Rupiah Loyo ke Level Rp 16.787/USD di Tengah Aksi Jaga Investor

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Jum'at, 27 Februari 2026 | 16:28 WIB
Rupiah Loyo ke Level Rp 16.787/USD di Tengah Aksi Jaga Investor
Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di tempat penukaran uang Dolar Indo, Jakarta, Kamis (20/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah ditutup melemah di pasar spot pada Jumat (27/2/2026) mencapai Rp 16.787 per dolar AS.
  • Pelemahan rupiah disebabkan sentimen risk off di pasar ekuitas dan antisipasi data ekonomi Indonesia.
  • Mata uang Asia lainnya turut melemah, kecuali baht Thailand yang menunjukkan penguatan terbesar hari itu.

Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah konsisten melemah hingga akhir perdagangan, Jumat, 27 Februari 2026. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup Rp 16.787 per dolar Amerika Serikat (AS).

Rupiah pun melemah 0,117 persen dibanding penutupan pada Kamis (26/2/2026) yang berada di level Rp 16.759 per dolar AS. Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp 16.779 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah dikarenakan sentimen di pasar ekuitas.

"Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS di tengah sentimen risk off di pasar ekuitas," katanya saat dihubungi Suara.com.

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Menurutnya, Investor juga cenderung jaga-jaga untuk mengantisipasi serentetan data ekonomi penting Indonesia. Termasuk inflasi dan juga data perdagangan.

"Investor wait and see meilihat sejumlah data perdagangan yang diantaranya inflasi, manufakturing dan perdagangan, yang akan dirilis Senin depan," katanya.

Sementara itu, mata uang Asia juga mengalami pelemahan. Salah satunya won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,38 persen. Disusul, dolar Taiwan yang ambles 0,28 persen.

Berikutnya, yuan China terkoreksi 0,15 persen. Lalu ada peso Filipina yang terdepresiasi 0,06 persen serta dolar Singapura yang tertekan 0,04 persen.

Kemudian ada rupee India turun 0,03 persen dan dolar Hongkong yang melemah 0,004 persen terhadap the greenback.

baca juga

Sedangkan, baht Thailand menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,24 persen. Diikuti, yen Jepang yang naik 0,07 persen dan ringgit Malaysia yang menguat 0,03 persen pada sore ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Utang Pemerintah, Analis: Investor Bisa Cabut, Rupiah Makin Melemah

Waspada Utang Pemerintah, Analis: Investor Bisa Cabut, Rupiah Makin Melemah

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 11:15 WIB

Rupiah Makin Lemas Lawan Dolar, Takluk ke Level Rp 16.781/USD

Rupiah Makin Lemas Lawan Dolar, Takluk ke Level Rp 16.781/USD

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 09:42 WIB

Penerimaan Pajak Naik, Nilai Tukar Rupiah Kembali Menguat pada Kamis

Penerimaan Pajak Naik, Nilai Tukar Rupiah Kembali Menguat pada Kamis

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 16:01 WIB

Terkini

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Borong Pastry Favorit di FLOR Jakarta! Nikmati Cashback Rp100 Ribu Pakai BRImo

Borong Pastry Favorit di FLOR Jakarta! Nikmati Cashback Rp100 Ribu Pakai BRImo

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:58 WIB

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Kalbar | Senin, 14 September 2026 | 20:54 WIB

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

News | Senin, 14 September 2026 | 20:47 WIB

Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia

Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 20:46 WIB

Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan

Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 20:45 WIB

Kronologi Konser Kotak Mendadak Dihentikan: Bau Menyengat di Lagu ke-10, Tantri Sampai Sesak Napas

Kronologi Konser Kotak Mendadak Dihentikan: Bau Menyengat di Lagu ke-10, Tantri Sampai Sesak Napas

News | Senin, 14 September 2026 | 20:36 WIB

Bahas RUU Perampasan Aset Habiburokhman 'Ditodong' Pukat UGM: Buka Drafnya, Biar Kami Bedah!

Bahas RUU Perampasan Aset Habiburokhman 'Ditodong' Pukat UGM: Buka Drafnya, Biar Kami Bedah!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:36 WIB

×