realdonaldtrump)
Potret Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Instagram/realdonaldtrump)

"Dampak gelombang dingin di AS dan kekhawatiran akan gangguan pasokan di Kazakhstan mendukung harga, tetapi begitu kekhawatiran pasokan mereda, tekanan jual kemungkinan akan kembali," kata Toshitaka Tazawa, seorang analis di Fujitomi Securities.

Menurutnya, harga minyak WTI diprediksi akan stabil di angka 60 dolar AS per barel. Hal ini disebabkan oleh adanya keseimbangan antara perkiraan kelebihan stok global tahun ini dengan risiko konflik geopolitik di Timur Tengah.

Sementara itu, pemulihan operasional di ladang minyak Tengiz, Kazakhstan, diperkirakan berjalan lamban pascainsiden kebakaran dan gangguan listrik; produksi normal diprediksi belum akan mencapai 50 persen hingga awal Februari mendatang.

baca juga

Terminal Laut Hitam milik CPC kini telah beroperasi normal kembali dengan kapasitas penuh setelah proses perbaikan fasilitas tambat selesai dilakukan.

Namun demikian, ketegangan di Timur Tengah memanas seiring tibanya kapal induk AS di kawasan tersebut.

Kehadiran militer ini memberikan ruang bagi pemerintahan Presiden AS Donald Trump untuk meningkatkan pertahanan atau memulai aksi militer terhadap Iran, yang memicu kekhawatiran pasar akan gangguan pasokan global.

Aliansi OPEC+ dilaporkan akan mempertahankan kebijakan untuk tidak menaikkan produksi minyak pada bulan Maret mendatang. Keputusan ini rencananya akan diresmikan dalam pertemuan awal Februari.

Terdapat perbedaan data mengenai cadangan energi Amerika Serikat. Survei Reuters memprediksi adanya kenaikan stok minyak dan bensin, namun data terbaru dari American Petroleum Institute justru menunjukkan hasil sebaliknya; stok minyak mentah dan bensin mengalami penurunan, sementara produk sulingan justru meningkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Naik Tipis, Setelah AS Batal Serang Iran

Harga Minyak Dunia Naik Tipis, Setelah AS Batal Serang Iran

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 11:49 WIB

Gegara Aksi Trump, 4 Bank Venuzuela Ketiban Untung Raih Dana Segar Rp 8,4 T

Gegara Aksi Trump, 4 Bank Venuzuela Ketiban Untung Raih Dana Segar Rp 8,4 T

Bisnis | Minggu, 18 Januari 2026 | 18:03 WIB

Harga Minyak Stabil Pasca Kenaikan Ekstrem Imbas Krisis Iran, AS dan Venezuela

Harga Minyak Stabil Pasca Kenaikan Ekstrem Imbas Krisis Iran, AS dan Venezuela

Bisnis | Jum'at, 16 Januari 2026 | 10:33 WIB

Dibayangi Risiko Super Glut, ICP Desember 2025 Melandai

Dibayangi Risiko Super Glut, ICP Desember 2025 Melandai

Bisnis | Jum'at, 16 Januari 2026 | 07:39 WIB

Tensi Iran Mereda, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 2 Persen di Pasar Asia

Tensi Iran Mereda, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 2 Persen di Pasar Asia

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 11:27 WIB

Ekspor Venezuela Meluncur, Tren Kenaikan Harga Minyak Terhenti

Ekspor Venezuela Meluncur, Tren Kenaikan Harga Minyak Terhenti

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 10:53 WIB

Terkini

Presiden Korsel Minta Prabowo ke Korut untuk Buka Dialog

Presiden Korsel Minta Prabowo ke Korut untuk Buka Dialog

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:46 WIB

Komplotan Curanmor di Jakarta Pakai Modus Polisi Gadungan untuk Intimidasi Korban

Komplotan Curanmor di Jakarta Pakai Modus Polisi Gadungan untuk Intimidasi Korban

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:41 WIB

Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia, Pernah Terkesan dengan Suporter Indonesia

Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia, Pernah Terkesan dengan Suporter Indonesia

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:39 WIB

Segera Pensiun, Komjen Karyoto dan Fadil Imran Tak Dapat Perpanjangan Masa Dinas?

Segera Pensiun, Komjen Karyoto dan Fadil Imran Tak Dapat Perpanjangan Masa Dinas?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:36 WIB

Polisi Bongkar 769 Kasus Curanmor, 11 Senjata Api hingga 119 Kunci T Disita

Polisi Bongkar 769 Kasus Curanmor, 11 Senjata Api hingga 119 Kunci T Disita

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:36 WIB

LPSK Proses Permohonan Perlindungan Saksi FH di Kasus TPPU Eks Jampidsus

LPSK Proses Permohonan Perlindungan Saksi FH di Kasus TPPU Eks Jampidsus

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:35 WIB

Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus

Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:35 WIB

Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan

Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan

Jogja | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:31 WIB

Ini Bukan Tinju! Pelatih Timor Leste Kirim Pesan Aneh Buat Timnas Indonesia

Ini Bukan Tinju! Pelatih Timor Leste Kirim Pesan Aneh Buat Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:29 WIB

18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus

18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus

Lampung | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:27 WIB

×