Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.857.000
Beli Rp2.730.000
IHSG 7.541,612
LQ45 735,970
Srikehati 352,397
JII 515,130

Laporan Citi GPS: AI dan Blockchain Jadi 'Senjata' Baru Hadapi Volatilitas Perdagangan Global

Mohammad Fadil Djailani | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 06 Maret 2026 | 16:33 WIB
Laporan Citi GPS: AI dan Blockchain Jadi 'Senjata' Baru Hadapi Volatilitas Perdagangan Global
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) di Washington D.C. [Kemenko Perekonomian]
  • Teknologi mempercepat pemrosesan dokumen dan otomatisasi pembayaran perdagangan.
  • Perusahaan redam lonjakan tarif AS lewat diversifikasi ke Vietnam hingga Meksiko.
  • Investasi AI global diproyeksi tembus 7,75 triliun dolar AS pada tahun 2030.

Suara.com - Citigroup atau Citi kembali merilis laporan strategis bertajuk Global Perspectives & Solutions (Citi GPS) edisi terbaru dengan fokus pada ketahanan perdagangan dunia.

Laporan berjudul “Pembiayaan Rantai Pasok: Perdagangan Global yang Tangguh di Era AI” ini membedah bagaimana teknologi mutakhir menjadi benteng bagi korporasi di tengah badai tarif dan ketidakpastian geopolitik.

Laporan tersebut menyoroti transformasi mendasar dalam perdagangan global yang dipicu oleh volatilitas tarif, adopsi Kecerdasan Buatan (AI), serta pergeseran menuju rantai pasok yang lebih multipolar dan regional. Meski dihantam berbagai tantangan, Citi menilai lanskap bisnis global tetap menunjukkan ketahanan yang luar biasa melalui diversifikasi dan optimalisasi modal kerja.

Global Head of Trade and Working Capital Citi, Adoniro Cestari, menegaskan bahwa teknologi kini menjadi mesin utama yang merekayasa ulang operasional pembiayaan perdagangan.

“Pemrosesan dokumen cerdas yang ditenagai AI tidak hanya meningkatkan akurasi, tetapi juga mempercepat proses yang biasanya memakan waktu lama menjadi hanya dalam hitungan menit,” ujar Cestari dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Selain AI, pemanfaatan teknologi blockchain juga tengah diuji coba untuk pembayaran perdagangan bersyarat. Inovasi ini berpotensi mengubah jaminan standar berbasis kertas menjadi eksekusi digital otomatis yang beroperasi hampir 24 jam setiap hari.

Data Citi mengungkapkan fakta menarik: meski tarif Amerika Serikat melonjak hingga 16,8 persen dari sebelumnya hanya 2,4 persen, Indeks Tekanan Rantai Pasok Global (GSCPI) justru tetap rendah, mendekati level sebelum pandemi.

Hal ini menunjukkan perusahaan global telah semakin piawai meredam guncangan. Strategi yang diterapkan mencakup pengelolaan inventaris yang lebih taktis, diversifikasi pemasok, hingga percepatan nearshoring atau mendekatkan basis produksi ke pasar utama.

Vietnam, Thailand, India, dan Meksiko kini muncul sebagai destinasi utama bagi 65 persen perusahaan yang aktif mendiversifikasi rantai pasok mereka guna menghindari ketergantungan pada satu negara saja.

Dampak AI tidak hanya pada efisiensi, tetapi juga siklus investasi. Citi Research memproyeksikan belanja modal global terkait AI akan meledak hingga 7,75 triliun dolar AS pada tahun 2030, terutama untuk pembangunan pusat data.

Namun, transisi ini bukan tanpa hambatan. Sekitar 64 persen perusahaan mengaku khawatir dengan kenaikan biaya input, di mana rata-rata 6,3 persen modal kerja perusahaan kini terikat akibat dampak tarif.

“Kombinasi inovasi teknologi dan keahlian penstrukturan keuangan membantu perusahaan meningkatkan likuiditas yang sebelumnya terperangkap, sekaligus mendukung efisiensi rantai pasok global,” pungkas Cestari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kolaborasi PLN dan Kementerian Perdagangan Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging

Kolaborasi PLN dan Kementerian Perdagangan Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cara Dapat Diskon Tarif Tol Selama Lebaran 2026, Bisa Dapat Potongan hingga 30 Persen

Cara Dapat Diskon Tarif Tol Selama Lebaran 2026, Bisa Dapat Potongan hingga 30 Persen

Lifestyle | Jum'at, 06 Maret 2026 | 12:26 WIB

Harga Minyak Masih Tinggi, Brent dan WTI Melonjak Akibat Konflik Timur Tengah

Harga Minyak Masih Tinggi, Brent dan WTI Melonjak Akibat Konflik Timur Tengah

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 12:14 WIB

Terkini

Melihat Peran Perempuan Jadi Petani Sawit

Melihat Peran Perempuan Jadi Petani Sawit

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:53 WIB

Wall Street Pecahkan Rekor Baru Setelah Trump Perpanjang Gencatan Senjata

Wall Street Pecahkan Rekor Baru Setelah Trump Perpanjang Gencatan Senjata

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:39 WIB

Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.527 Triliun, BI Ungkap Penyebab dan Strateginya

Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.527 Triliun, BI Ungkap Penyebab dan Strateginya

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:28 WIB

Butuh Rp1.200 Triliun, Pemerintah Berencana Garap 14.000 Km Jalur Kereta Api

Butuh Rp1.200 Triliun, Pemerintah Berencana Garap 14.000 Km Jalur Kereta Api

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:16 WIB

Kawasan Industri Anak Usaha Harita Group Bantu Kayong Utara Cetak Rekor Pertumbuhan Ekonomi

Kawasan Industri Anak Usaha Harita Group Bantu Kayong Utara Cetak Rekor Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:13 WIB

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 22:03 WIB

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 21:06 WIB

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:25 WIB

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:04 WIB

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:54 WIB