Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.206,349
LQ45 631,211
Srikehati 317,836
JII 386,032
USD/IDR 17.738

Peta Baru Industri EV: BEI Jadi Gelanggang Adu Kuat Raksasa Nikel Global

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 23 Februari 2026 | 15:36 WIB
Peta Baru Industri EV: BEI Jadi Gelanggang Adu Kuat Raksasa Nikel Global
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Dragonmine (Huayou) caplok 80% saham BLUE, sinyal ekspansi nikel lewat bursa.
  • Raksasa global pilih akuisisi emiten kecil demi jalur ekspres pendanaan di BEI.
  • BLUE berpotensi ubah haluan dari industri tinta ke ekosistem baterai EV.

Suara.com - Peta persaingan industri nikel dan baterai kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) di Indonesia kini tak lagi hanya berkutat di hamparan konsesi tambang Sulawesi atau Maluku. Medan tempur baru telah bergeser ke papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Terbaru, emiten produsen tinta merek Blueprint, PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE), resmi mengumumkan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (Conditional Shares Purchase Agreement/CSPA). Dalam keterbukaan informasi pekan lalu (19/2/2026), Dragonmine Mining (Hong Kong) Limited bersiap mengambil alih 334,4 juta saham atau setara 80% kepemilikan BLUE.

Dragonmine Mining merupakan anak usaha dari Huayou Hongkong Limited, yang tak lain adalah lengan investasi luar negeri dari raksasa Tiongkok, Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd.

Huayou bukanlah pemain baru di tanah air. Perusahaan ini merupakan pilar utama ekosistem baterai terintegrasi di Indonesia, termasuk melalui Proyek Titan yang berkolaborasi dengan Antam dan Indonesia Battery Corporation (IBC).

Head of Research NH Korindo Sekuritas Indonesia, Ezaridho Ibnutama, menilai adanya potensi besar bagi BLUE untuk mengubah haluan model bisnisnya pasca-akuisisi. Skema ini kerap disebut sebagai backdoor listing jalur ekspres bagi raksasa global untuk masuk ke bursa tanpa harus memulai proses IPO dari nol.

"Regulasi baru BEI kini memungkinkan perusahaan tercatat mengubah kode saham (ticker). Dengan reformasi pasar modal yang makin ketat, aksi ini menjadi solusi bagi perusahaan berkualitas untuk masuk melalui emiten yang sudah ada," ujar Ezar.

Fenomena BLUE merupakan replika dari langkah CNGR (produsen prekursor baterai dunia) yang lebih dulu mencaplok emiten kemasan plastik PT Solusi Kemasan Digital Tbk (PACK). Pasca-akuisisi, PACK bersalin rupa menjadi PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk dan langsung tancap gas lewat rights issue jumbo untuk menyerap aset tambang serta smelter nikel.

Bagi raksasa seperti Huayou, memiliki entitas publik di BEI bukan sekadar soal modal. Ini adalah strategi untuk menarik modal investor lokal dan institusi melalui Rights Issue, memperkuat profil ESG (Environmental, Social, and Governance) di mata dunia dan memanfaatkan posisi Indonesia sebagai pusat energi hijau global.

Meski harga saham BLUE sempat terkoreksi akibat volatilitas pasar saat pengumuman CSPA, secara tahunan (year on year), saham ini telah meroket hampir 1.900%. Transmisi aset nikel dari Morowali atau Pomalaa ke dalam portofolio BLUE diprediksi hanya tinggal menunggu waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Fakta Penting di Balik Proses Demutualisasi Bursa Efek Indonesia

7 Fakta Penting di Balik Proses Demutualisasi Bursa Efek Indonesia

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 13:09 WIB

IHSG Menghijau 1,35% di Sesi I, 480 Saham Melesat

IHSG Menghijau 1,35% di Sesi I, 480 Saham Melesat

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 13:06 WIB

Pengendali Borong 4,49 Miliar Saham BUKA, Rogoh Kocek Rp674 Miliar

Pengendali Borong 4,49 Miliar Saham BUKA, Rogoh Kocek Rp674 Miliar

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 12:56 WIB

Terkini

AS Gempur Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket

AS Gempur Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 10:23 WIB

Mata Uang Rupiah Terus Jeblok, Dolar AS Naik ke Level Rp17.768

Mata Uang Rupiah Terus Jeblok, Dolar AS Naik ke Level Rp17.768

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 10:07 WIB

Punya Valuasi Rp3 Triliun! RANS Entertainment Bersiap Lego Saham, Apa yang Diincar Raffi Ahmad?

Punya Valuasi Rp3 Triliun! RANS Entertainment Bersiap Lego Saham, Apa yang Diincar Raffi Ahmad?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:26 WIB

Purbaya Akui Dana Pemulihan Bencana Sumatra Rp 60 T Baru Terserap Sedikit

Purbaya Akui Dana Pemulihan Bencana Sumatra Rp 60 T Baru Terserap Sedikit

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:23 WIB

SeaBank Raup Laba Bersih Rp 375,6 Miliar di Q1 2026, Melonjak 288%

SeaBank Raup Laba Bersih Rp 375,6 Miliar di Q1 2026, Melonjak 288%

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:20 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 6.200, Saham TPIA Bangkit

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 6.200, Saham TPIA Bangkit

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:16 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027

Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:15 WIB

Jelang Idul Adha, Emas Antam Turun Harga Jadi Rp 2,79 Juta/Gram

Jelang Idul Adha, Emas Antam Turun Harga Jadi Rp 2,79 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:56 WIB

Riset ITB Ungkap Dampak Konektivitas Digital ke Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM

Riset ITB Ungkap Dampak Konektivitas Digital ke Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:52 WIB

Harga Emas Naik Tajam Pagi Ini! Cek Harga Terbaru Antam, UBS, dan Galeri24

Harga Emas Naik Tajam Pagi Ini! Cek Harga Terbaru Antam, UBS, dan Galeri24

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:42 WIB