Suara.com - Nanovest menghadirkan acara “Golden Hours”, sebuah sesi pre-iftar yang menghadirkan pakar finansial berpengalaman di bidang investasi, berbagai komunitas melek finansial, serta rekan media untuk berbagi insight terkait strategi investasi jangka panjang di 2026.
Diselenggarakan di Kyro, Pacific Place pada 26 Februari 2026, acara ini memadukan suasana hangat Ramadan dengan diskusi ekonomi yang ringan namun relevan. Di mana para pembicara membahas kondisi market terkini hingga instrumen investasi yang diproyeksikan menjadi spotlight pada 2026.
Chief Marketing Officer (CMO) Nanovest, Jovita Widjaja mengatakan bahwa tahun ini bukan lagi era mengejar keuntungan instan, melihat perubahan pola pikir investor, terutama generasi muda.
“Fokusnya bukan lagi sekadar mencari investasi yang cepat naik, tetapi bagaimana membangun portofolio yang sehat dan bertahan dalam berbagai kondisi pasar yang penuh ketidakpastian,” lanjut Jovita.
Jovita juga menambahkan Golden Hours bisa memberikan insight menarik yang relevan sehingga investor dapat menyusun strategi yang tepat dari pakar-pakar financial yang hadir menemani para participant.

Dalam acara “Golden Hours” ada diskusi panel bersama Tjoe Ay selaku CMO Jarvis Asset Management dan Jason Nathanael selaku Investment Expert yang menyoroti bahwa pasar mulai memasuki fase yang lebih selektif. Investor didorong untuk memahami fundamental, bukan sekadar mengikuti tren.
Lonjakan minat investasi masyarakat Indonesia semakin terlihat dari pertumbuhan jumlah investor saham domestik yang terus mencetak rekor baru. Di tengah volatilitas perdagangan IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) yang tinggi, investor lokal mulai memperluas wawasan mereka dengan melirik saham Amerika Serikat sebagai alternatif investasi.
Kombinasi antara aset pertumbuhan dan aset stabil dipandang sebagai strategi paling relevan, khususnya bagi Gen Z dan milenial yang mulai merencanakan keuangan jangka panjang.
Investment Expert, Jason Nathanael menjelaskan portofolio ideal ke depan bukan lagi soal memilih satu aset terbaik, melainkan mengkombinasikan beberapa peran aset.
Baca Juga: Trading Saham Global Kini Bisa 24 Jam Nonstop
“Aset pertumbuhan menangkap peluang ekonomi baru, sementara aset defensif menjaga daya beli. Investor muda justru punya keunggulan waktu, sehingga strategi seimbang sejak awal akan jauh lebih berdampak dalam jangka panjang,” ucap Jason.
Melalui inisiatif Golden Hours, Nanovest menegaskan perannya bukan hanya sebagai platform investasi, tetapi sebagai partner finansial bagi semua generasi. Nanovest di masa mendatang akan fokus untuk menghadirkan edukasi investasi yang mudah dipahami, relevan, dan kontekstual dengan kehidupan sehari-hari—mulai generasi muda yang baru memulai perjalanan finansial sampai generasi lebih matang dalam membangun dan melindungi asetnya.
Sepanjang 2025, platform Nanovest mencatat pertumbuhan signifikan, baik dari sisi pengguna maupun aktivitas transaksi. Tercatat adanya kenaikan Trading Volume hingga ~70% (YoY) dengan total lebih dari 1,1 juta pengguna yang telah terverifikasi (KYC). Pertumbuhan ini didukung oleh peluncuran berbagai produk inovatif Nanovest yang berfokus ke Web 3 seperti IDDB, Crypto Staking, Gadai Digital, dan Web 3 Trading. ***