Indeks Saham AS Merosot Secara Massal Imbas Konflik dengan Iran

M Nurhadi Suara.Com
Rabu, 04 Maret 2026 | 07:01 WIB
Indeks Saham AS Merosot Secara Massal Imbas Konflik dengan Iran
Ilustrasi: Para pialang sedang bekerja memperhatikan layar monitor pergerakan saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat. REUTERS/Brendan McDermid/aa.
Baca 10 detik
  • Pasar saham AS merosot tajam pada Selasa (3/3/2026) karena investor khawatir konflik Timur Tengah memicu inflasi energi berkepanjangan.
  • Konflik meningkat setelah serangan Israel-AS di Iran memicu ancaman terhadap infrastruktur energi vital Selat Hormuz.
  • Presiden Trump merespons dengan menjamin asuransi risiko politik dan kesiapan Angkatan Laut mengawal kapal tanker di Teluk.

Hal ini sering kali dianggap sebagai indikator bahwa tren penguatan pasar mulai melemah secara struktural.

Oliver Pursche, Senior Vice President di Wealthspire Advisors, mencatat kecemasan investor yang melihat portofolio mereka mulai terdampak.

“Investor sedang bergulat dengan volatilitas dan berita, dan mereka melihat portofolio mereka dan berkata, wah, ini bisa menjadi lebih buruk... Ini adalah ketakutan akan keadaan yang memburuk,” kata Pursche.

Namun, ia menambahkan pesan kehati-hatian, “Tetapi saran kami kepada klien adalah untuk mundur selangkah dan menunggu serta melihat.”

Di tengah kemerosotan umum, saham raksasa manajemen aset Blackstone (BX.N) tercatat turun 3,8%. Penurunan ini dipicu oleh lonjakan permintaan penebusan (redemption) pada dana kredit unggulan mereka, BCRED.

Di sisi lain, imbal hasil obligasi AS (Treasury yields) naik untuk sesi kedua berturut-turut, mencerminkan ekspektasi investor bahwa bank sentral akan menghadapi kesulitan dalam memutuskan kebijakan suku bunga akibat tekanan inflasi dari tarif dagang dan harga energi.

Menariknya, sektor perangkat lunak menunjukkan ketahanan di tengah badai. Indeks perangkat lunak dan layanan S&P 500 justru naik 1,6%.

Jed Ellerbroek, manajer portofolio di Argent Capital, menilai reaksi pasar terhadap konflik ini sejauh ini masih tergolong terkendali. “So far is very tame,” ujarnya, yang menunjukkan bahwa toleransi investor terhadap risiko belum sepenuhnya hilang.

Secara keseluruhan, angka penutupan perdagangan menunjukkan penurunan signifikan:

Baca Juga: Di Balik Serangan Besar, Ini Strategi Senyap CIA dalam Melacak Posisi Ali Khamenei

  • Dow Jones Industrial Average turun 403,51 poin atau 0,83% ke level 48.501,27.
  • S&P 500 kehilangan 64,99 poin atau 0,94% ke level 6.816,63.
  • Nasdaq Composite terpangkas 232,17 poin atau 1,02% ke level 22.516,69.

Di bursa NYSE, jumlah saham yang turun melampaui saham yang naik dengan rasio 4,1 banding 1, sementara di Nasdaq, perbandingan saham turun dan naik berada pada rasio 2,81 banding 1.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI