Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.750.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Indeks Saham AS Merosot Secara Massal Imbas Konflik dengan Iran

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 04 Maret 2026 | 07:01 WIB
Indeks Saham AS Merosot Secara Massal Imbas Konflik dengan Iran
Ilustrasi: Para pialang sedang bekerja memperhatikan layar monitor pergerakan saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat. REUTERS/Brendan McDermid/aa.
  • Pasar saham AS merosot tajam pada Selasa (3/3/2026) karena investor khawatir konflik Timur Tengah memicu inflasi energi berkepanjangan.
  • Konflik meningkat setelah serangan Israel-AS di Iran memicu ancaman terhadap infrastruktur energi vital Selat Hormuz.
  • Presiden Trump merespons dengan menjamin asuransi risiko politik dan kesiapan Angkatan Laut mengawal kapal tanker di Teluk.

Hal ini sering kali dianggap sebagai indikator bahwa tren penguatan pasar mulai melemah secara struktural.

Oliver Pursche, Senior Vice President di Wealthspire Advisors, mencatat kecemasan investor yang melihat portofolio mereka mulai terdampak.

“Investor sedang bergulat dengan volatilitas dan berita, dan mereka melihat portofolio mereka dan berkata, wah, ini bisa menjadi lebih buruk... Ini adalah ketakutan akan keadaan yang memburuk,” kata Pursche.

Namun, ia menambahkan pesan kehati-hatian, “Tetapi saran kami kepada klien adalah untuk mundur selangkah dan menunggu serta melihat.”

Di tengah kemerosotan umum, saham raksasa manajemen aset Blackstone (BX.N) tercatat turun 3,8%. Penurunan ini dipicu oleh lonjakan permintaan penebusan (redemption) pada dana kredit unggulan mereka, BCRED.

Di sisi lain, imbal hasil obligasi AS (Treasury yields) naik untuk sesi kedua berturut-turut, mencerminkan ekspektasi investor bahwa bank sentral akan menghadapi kesulitan dalam memutuskan kebijakan suku bunga akibat tekanan inflasi dari tarif dagang dan harga energi.

Menariknya, sektor perangkat lunak menunjukkan ketahanan di tengah badai. Indeks perangkat lunak dan layanan S&P 500 justru naik 1,6%.

Jed Ellerbroek, manajer portofolio di Argent Capital, menilai reaksi pasar terhadap konflik ini sejauh ini masih tergolong terkendali. “So far is very tame,” ujarnya, yang menunjukkan bahwa toleransi investor terhadap risiko belum sepenuhnya hilang.

Secara keseluruhan, angka penutupan perdagangan menunjukkan penurunan signifikan:

  • Dow Jones Industrial Average turun 403,51 poin atau 0,83% ke level 48.501,27.
  • S&P 500 kehilangan 64,99 poin atau 0,94% ke level 6.816,63.
  • Nasdaq Composite terpangkas 232,17 poin atau 1,02% ke level 22.516,69.

Di bursa NYSE, jumlah saham yang turun melampaui saham yang naik dengan rasio 4,1 banding 1, sementara di Nasdaq, perbandingan saham turun dan naik berada pada rasio 2,81 banding 1.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tinggalkan Istana Usai Pertemuan: AHY Antar SBY, Gibran Satu Mobil Bareng Jokowi

Tinggalkan Istana Usai Pertemuan: AHY Antar SBY, Gibran Satu Mobil Bareng Jokowi

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 06:57 WIB

Momen Tiga Presiden Bersatu di Istana, Bahas Stabilitas dan Isu Global

Momen Tiga Presiden Bersatu di Istana, Bahas Stabilitas dan Isu Global

Foto | Rabu, 04 Maret 2026 | 06:49 WIB

100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota

100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota

Bola | Rabu, 04 Maret 2026 | 04:52 WIB

Analis: Iran di Atas Angin, Ini Sebabnya

Analis: Iran di Atas Angin, Ini Sebabnya

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 05:45 WIB

Namanya Zahra Azadpour Ditembak Mati di Teheran dan Aksi Diam Timnas Putri Iran

Namanya Zahra Azadpour Ditembak Mati di Teheran dan Aksi Diam Timnas Putri Iran

Bola | Rabu, 04 Maret 2026 | 03:18 WIB

Terpopuler: Koleksi Kendaraan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, 6 Mobil Listrik untuk Mudik Jauh

Terpopuler: Koleksi Kendaraan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, 6 Mobil Listrik untuk Mudik Jauh

Otomotif | Rabu, 04 Maret 2026 | 06:50 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB