Sangat ironis bahwa penangguhan penerbangan ini terjadi tepat setelah Qatar Airways Group mencatatkan kinerja keuangan paling gemilang dalam sejarah mereka. Untuk tahun fiskal 2024/2025 (berakhir Maret 2025), maskapai ini meraup keuntungan yang sangat masif.
Pencapaian Finansial 2024/2025:
Laba Bersih: QAR 7,85 miliar (sekitar Rp35,3 triliun).
Pertumbuhan Laba: Melonjak 28% dibandingkan tahun sebelumnya.
Total Pendapatan: Tembus 86 miliar riyal Qatar (naik 6%).
Volume Penumpang: Melayani lebih dari 43 juta orang (naik 7,8%).
Kekuatan finansial ini memberikan bantalan yang cukup kuat bagi perusahaan untuk menghadapi ketidakpastian geopolitik yang terjadi di awal tahun 2026.
Kontributor : Rizqi Amalia
Baca Juga: FIFA Mulai Was-was dengan Perang AS vs Iran, Klausul Darurat Piala Dunia 2026 Bakal Diaktifkan?