Perang AS-Iran Terus Bergulir, Harga Minyak Mentah Dunia Makin Mahal

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 04 Maret 2026 | 13:41 WIB
Perang AS-Iran Terus Bergulir, Harga Minyak Mentah Dunia Makin Mahal
Harga minyak dunia diprediksi meroket sangat tinggi efek perang di Timur Tengah [Suara.com]
baca 10 detik
  • Harga minyak Brent dan WTI naik pada Rabu, 4 Maret 2026, dipicu kekhawatiran gangguan pasokan Timur Tengah.
  • Iran memblokade Selat Hormuz setelah kematian pemimpinnya, memaksa Irak menghentikan produksi minyak besar-besaran.
  • Presiden Trump berkomitmen mengamankan Selat Hormuz dengan pengawalan Angkatan Laut AS untuk distribusi energi.

Suara.com - Harga minyak terus mengalami kenaikan  di pasar Asia pada perdagangan Rabu  4 Maret 2026, menyusul lonjakan signifikan dalam dua hari terakhir. Eskalasi konflik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran semakin mempertebal kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan energi global.

Mengutip dari Investing, harga minyak Brent berjangka yang berakhir pada bulan Mei naik 1 persen  menjadi USD 82,21 per barel pada pukul 03.25 GMT (10.25 WIB). Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berjangka naik 0,7 persen  menjadi USD 75,07 per barel.

Kedua patokan harga tersebut ditutup hampir 5 persen lebih tinggi pada hari Selasa. Minyak Brent melonjak di atas USD 85 per barel, mencapai level tertinggi sejak Juli 2024.

Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)

Pasar minyak global kini dibayangi risiko gangguan pasokan yang nyata setelah konflik di Timur Tengah meluas secara dramatis. 

Ketegangan yang bermula dari tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan udara AS-Israel akhir pekan lalu, kian memburuk dengan serangan susulan pada Selasa (3/3/2026). 

Iran merespons dengan memblokade Selat Hormuz secara efektif dan mengancam akan menyerang setiap kapal tanker yang melintasi jalur vital penyumbang 20 persen pasokan minyak dunia tersebut.

Dampak penutupan jalur ekspor ini mulai merembet ke sektor hulu. Analis ING melaporkan bahwa kemacetan distribusi di Selat Hormuz memaksa produsen besar seperti Irak untuk mulai menghentikan operasional ladang minyak mereka. 

Tercatat, lapangan minyak Rumaila dan West Qurna 2 telah memangkas produksi hingga 1,2 juta barel per hari (bph) karena minyak mentah yang dihasilkan tidak dapat dikirim keluar.

Kenaikan tajam harga minyak sedikit tertahan setelah Presiden AS Donald Trump berkomitmen untuk mengamankan jalur perdagangan di Selat Hormuz.

baca juga

Trump menegaskan bahwa Angkatan Laut AS siap memberikan pengawalan bagi kapal tanker komersial guna menjamin keamanan distribusi energi global di tengah ancaman Iran.

Langkah intervensi militer ini muncul sebagai jawaban atas kebijakan perusahaan asuransi yang mulai mencabut perlindungan risiko perang bagi kapal-kapal di wilayah Teluk. 

"Ini adalah kabar baik, tetapi jelas ini tidak akan terjadi dalam semalam," tambah mereka," tulis analis ING dalam sebuah catatan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Lampaui Asumsi APBN, Bahlil: Kita Harus Berhati-Hati!

Harga Minyak Lampaui Asumsi APBN, Bahlil: Kita Harus Berhati-Hati!

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 08:36 WIB

Indonesia Mulai Impor Minyak dari AS saat Perang Iran Memanas, Antisipasi BBM Naik

Indonesia Mulai Impor Minyak dari AS saat Perang Iran Memanas, Antisipasi BBM Naik

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 07:13 WIB

Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Bisa Bertahan Jika Harga Minyak 92 Dolar AS per Barel

Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Bisa Bertahan Jika Harga Minyak 92 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 22:07 WIB

Terkini

Waspada Kalsium Menumpuk di Jantung, Apa Itu Pemeriksaan Calcium Score dan Cara Kerjanya?

Waspada Kalsium Menumpuk di Jantung, Apa Itu Pemeriksaan Calcium Score dan Cara Kerjanya?

Health | Kamis, 03 September 2026 | 12:56 WIB

Kupas Tuntas Rumus Panjang Busur dan Luas Juring Lengkap

Kupas Tuntas Rumus Panjang Busur dan Luas Juring Lengkap

Tekno | Kamis, 03 September 2026 | 12:55 WIB

Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?

Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?

News | Kamis, 03 September 2026 | 12:55 WIB

Cicip Musang King sampai Kompetisi Blind Test, Festival Durian Ini Bisa Jadi Agenda Akhir Pekan!

Cicip Musang King sampai Kompetisi Blind Test, Festival Durian Ini Bisa Jadi Agenda Akhir Pekan!

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 12:54 WIB

Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang

Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang

Sulsel | Kamis, 03 September 2026 | 12:52 WIB

Saat Satu Pohon di Papua Ditebang, Satu Kata Ikut Hilang

Saat Satu Pohon di Papua Ditebang, Satu Kata Ikut Hilang

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 12:50 WIB

Nova Arianto Pusing! Racik Strategi Timnas Indonesia U-20 Lawan Laos, Ini Alasannya

Nova Arianto Pusing! Racik Strategi Timnas Indonesia U-20 Lawan Laos, Ini Alasannya

News | Kamis, 03 September 2026 | 12:49 WIB

Empat Kategori Sekaligus, Moyo Technologies by ID Ads Tembus Mob-Ex Awards Singapore 2026

Empat Kategori Sekaligus, Moyo Technologies by ID Ads Tembus Mob-Ex Awards Singapore 2026

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 12:49 WIB

Sisi Gelap Transisi Energi, Ketika Mobil Listrikmu Dibayar Hutan Papua

Sisi Gelap Transisi Energi, Ketika Mobil Listrikmu Dibayar Hutan Papua

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 12:45 WIB

Laris Manis di Negara Seberang, Mengapa Penjualan KIA di Indonesia Justru Loyo?

Laris Manis di Negara Seberang, Mengapa Penjualan KIA di Indonesia Justru Loyo?

Otomotif | Kamis, 03 September 2026 | 12:44 WIB

×