Harga Minyak Masih Tinggi, Brent dan WTI Melonjak Akibat Konflik Timur Tengah

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 06 Maret 2026 | 12:14 WIB
Harga Minyak Masih Tinggi, Brent dan WTI Melonjak Akibat Konflik Timur Tengah
Ilustrasi harga minyak. [Freepik]
baca 10 detik
  • Harga minyak Asia Jumat, 6 Maret 2026 turun setelah menguat, namun tetap naik signifikan mingguan akibat konflik Timur Tengah.
  • Kontrak berjangka Brent dan WTI mengalami penurunan persentase minor setelah kenaikan persentase tajam sebelumnya minggu itu.
  • Ketegangan geopolitik di Timur Tengah terus menopang harga minyak tinggi sebabkan kekhawatiran gangguan pasokan Selat Hormuz.

Suara.com - Harga minyak mengalami penurunan di pasar Asia pada hari Jumat, 6 Maret 2026 setelah sempat menguat selama lima hari berturut-turut.

Meski demikian, secara akumulatif mingguan, harga minyak tetap menunjukkan kenaikan tajam akibat memanasnya konflik di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran akan terganggunya pasokan global.

Mengutip dari Investing.com, harga kontrak berjangka minyak Brent yang berakhir pada bulan Mei turun 1,5 persen menjadi 84,13 dolar AS per barel pada pukul 02:53 GMT (09:53 WIB ), sementara harga kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 2 persen menjadi 79,44 dolar AS per barel.

Tercatat harga minyak Brent melonjak hampir 5 persen pada sesi sebelumnya ke level tertinggi sejak Juli 2024, sementara harga minyak WTI melonjak lebih dari 8 persen.

Kedua harga tersebut berada di jalur yang tepat untuk naik lebih dari 17 persen minggu ini, jika tren kenaikan berlanjut.

Harga minyak dunia tetap berada di level tinggi meski para pelaku mulai melakukan aksi ambil untung (profit taking) setelah reli tajam awal pekan ini.

Dalam laporan utama Dunia Hari Ini (3 Maret 2026), Donald Trump menegaskan bahwa eskalasi militer terhadap Iran akan memasuki fase yang jauh lebih besar.
Kondisi eskalasi militer terhadap Iran dari Amerika Serikat dan Israel.

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang memasuki hari ketujuh, melibatkan eskalasi serangan antara AS, Israel, dan Iran, terus menekan pasar energi global.

Fokus utama pasar saat ini tertuju pada keamanan infrastruktur energi dan stabilitas Selat Hormuz sebagai jalur transit minyak paling krusial di dunia.

Analis dari ING menyatakan, dalam laporannya bahwa harga minyak di pasar masih mendapatkan dukungan kuat.

baca juga

Hal ini disebabkan oleh minimnya indikasi penurunan ketegangan di Timur Tengah serta belum pulihnya aliran energi secara normal di kawasan tersebut.

"Jelas, dengan setiap hari yang berlalu tanpa adanya pemulihan aliran pasokan, pasar minyak akan menyesuaikan kembali harga jumlah pasokan yang hilang, sehingga membuka ruang bagi harga untuk naik," tulis Analis IG.

Sementara itu, dalam upaya untuk meredakan beberapa kekhawatiran terkait pasokan, AS mengumumkan akan mengizinkan penjualan minyak Rusia ke India untuk jangka waktu 30 hari.

Menurut analis IG, meskipun faktor-faktor tertentu dapat memberikan tekanan penurunan harga dalam jangka pendek, hal tersebut bukan merupakan solusi utama.

Mereka menegaskan bahwa harga minyak hanya akan turun secara stabil jika jalur distribusi melalui Selat Hormuz telah kembali beroperasi normal.

Para analis juga mengatakan lonjakan harga minyak dapat memicu tekanan inflasi secara global, terutama jika konflik tersebut mengganggu pasokan dalam jangka waktu yang lama.

Biaya energi yang lebih tinggi juga dapat mempersulit prospek bagi bank sentral, termasuk Federal Reserve AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang AS-Iran Terus Bergulir, Harga Minyak Mentah Dunia Makin Mahal

Perang AS-Iran Terus Bergulir, Harga Minyak Mentah Dunia Makin Mahal

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 13:41 WIB

Harga Minyak Lampaui Asumsi APBN, Bahlil: Kita Harus Berhati-Hati!

Harga Minyak Lampaui Asumsi APBN, Bahlil: Kita Harus Berhati-Hati!

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 08:36 WIB

Tepis Kekhawatiran, Bahlil Pastikan Pasokan Batubara PLN Terjaga

Tepis Kekhawatiran, Bahlil Pastikan Pasokan Batubara PLN Terjaga

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 07:11 WIB

Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Bisa Bertahan Jika Harga Minyak 92 Dolar AS per Barel

Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Bisa Bertahan Jika Harga Minyak 92 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 22:07 WIB

Perang Timur Tengah, Harga BBM RI Bakal Naik Drastis?

Perang Timur Tengah, Harga BBM RI Bakal Naik Drastis?

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 15:18 WIB

Daftar 15 Penerbangan Internasional di Bandara Ngurah Rai yang Batal Karena Konflik Timur Tengah

Daftar 15 Penerbangan Internasional di Bandara Ngurah Rai yang Batal Karena Konflik Timur Tengah

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 14:17 WIB

Terkini

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:45 WIB

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

News | Minggu, 13 September 2026 | 06:35 WIB

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 06:30 WIB

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

×