- PT TASPEN resmi menyalurkan THR pensiun 2026 mulai 5 Maret kepada 3.234.556 peserta melalui 45 mitra bayar.
- Besaran THR meliputi pensiun pokok, tunjangan keluarga, pangan, dan tambahan penghasilan tanpa potongan iuran.
- Penerima status ganda mendapat THR penuh untuk kedua status, kecuali pejabat negara yang hanya menerima satu THR terbesar.
- Pensiun pokok.
- Tunjangan keluarga (istri/suami dan anak).
- Tunjangan pangan (tunjangan beras).
- Tambahan penghasilan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Mekanisme Khusus Penerima Pensiun Janda/Duda
Bagi masyarakat yang memiliki status ganda, misalnya sebagai pensiunan aparatur negara sekaligus sebagai penerima pensiun janda/duda, pemerintah memberikan kebijakan khusus.
THR akan dibayarkan untuk kedua status tersebut, yakni sebagai penerima pensiun sendiri dan sebagai penerima pensiun janda/duda.
Namun, bagi mereka yang berstatus sebagai pensiunan dari pejabat negara sekaligus aparatur negara, maka THR yang dibayarkan hanya satu, yakni yang nilainya paling besar di antara keduanya. Hal ini penting dipahami agar peserta tidak bingung saat mengecek mutasi rekening mereka.
Layanan Antar dan Fasilitas Mitra Bayar
TASPEN juga menghadirkan inovasi pelayanan demi kenyamanan lansia. Di berbagai kota besar, mitra bayar menyediakan fasilitas tambahan seperti pemeriksaan kesehatan gratis hingga bazar UMKM di lokasi pencairan.
Ini bertujuan agar para pensiunan tidak hanya sekadar mengambil uang, tetapi juga mendapatkan nilai tambah lainnya.
Khusus bagi mereka yang terkendala fisik atau tidak bisa mendatangi titik lokasi, PT Pos Indonesia menyediakan layanan khusus.
"Sementara untuk mitra bayar Pos, menyediakan pelayanan tambahan, yakni layanan antar uang THR ke kediaman pensiunan. Uang diantar tanpa ada potongan biaya apapun," ungkap manajemen dalam keterangan resminya.
Baca Juga: THR Pensiunan Cair, Komisaris PT TASPEN Pantau Langsung: Dibayar Full Tanpa Potongan
Langkah ini diapresiasi karena sangat membantu para pensiunan usia lanjut yang tinggal di pemukiman padat atau mereka yang memiliki mobilitas terbatas.
Mewaspadai Modus Penipuan Berkedok THR
Seiring dengan cairnya dana besar ini, ancaman penipuan yang menyasar purnabakti seringkali meningkat.
Ariawan mengingatkan agar seluruh peserta pensiun dan keluarga mereka tetap waspada terhadap pesan singkat (SMS), telepon, atau pesan WhatsApp yang menjanjikan bonus tambahan atau meminta data rahasia.
“PT TASPEN (Persero) tidak pernah meminta data pribadi peserta seperti nomor rekening, PIN, OTP, maupun memungut biaya dalam proses pencairan manfaat. Kami mengingatkan seluruh peserta pensiun untuk selalu bersikap waspada dengan menerapkan prinsip Tahan, Pastikan, dan Laporkan apabila menerima informasi yang mencurigakan sebelum mengambil keputusan atau tindakan lebih lanjut,” tegas Ariawan.
Pihak perusahaan juga menegaskan bahwa penyaluran THR ini adalah wujud nyata komitmen dalam menghargai pengabdian para purnabakti yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi.