Megawati Soekarnoputri Muncul di Daftar Pemegang Saham Sentul City (BKSL), Kempit 1,97 Miliar Lembar

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 06 Maret 2026 | 07:44 WIB
Megawati Soekarnoputri Muncul di Daftar Pemegang Saham Sentul City (BKSL), Kempit 1,97 Miliar Lembar
Presiden ke-5 RI, Hj Megawati Taufiq, tercatat menguasai 1,97 miliar lembar saham atau setara dengan 1,18% porsi kepemilikan di BKSL. Foto PDIP
baca 10 detik
  • Megawati Soekarnoputri tercatat memiliki 1,18% saham di PT Sentul City Tbk (BKSL).
  • Government of Norway turut mendekap 1,16% saham BKSL per Februari 2026.
  • BEI buka data pemilik saham 1% demi penuhi standar indeks global MSCI & FTSE.

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai melakukan langkah berani dengan "buka-bukaan" data kepemilikan saham hingga 1 persen. Hasilnya cukup mengejutkan dimana sejumlah nama tokoh nasional hingga institusi global terdeteksi mendekam di deretan emiten properti, PT Sentul City Tbk (BKSL).

Berdasarkan data kepemilikan saham per 27 Februari 2026, nama Presiden ke-5 RI, Hj Megawati Taufiq, tercatat menguasai 1,97 miliar lembar saham atau setara dengan 1,18% porsi kepemilikan di BKSL.

Kemunculan nama Ketua Umum PDI Perjuangan ini menjadi sorotan di tengah kebijakan baru bursa yang kini merinci pemilik saham mulai dari ambang batas (threshold) 1%. Selama ini, publik hanya bisa memantau pemegang saham dengan kepemilikan di atas 5%.

Tak hanya nama Megawati, BKSL juga tercatat dihuni oleh pengelola dana pensiun terbesar di dunia, Government of Norway. Institusi asal Norwegia tersebut menggenggam 1,94 miliar saham atau sekitar 1,16%.

Untuk posisi pengendali, PT Sakti Generasi Perdana masih menjadi penguasa mutlak dengan kepemilikan raksasa mencapai 109,462 miliar saham atau setara 65,27%.

Daftar pemegang saham signifikan lainnya di BKSL meliputi:

  1. Stella Isabella Djohan: 11,23 miliar saham (6,70%).
  2. PT Samuel Sekuritas Indonesia: 9,24 miliar saham (5,51%).
  3. PT Bukit Wahana Gemilang: 3,60 miliar saham (2,15%).

Langkah BEI "menguliti" data investor ini bukan tanpa alasan. Transparansi radikal ini merupakan bagian dari upaya pembenahan agar pasar modal Indonesia memenuhi standar indeks global seperti Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan Financial Times Stock Exchange (FTSE).

Reformasi ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan investor asing terhadap akuntabilitas dan keterbukaan informasi emiten di Tanah Air.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Banyak Orang Terjebak 'Mimpi Jadi Kaya' di Ponsel? Detektif Jubun Buka Suara

Mengapa Banyak Orang Terjebak 'Mimpi Jadi Kaya' di Ponsel? Detektif Jubun Buka Suara

Lifestyle | Kamis, 05 Maret 2026 | 21:45 WIB

Bikin Haru! Isi Lengkap Surat Megawati untuk Iran atas Gugurnya Ali Khamenei

Bikin Haru! Isi Lengkap Surat Megawati untuk Iran atas Gugurnya Ali Khamenei

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 20:19 WIB

Ali Khamenei Pengagum Berat Bung Karno, Bela Nasakom saat Dipenjara Syah Iran

Ali Khamenei Pengagum Berat Bung Karno, Bela Nasakom saat Dipenjara Syah Iran

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 19:51 WIB

Terkini

Cak Imin Ingatkan Manfaat JKN: Sakit Tak Boleh Bikin Keluarga Jatuh Miskin

Cak Imin Ingatkan Manfaat JKN: Sakit Tak Boleh Bikin Keluarga Jatuh Miskin

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:04 WIB

Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar

Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar

Surakarta | Selasa, 15 September 2026 | 16:00 WIB

Drama Korea Would You Marry Me?: Pernikahan Palsu demi Rumah Mewah

Drama Korea Would You Marry Me?: Pernikahan Palsu demi Rumah Mewah

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 16:00 WIB

200 Juta Gamer, Pasar Gim Tembus Rp30 Triliun! Ketua PB ESI yang Baru Ingin Indonesia Naik Kelas

200 Juta Gamer, Pasar Gim Tembus Rp30 Triliun! Ketua PB ESI yang Baru Ingin Indonesia Naik Kelas

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 15:57 WIB

Buya Yahya Minta Prabowo Tak Tutup Telinga soal MBG: Kalau Salah, Ya Benahi

Buya Yahya Minta Prabowo Tak Tutup Telinga soal MBG: Kalau Salah, Ya Benahi

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:57 WIB

Kualitas Udara di Siak Sangat Tidak Sehat, Sekolah Masih Diliburkan

Kualitas Udara di Siak Sangat Tidak Sehat, Sekolah Masih Diliburkan

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 15:55 WIB

Penumpang MRT Dievakuasi Massal, Gerbong Berasap di Stasiun Bukit Gombak

Penumpang MRT Dievakuasi Massal, Gerbong Berasap di Stasiun Bukit Gombak

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:52 WIB

Kini Bela SC Heerenveen, Mees Hilgers Kecewa Gagal Gabung ke Juara 2X Liga Champions

Kini Bela SC Heerenveen, Mees Hilgers Kecewa Gagal Gabung ke Juara 2X Liga Champions

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 15:52 WIB

Warga 9 Kelurahan Jakbar dan Jakut Siap-Siap, Pasokan Air Bersih Terganggu hingga Besok

Warga 9 Kelurahan Jakbar dan Jakut Siap-Siap, Pasokan Air Bersih Terganggu hingga Besok

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:51 WIB

Purbaya Dicopot, DPRD DIY Tantang Menkeu Baru Batalkan Seluruh Pemangkasan Anggaran Daerah

Purbaya Dicopot, DPRD DIY Tantang Menkeu Baru Batalkan Seluruh Pemangkasan Anggaran Daerah

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 15:51 WIB

×