Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

Megawati Soekarnoputri Muncul di Daftar Pemegang Saham Sentul City (BKSL), Kempit 1,97 Miliar Lembar

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 06 Maret 2026 | 07:44 WIB
Megawati Soekarnoputri Muncul di Daftar Pemegang Saham Sentul City (BKSL), Kempit 1,97 Miliar Lembar
Presiden ke-5 RI, Hj Megawati Taufiq, tercatat menguasai 1,97 miliar lembar saham atau setara dengan 1,18% porsi kepemilikan di BKSL. Foto PDIP
  • Megawati Soekarnoputri tercatat memiliki 1,18% saham di PT Sentul City Tbk (BKSL).
  • Government of Norway turut mendekap 1,16% saham BKSL per Februari 2026.
  • BEI buka data pemilik saham 1% demi penuhi standar indeks global MSCI & FTSE.

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai melakukan langkah berani dengan "buka-bukaan" data kepemilikan saham hingga 1 persen. Hasilnya cukup mengejutkan dimana sejumlah nama tokoh nasional hingga institusi global terdeteksi mendekam di deretan emiten properti, PT Sentul City Tbk (BKSL).

Berdasarkan data kepemilikan saham per 27 Februari 2026, nama Presiden ke-5 RI, Hj Megawati Taufiq, tercatat menguasai 1,97 miliar lembar saham atau setara dengan 1,18% porsi kepemilikan di BKSL.

Kemunculan nama Ketua Umum PDI Perjuangan ini menjadi sorotan di tengah kebijakan baru bursa yang kini merinci pemilik saham mulai dari ambang batas (threshold) 1%. Selama ini, publik hanya bisa memantau pemegang saham dengan kepemilikan di atas 5%.

Tak hanya nama Megawati, BKSL juga tercatat dihuni oleh pengelola dana pensiun terbesar di dunia, Government of Norway. Institusi asal Norwegia tersebut menggenggam 1,94 miliar saham atau sekitar 1,16%.

Untuk posisi pengendali, PT Sakti Generasi Perdana masih menjadi penguasa mutlak dengan kepemilikan raksasa mencapai 109,462 miliar saham atau setara 65,27%.

Daftar pemegang saham signifikan lainnya di BKSL meliputi:

  1. Stella Isabella Djohan: 11,23 miliar saham (6,70%).
  2. PT Samuel Sekuritas Indonesia: 9,24 miliar saham (5,51%).
  3. PT Bukit Wahana Gemilang: 3,60 miliar saham (2,15%).

Langkah BEI "menguliti" data investor ini bukan tanpa alasan. Transparansi radikal ini merupakan bagian dari upaya pembenahan agar pasar modal Indonesia memenuhi standar indeks global seperti Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan Financial Times Stock Exchange (FTSE).

Reformasi ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan investor asing terhadap akuntabilitas dan keterbukaan informasi emiten di Tanah Air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Banyak Orang Terjebak 'Mimpi Jadi Kaya' di Ponsel? Detektif Jubun Buka Suara

Mengapa Banyak Orang Terjebak 'Mimpi Jadi Kaya' di Ponsel? Detektif Jubun Buka Suara

Lifestyle | Kamis, 05 Maret 2026 | 21:45 WIB

Bikin Haru! Isi Lengkap Surat Megawati untuk Iran atas Gugurnya Ali Khamenei

Bikin Haru! Isi Lengkap Surat Megawati untuk Iran atas Gugurnya Ali Khamenei

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 20:19 WIB

Ali Khamenei Pengagum Berat Bung Karno, Bela Nasakom saat Dipenjara Syah Iran

Ali Khamenei Pengagum Berat Bung Karno, Bela Nasakom saat Dipenjara Syah Iran

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 19:51 WIB

Terkini

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:11 WIB

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:38 WIB

Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah

Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:14 WIB

Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya

Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:48 WIB

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:20 WIB

Nama Chatib Basri Muncul di Tengah Tekanan Rupiah, Istana Tegaskan Tak Ada Reshuffle

Nama Chatib Basri Muncul di Tengah Tekanan Rupiah, Istana Tegaskan Tak Ada Reshuffle

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:09 WIB

Oktober 2026 Ini Pemerintah Siapkan Wajib Halal Nasional, Ini Dampak Bagi UMKM, Bisnis, dan Konsumen

Oktober 2026 Ini Pemerintah Siapkan Wajib Halal Nasional, Ini Dampak Bagi UMKM, Bisnis, dan Konsumen

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:06 WIB

Gubernur BI Ungkap 2 Strategi yang Disiapkan untuk Stabilkan Rupiah

Gubernur BI Ungkap 2 Strategi yang Disiapkan untuk Stabilkan Rupiah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:54 WIB

Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu

Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:20 WIB

Pasar Sambut Positif Rumor Chatib Basri Jadi Menkeu, tapi Ada Catatannya

Pasar Sambut Positif Rumor Chatib Basri Jadi Menkeu, tapi Ada Catatannya

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:08 WIB