Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

OJK Restui Rencana Menteri Purbaya Parkir SAL Rp200 Triliun di Himbara, Bunga Kredit Bakal Jinak?

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Kamis, 26 Februari 2026 | 11:36 WIB
OJK Restui Rencana Menteri Purbaya Parkir SAL Rp200 Triliun di Himbara, Bunga Kredit Bakal Jinak?
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dian Ediana Rae, memberikan sinyal positif terkait rencana Menteri Keuangan Purbaya untuk memperpanjang penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) senilai Rp200 triliun di bank-bank milik negara (Himbara). Foto Rina-Suara.com
baca 10 detik
  • OJK dukung perpanjangan SAL Rp200 T di Himbara untuk perkuat likuiditas dan tekan bunga kredit.
  • Perpanjangan durasi penempatan dana dinilai krusial untuk mendukung siklus kredit UMKM.
  • Target pertumbuhan kredit 2026 dipatok 10-12% seiring membaiknya kepercayaan konsumen.

Suara.com - Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dian Ediana Rae, memberikan sinyal positif terkait rencana Menteri Keuangan Purbaya untuk memperpanjang penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) senilai Rp200 triliun di bank-bank milik negara (Himbara).

Langkah strategis ini diyakini mampu mempertebal likuiditas perbankan nasional sekaligus menjadi stimulus bagi penurunan suku bunga kredit yang selama ini dinantikan pelaku usaha.

Dian menjelaskan, tambahan likuiditas dari perpanjangan dana SAL akan secara langsung meningkatkan ketersediaan dana di perbankan. Dampaknya, persaingan antarbank dalam memperebutkan dana pihak ketiga (DPK) menjadi lebih longgar, sehingga tekanan pada suku bunga simpanan berkurang.

"Kalau likuiditas semakin banyak, tentu persaingan dana menjadi turun. Bank tidak perlu lagi menawarkan special rate untuk menarik dana. Secara agregat, biaya dana (cost of fund) dan suku bunga juga sudah menunjukkan tren penurunan," ujar Dian saat ditemui di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Lebih lanjut, Dian mengungkapkan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan Menteri Purbaya mengenai durasi penempatan dana tersebut. Menurutnya, jangka waktu enam bulan yang sebelumnya direncanakan dinilai kurang efektif untuk memacu pembiayaan, terutama di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

"Pembiayaan, termasuk ke UMKM, tidak mungkin efektif jika hanya enam bulan. Proyek pembiayaan umumnya berjalan minimal satu tahun. Karena itu, perpanjangan ini merupakan langkah yang baik," tegasnya.

Dengan amunisi likuiditas yang melimpah dan suku bunga yang lebih bersahabat, OJK optimistis penyaluran kredit akan melaju kencang tahun ini. OJK mematok target pertumbuhan kredit perbankan di angka optimistis, yakni di kisaran 10 hingga 12 persen.

Dian membocorkan bahwa data awal tahun ini menunjukkan tren yang menggembirakan. "Memang angkanya belum kami publikasikan, tetapi sudah ada kenaikan yang cukup baik pada bulan lalu. Ada sedikit lonjakan, dan ini menjadi sinyal positif," tuturnya.

OJK berharap kombinasi antara likuiditas yang kuat dan meningkatnya kepercayaan konsumen akan menjadi motor penggerak sektor riil, sehingga pelaku UMKM memiliki keberanian untuk kembali melakukan ekspansi usaha.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Izin Davies Vandy Resmi Dicabut OJK, Ini Alasannya

Izin Davies Vandy Resmi Dicabut OJK, Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 07:00 WIB

Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat

Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 21:29 WIB

Purbaya Tarik Utang Baru Rp 127,3 Triliun di Januari 2026

Purbaya Tarik Utang Baru Rp 127,3 Triliun di Januari 2026

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 16:28 WIB

Terkini

Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram, Cek Rincian Harga di Pegadaian Hari Ini

Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram, Cek Rincian Harga di Pegadaian Hari Ini

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:30 WIB

Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?

Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:12 WIB

Harga Pangan Nasional: Cabai dan Bawang Merah Turun, Daging Ayam Ras Naik

Harga Pangan Nasional: Cabai dan Bawang Merah Turun, Daging Ayam Ras Naik

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:10 WIB

Gurita Bisnis Tan Kian, Taipan Properti yang Diperiksa dalam Korupsi Batu Bara

Gurita Bisnis Tan Kian, Taipan Properti yang Diperiksa dalam Korupsi Batu Bara

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:24 WIB

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:47 WIB

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:41 WIB

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:29 WIB

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:49 WIB

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:58 WIB

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:07 WIB

×