Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

BPS Gelar Sensus Ekonomi 2026, Sasar Pelaku Usaha

Achmad Fauzi | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:45 WIB
BPS Gelar Sensus Ekonomi 2026, Sasar Pelaku Usaha
Kantor Pusat BPS di Kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, Senin (3/4/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]
  • BPS menyelenggarakan Sensus Ekonomi kelima pada Mei hingga Juli 2026 untuk memotret struktur dan aktivitas ekonomi nasional.
  • Tujuan utama sensus ini adalah menyediakan data yang jelas sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi pemerintah ke depan.
  • BPS memperkuat koordinasi dengan kementerian dan asosiasi usaha untuk meningkatkan partisipasi dan akurasi data responden.

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) menyelenggarakam kembali Sensus Ekonomi pada bulan Mei hingga Juli 2026. Sensus ini untuk melihat gambaran terbaru struktur dan aktivitas ekonomi di Indonesia. 

Pendataan ini ditujukan agar pemerintah memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi dunia usaha sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi ke depan.

Sekretaris Utama BPS, Zulkipli, mengatakan kualitas sensus sangat bergantung pada partisipasi responden, sehingga BPS ingin memastikan seluruh pelaku usaha terlibat dalam pendataan.

"Kami ingin setelah pelaksanaan sensus, dapat menghadirkan potret yang jelas terkait dengan perekonomian Indonesia," ujar Zulkipli dalam acara Kick-off Publisitas Sensus Ekonomi 2026, Rabu (25/2/2026).

Pengunjung berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan yang ada di Jakarta, Kamis (28/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan yang ada di Jakarta, Kamis (28/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Ia menjelaskan, sensus kali ini paling menantang, karena menyasar langsung para pelaku usaha di seluruh Indonesia.

"Tentu mereka memiliki kemauan tersendiri terkait dengan apa yang akan mereka sampaikan kepada BPS," imbuhnya.

Menurut Zulkipli, meski sensus ekonomi 2026 merupakan sensus kelima yang digelar BPS, pengalaman sebelumnya tidak membuat pelaksanaan kali ini otomatis lebih mudah. BPS justru menyiapkan pendekatan baru agar proses pendataan berjalan lebih efektif.

Salah satu strategi utama yaitu, memperkuat koordinasi dengan kementerian, lembaga, serta asosiasi usaha. BPS ingin jejaring tersebut berada di garis depan untuk membantu komunikasi dengan responden di berbagai sektor.

"Kami akan lebih melakukan pendekatan dengan bantuan dari Kementerian/Lembaga, bantuan dari seluruh asosiasi," ucapnya.

Ia menilai keterlibatan asosiasi penting karena memiliki akses langsung kepada anggota dan pelaku usaha. Dukungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan responden sekaligus memperlancar proses pengumpulan data di lapangan.

Selain itu, BPS telah menyiapkan basis data awal menjelang sensus. Saat ini terdapat sekitar 42 juta Statistical Business Register yang sedang diverifikasi untuk memastikan cakupan responden lebih akurat saat pendataan dimulai.

Zulkipli mengatakan data awal tersebut akan membantu BPS memetakan struktur usaha nasional sekaligus mempermudah petugas menjangkau responden.

BPS juga meminta dukungan dunia usaha untuk ikut menyosialisasikan sensus kepada jaringan masing-masing. Ia menyebut keterlibatan pelaku usaha sangat penting karena BPS tidak dapat bekerja sendiri dalam pelaksanaan pendataan skala nasional.

"Kami mengajak Bapak/Ibu semua untuk menjadi communication multiplier di dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, karena BPS tidak mungkin berjalan sendiri," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jurus BCA Gaet Para Pelaku Usaha Kakap Hingga UMKM Lewat Super App

Jurus BCA Gaet Para Pelaku Usaha Kakap Hingga UMKM Lewat Super App

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 17:44 WIB

Fundamental Bank Mandiri Tetap Kuat di 2025, Dorong Intermediasi & Dukung Program Pemerintah

Fundamental Bank Mandiri Tetap Kuat di 2025, Dorong Intermediasi & Dukung Program Pemerintah

Bisnis | Minggu, 08 Februari 2026 | 18:27 WIB

LPEM UI 'Senggol' Kualitas Ekonomi RI 2025: Tumbuh Kencang tapi Rapuh!

LPEM UI 'Senggol' Kualitas Ekonomi RI 2025: Tumbuh Kencang tapi Rapuh!

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 14:35 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB