Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IHSG Semakin Terpuruk, 717 Saham Kebakaran

Achmad Fauzi

Senin, 09 Maret 2026 | 13:25 WIB
IHSG Semakin Terpuruk, 717 Saham Kebakaran
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Pada Senin (9/3/2026) sesi pertama, IHSG terpuruk 3,49 persen ke level 7.321 akibat sentimen global yang kuat.
  • Pelemahan pasar dipicu ketegangan Timur Tengah dan lonjakan harga minyak dunia menembus USD 100 per barel.
  • Faktor domestik berupa defisit APBN Februari Rp135,7 triliun berpotensi memburuk akibat kenaikan harga energi.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin terpuruk pada perdagangan sesi pertama awal pekan. Tekanan kuat dari sentimen global membuat pasar saham Indonesia bergerak di zona merah.

Berdasarkan riset Pilarmas Investindo Sekuritas, pada sesi pertama perdagangan Senin (9/3/2026) IHSG turun 264 poin atau 3,49 persen ke level 7.321.

Pelemahan tersebut sejalan dengan mayoritas bursa saham Asia yang juga terkoreksi akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya konflik antara Amerika Serikat (AS)–Israel dengan Iran yang terus meluas.

Pilarmas Investindo Sekuritas menilai pasar global saat ini juga diguncang oleh kekhawatiran inflasi setelah harga minyak melonjak tajam.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tersungkur dan mayoritas investor memilih untuk melakukan aksi jual pada Kamis (29/1/2026). Foto Rina-Suara.com
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tersungkur dan mayoritas investor memilih untuk melakukan aksi jual pada Kamis (29/1/2026). Foto Rina-Suara.com

Lonjakan biaya energi memicu kekhawatiran meningkatnya biaya hidup serta potensi kenaikan suku bunga di berbagai negara. Konflik yang memasuki minggu kedua juga meningkatkan risiko gangguan pasokan energi global.

Produsen minyak utama di Timur Tengah seperti Kuwait, Iran, dan Uni Emirat Arab dilaporkan memangkas produksi minyak mentah setelah pengiriman melalui Selat Hormuz terhenti.

Kondisi tersebut membuat harga minyak dunia menembus level USD 100 per barel, memicu kekhawatiran akan tekanan inflasi global sekaligus ancaman terhadap pertumbuhan ekonomi.

Di sisi lain, perkembangan politik di Iran juga menjadi perhatian pasar setelah Mojtaba Khamenei ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran menggantikan ayahnya yang meninggal dunia. Penunjukan tersebut dinilai menandakan kelompok garis keras masih memegang kendali di negara tersebut.

Sementara itu dari Amerika Serikat, data ketenagakerjaan yang lebih lemah dari perkiraan sebelumnya sempat memicu ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter oleh Federal Reserve (The Fed).

baca juga

Namun, spekulasi tersebut mulai memudar pada pekan ini seiring lonjakan harga minyak yang kembali memicu kekhawatiran inflasi sehingga mengubah ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dalam waktu dekat.

Dari dalam negeri, tekanan juga datang dari kondisi fiskal pemerintah. APBN Februari 2026 tercatat mengalami defisit Rp135,7 triliun atau setara 0,53 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Kenaikan harga minyak global dinilai berpotensi memperlebar defisit anggaran tahun ini. Pemerintah bahkan membuka opsi pemangkasan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) senilai Rp335 triliun apabila lonjakan harga minyak membuat defisit APBN melewati batas aman 3 persen.

Trafik perdagangan

Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 63 saham bergerak naik, sedangkan 717 saham mengalami penurunan, dan 36 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, SHID, SICO, OILS, ASPR, MKAP, BOBA, UNIC, PSDN, JATI, STAA, MPOW.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, RONY, FOLK, SOTS, SKBN, FITT, TRIN, ALKA, RMKO, PPRI, MHKI, PURI.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Masih Merah di Senin Pagi, Apa Pemicunya?

IHSG Masih Merah di Senin Pagi, Apa Pemicunya?

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 09:58 WIB

Chengdong Lenyap, Ini Update Daftar Pemegang Saham BUMI 2026

Chengdong Lenyap, Ini Update Daftar Pemegang Saham BUMI 2026

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 08:15 WIB

IHSG Terus Anjlok, Nilai Kapitalisasi Pasar BEI Susut Jadi Rp13.627 Triliun

IHSG Terus Anjlok, Nilai Kapitalisasi Pasar BEI Susut Jadi Rp13.627 Triliun

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 07:41 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×