- Serangan balasan Iran meluas ke Dubai, Doha, dan Kuwait; dua jet tempur AS dilaporkan jatuh di Kuwait.
- Serangan menargetkan sektor vital Teluk, menyebabkan kilang minyak Ras Tanura Arab Saudi ditutup sementara akibat serangan drone.
- Konflik menimbulkan korban jiwa signifikan: 555 tewas di Iran, 9 di Israel, serta korban jiwa di negara Teluk.
Kementerian Pertahanan Saudi menyatakan telah mencegat dua pesawat nirawak yang mencoba menyerang fasilitas tersebut.
Meskipun tidak ada korban jiwa, puing-puing pencegatan memicu kebakaran kecil di area kilang, yang memaksa otoritas menghentikan operasional demi keamanan.
Korban Jiwa Terus Berjatuhan
Data terbaru menunjukkan angka kematian yang mengerikan di kedua belah pihak:
Korban di Negara Teluk: 1 tewas di Kuwait, 3 tewas di UEA, dan 16 luka-luka di Qatar.
Iran: Sedikitnya 555 orang tewas akibat serangan udara AS-Israel.
Israel: Sedikitnya 9 orang tewas dan 121 lainnya terluka.
Iran Serang Fasilitas AS
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengklaim bahwa Teheran tidak berniat mencari konfrontasi dengan negara-negara tetangganya di Teluk.
Ia menegaskan bahwa aksi militer Iran murni merupakan tindakan bela diri terhadap agresi Amerika Serikat.
"Kami tidak menyerang saudara-saudara kami di Teluk, kami tidak menyerang tetangga kami, tetapi kami menyerang target-target Amerika," tegas Araghchi kepada Al Jazeera.