Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Fenomena Rojali-Rohana Disorot BPS, Sensus Ekonomi Mau Bongkar Aktivitas Tersembunyi

Achmad Fauzi | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 25 Februari 2026 | 21:10 WIB
Fenomena Rojali-Rohana Disorot BPS, Sensus Ekonomi Mau Bongkar Aktivitas Tersembunyi
Pengunjung berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan yang ada di Jakarta, Kamis (28/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • BPS berencana mengungkap fenomena Rohana dan Rojali" sebagai perubahan pola aktivitas ekonomi masyarakat pada Sensus Ekonomi 2026.
  • Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan Mei hingga Juli bertujuan membaca struktur ekonomi baru pasca-COVID yang tidak terlihat fisik.
  • BPS akan menggunakan pendekatan pendataan rumah tangga guna menelusuri aktivitas ekonomi digital yang tidak tercatat pada metode lama.

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) menyinggung soal fenomena rombongan hanya nanya (rohana) dan rombongan jarang beli (rojali) di pusat perbelanjaan yang belakangan ramai dibicarakan. Hal ini dianggap sebagai perubahan pola aktivitas ekonomi masyarakat. 

Untuk itu, BPS berencana mengungkap fenomena ini dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan bulan Mei hingga Juli. 

Sekretaris Umum BPS, Zulkipli mengatakan sensus ekonomi kali ini diharapkan mampu membaca struktur ekonomi baru yang terbentuk dalam beberapa tahun terakhir, termasuk yang tidak terlihat secara fisik.

Ia menyebut perubahan perilaku masyarakat dan pelaku usaha menjadi salah satu fokus penting pendataan.

Pengunjung berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan yang ada di Jakarta, Kamis (28/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan yang ada di Jakarta, Kamis (28/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Kita tahu bahwa pasca-COVID banyak sekali yang terjadi dengan kegiatan ekonomi di Indonesia. Orang sering mendengar viral 'Rojali' dan 'Rohana'. Apakah itu nantinya akan bisa kita lihat di dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 ini," ujar Zulkipli dalam acara Kick-off Publisitas Sensus Ekonomi 2026 di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Menurutnya, kondisi fisik pusat perdagangan tidak selalu mencerminkan kondisi ekonomi yang sebenarnya. Ia mencontohkan banyak pusat perbelanjaan maupun ruko yang terlihat kosong, namun mobilitas masyarakat tetap tinggi.

"Mal banyak yang kosong, ruko-ruko itu juga banyak yang kosong kelihatannya. Tetapi kenapa arus ekonomi kelihatan masih berjalan," ungkapnya.

Zulkipli menilai situasi tersebut menunjukkan adanya aktivitas ekonomi lain yang belum sepenuhnya tercatat melalui metode pendataan lama.

"Tentu ada aktivitas ekonomi yang lain yang tidak kelacak, yang sampai ini nantinya mudah-mudahan di dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 ini akan dapat kami dapatkan datanya," katanya.

Ia menyebut perkembangan industri digital menjadi salah satu faktor yang mendorong perubahan pola usaha. Banyak transaksi kini berlangsung secara daring sehingga tidak selalu tercermin dari keramaian pusat perdagangan.

Untuk menangkap perubahan tersebut, BPS menyiapkan pendekatan pendataan yang lebih luas dalam Sensus Ekonomi 2026. Selain mendata usaha formal yang sudah terlihat, BPS juga akan menggunakan pendekatan rumah tangga guna menelusuri aktivitas ekonomi yang tersembunyi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPS Gelar Sensus Ekonomi 2026, Sasar Pelaku Usaha

BPS Gelar Sensus Ekonomi 2026, Sasar Pelaku Usaha

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 16:45 WIB

Fundamental Bank Mandiri Tetap Kuat di 2025, Dorong Intermediasi & Dukung Program Pemerintah

Fundamental Bank Mandiri Tetap Kuat di 2025, Dorong Intermediasi & Dukung Program Pemerintah

Bisnis | Minggu, 08 Februari 2026 | 18:27 WIB

LPEM UI 'Senggol' Kualitas Ekonomi RI 2025: Tumbuh Kencang tapi Rapuh!

LPEM UI 'Senggol' Kualitas Ekonomi RI 2025: Tumbuh Kencang tapi Rapuh!

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 14:35 WIB

Terkini

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform

Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:05 WIB