Kena Sentimen Perang AS-Iran, Rupiah Ambruk ke Rp 16.868/USD

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Senin, 02 Maret 2026 | 16:08 WIB
Kena Sentimen Perang AS-Iran, Rupiah Ambruk ke Rp 16.868/USD
Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di tempat penukaran uang Dolar Indo, Jakarta, Kamis (20/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah ditutup melemah signifikan menjadi Rp 16.868 per dolar AS, turun 0,48 persen dari posisi Jumat, 27 Februari 2026.
  • Pelemahan rupiah dipicu sentimen global berupa perang Timur Tengah serta data inflasi domestik yang beragam.
  • Mayoritas mata uang Asia turut melemah terhadap dolar AS, kecuali dolar Hong Kong yang menguat tipis 0,02 persen.

Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah ditutup melemah sangat dalam. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup Rp 16.868 per dolar Amerika Serikat (AS).

Rupiah pun melemah 0,48 persen dibanding penutupan pada Jumat (27/2/2026) yang berada di level Rp 16.787 per dolar AS.

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp 16.848 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah dikarenakan pengaruh sentimen perang yang memanas di Timur Tengah.

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Rupiah, mata uang regional maupun utama melemah cukup besar terhadap dolar AS di tengah sentimen risk off yang dipicu eskalasi perang di Timur Tengah," ujarnya saat dihubungi Suara.com.

Sentimen domestik juga memengaruhi rupiah. Salah satunya  data inflasi juga memberikan sinyal buruk pada mata uang Garuda.

"Data ekonomi domestik yang dirilis tadi pagi memberikan sinyal yang beragam namun tidak terlalu berdampak pada rupiah yang sangat tertekan, intervensi BI diperlukan cukup besar menahan perlemahan yang lebih lanjut," katanya.

Sementara itu, mata uang Asia mengikuti jejak rupiah yang melemah. Hal itu terjadi pada won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 1,51 persen, Disusul, baht Thailand yang ambles 1,35 persen.

Selanjutnya ada peso Filipina yang ditutup terjun bebas 0,9 persen dan ringgit Malaysia ambruk 0,89 persen. Lalu ada yen Jepang yang tertekan 0,69 persen.

baca juga

Berikutnya, dolar Taiwan yang sudah ditutup turun 0,62 persen serta dolar Singapura yang juga terdepresiasi 0,61 persen. Diikuti, rupee India tergelincir 0,53 persen.

Kemudian ada yuan China yang melemah 0,33 persen terhadap the greenback pada soe ini.  Sedangkan, dolar Hongkong menjadi satu-satunya mata uang di Asia yang menguat setelah naik tipis 0,02 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang AS-Israel Vs Iran, Rupiah Terkapar ke Rp16.830 per Dolar AS

Perang AS-Israel Vs Iran, Rupiah Terkapar ke Rp16.830 per Dolar AS

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 09:36 WIB

Rupiah Berpotensi Anjlok dan Ancaman Krisis Energi Indonesia Imbas Perang Iran

Rupiah Berpotensi Anjlok dan Ancaman Krisis Energi Indonesia Imbas Perang Iran

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 08:06 WIB

Dolar AS Makin Mahal, Cek Kurs Terbaru di Bank Mandiri hingga BCA

Dolar AS Makin Mahal, Cek Kurs Terbaru di Bank Mandiri hingga BCA

Bisnis | Minggu, 01 Maret 2026 | 15:18 WIB

Terkini

KSPI Imbau Aksi 28 Oktober Berlangsung Damai, Tanpa Kekerasan dan Kerusuhan

KSPI Imbau Aksi 28 Oktober Berlangsung Damai, Tanpa Kekerasan dan Kerusuhan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Review Tenzing: Kisah Nyata Perjuangan Pendaki Korban Diskriminasi Everest

Review Tenzing: Kisah Nyata Perjuangan Pendaki Korban Diskriminasi Everest

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Suahasil Siapkan Insentif Rp 1 Triliun ke Pemda Jika Kinerja Memuaskan

Suahasil Siapkan Insentif Rp 1 Triliun ke Pemda Jika Kinerja Memuaskan

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Sengit di Yogyakarta, Pelatih Timnas Futsal Hector Souto Pantau Calon Bintang di Campus League

Sengit di Yogyakarta, Pelatih Timnas Futsal Hector Souto Pantau Calon Bintang di Campus League

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:46 WIB

Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam

Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam

Batam | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:41 WIB

3 Moisturizer Viva untuk Kulit Cerah dan Kencang, Bantu Atasi Tanda Penuaan

3 Moisturizer Viva untuk Kulit Cerah dan Kencang, Bantu Atasi Tanda Penuaan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Review Drama Spooky In Love, Mengungkap Kejahatan dari Cerita Para Arwah

Review Drama Spooky In Love, Mengungkap Kejahatan dari Cerita Para Arwah

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Kemenkeu Sebut AI Bisa Cari Potensi Pajak Baru hingga Endus Warga yang Tak Patuh

Kemenkeu Sebut AI Bisa Cari Potensi Pajak Baru hingga Endus Warga yang Tak Patuh

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:16 WIB

Daftar HP RAM 16 GB untuk Multitasking dan Gaming Berat, Ini Harga Terbarunya

Daftar HP RAM 16 GB untuk Multitasking dan Gaming Berat, Ini Harga Terbarunya

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:13 WIB

Polisi Bakar 23 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing, Tak Ada Pelaku yang Ditangkap

Polisi Bakar 23 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing, Tak Ada Pelaku yang Ditangkap

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:10 WIB

×