Transformasi Menuju Bisnis Hijau: Strategi Baru Mengurangi Ketergantungan pada Batu Bara

Rully Fauzi

Senin, 09 Maret 2026 | 20:20 WIB
Transformasi Menuju Bisnis Hijau: Strategi Baru Mengurangi Ketergantungan pada Batu Bara
TBS Energi Utama Umumkan Kinerja Tahun 2025: Tuntaskan Transisi ke Sektor Rendah Karbon dan Perkokoh Ekspansi Internasional. [dok.pribadi]
baca 10 detik
  • Transformasi Bisnis: TBS mempercepat pergeseran dari batu bara ke bisnis hijau (pengelolaan limbah, energi terbarukan, kendaraan listrik
  • Kinerja 2025: EBITDA positif US$47,2 juta dan kas naik 15%, meski rugi bersih US$162 juta akibat turunnya harga batu bara dan divestasi PLTU.
  • Langkah Strategis: Akuisisi Sembcorp Environment (Cora Environment) dan pengurangan emisi untuk mendukung target netral karbon 2030.

Suara.com - PT TBS Energi Utama Tbk (“TBS” atau “Perseroan”, BEI: TOBA) hari ini mengumumkan laporan keuangan untuk tahun buku 2025, yang mencerminkan fase penting dalam perjalanan transformasi Perseroan menuju bisnis hijau yang lebih berkelanjutan dan berdaya saing internasional.

Sepanjang 2025, TBS menata ulang portofolio secara menyeluruh sebagai bagian dari langkah “strategic repositioning” untuk memperkuat fondasi keuangan dan membangun struktur bisnis yang lebih resilien.

Langkah ini dilakukan secara terukur dan proaktif untuk memperkuat kualitas neraca serta mengarahkan portofolio Perseroan ke sektor dengan profil pertumbuhan pendapatan yang lebih stabil dan potensi valuasi yang lebih tinggi dalam jangka panjang.

Tahun 2025 mencatat fundamental operasional TBS menunjukkan ketahanan yang kuat. Perseroan tetap mencatat EBITDA Disesuaikan positif US$47,2 juta, menjaga posisi saldo kas pada level yang sehat sebesar US$102,3 juta - meningkat 15% dibanding tahun 2024.

Hal ini menegaskan bahwa bisnis inti Perseroan terus menghasilkan nilai ekonomi nyata, sekaligus mencerminkan disiplin eksekusi di tengah perubahan komposisi portofolio.

Tonggak strategis lainnya di tahun 2025 adalah penyelesaian akuisisi Sembcorp Environment, yang kini beroperasi dengan nama Cora Environment.

Akuisisi ini secara instan memperkuat posisi TBS sebagai salah satu pemimpin pangsa pasar dalam pengelolaan limbah di Singapura, sekaligus meningkatkan kapasitas aset Perseroan untuk mendukung pertumbuhan pendapatan jangka panjang.

Di tahun 2025, TBS mencatat US$155,4 juta kontribusi pendapatan dari pengelolaan limbah, yang merupakan 41% dari total pendapatan Perseroan.

Dengan komposisi bisnis yang semakin terdiversifikasi, eksposur terhadap volatilitas harga batu bara global pun semakin berkurang, sejalan dengan arah transformasi Perseroan.

Segmen pertambangan dan perdagangan batu bara membukukan pendapatan sebesar US$194,6 juta, setara dengan 51% dari total pendapatan Perseroan, turun signifikan dibandingkan kontribusi 81% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Penurunan proporsi ini mencerminkan arah strategis TBS untuk secara bertahap menurunkan eksposur terhadap batu bara sekaligus mempercepat pergeseran menuju portofolio yang lebih berkelanjutan.

Meski menghadapi tantangan pasar komoditas batu bara, namun Perseroan berhasil mencatatkan EBITDA Disesuaikan positif sebesar US$47,2 juta, yang menunjukkan kinerja keuangan tetap berjalan solid.

Perseroan juga membukukan rugi bersih sebesar US$162 juta yang disebabkan oleh merosotnya harga batu bara dunia di sepanjang tahun 2025 dan kerugian non-kas dan tidak berulang yang berasal dari dampak divestasi aset Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) sebesar US$97 juta sebagai bagian dari transformasi Perseroan ke sektor rendah karbon.

TBS memandang bahwa realisasi rugi akuntansi di tahap ini merupakan bagian dari proses transisi satu kali yang diperlukan untuk membuka potensi arus kas jangka yang lebih berkualitas serta aset yang dapat menghasilkan pendapatan yang lebih berkelanjutan.

Tahun 2025 menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi TBS.

Juli Oktarina, Direktur TBS menyatakan, "Setelah strategic repositioning pada fondasi bisnis kami di 2025, kami antusias menyambut tahun 2026 dan tahun-tahun berikutnya."

"Keputusan penyesuaian struktural diambil dengan mempertimbangkan kepentingan jangka panjang, guna mengakselerasi pertumbuhan pada tiga pilar bisnis masa depan Perseroan - pengelolaan limbah, energi terbarukan, dan kendaraan listrik- yang merupakan layanan esensial dengan potensi pertumbuhan yang kuat di Indonesia dan mancanegara," sambungnya.

Langkah strategis ini menjadi semakin relevan di tengah eskalasi ketegangan geopolitik yang mulai memberikan tekanan hebat pada pasar energi global.

TBS memandang diversifikasi bisnis sebagai kunci resiliensi dan mitigasi risiko dalam menghadapi volatilitas pasar energi global.

Terkait kondisi diatas, Juli mengatakan, "Strategi bisnis kami saat ini memberikan fleksibilitas bagi Perseroan untuk tetap tumbuh, di mana sektor pengelolaan limbah, energi terbarukan, dan kendaraan listrik justru menjadi peluang krusial bagi ketahanan energi nasional."

"Melalui inovasi seperti skema rent-to-own pada ekosistem motor listrik Electrum, TBS tidak hanya memitigasi dampak fluktuasi harga minyak bagi para pekerja sektor informal, tetapi juga memperkokoh fondasi bisnis hijau untuk memastikan keberlanjutan ekonomi jangka panjang," paparnya.

Dengan fundamental yang tetap solid, EBITDA Disesuaikan yang positif, serta arah strategi regional yang semakin jelas, Juli optimis langkah ini akan menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Optimisme ini diperkuat oleh progres peta jalan TBS2030 yang terus menunjukkan kemajuan. Perseroan berhasil menurunkan emisi karbon melalui divestasi dua unit PLTU yang sebelumnya merepresentasikan sekitar 86% emisi portofolio pembangkit, atau sekitar 1,4 juta ton CO per tahun berdasarkan profil emisi 2024.

Pada November 2025, Perseroan juga telah meluncurkan Climate Transition Plan (CTP), panduan yang lebih komprehensif mengenai dekarbonisasi operasional dan portofolio perusahaan.

Pencapaian ini membawa Perseroan semakin dekat menuju target netral karbon pada tahun 2030 dalam visi Towards a Better Society.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Potensi PLTP Gunung Ungaran 55 MW Belum Terbukti, Ahli Dorong Pengeboran Eksplorasi

Potensi PLTP Gunung Ungaran 55 MW Belum Terbukti, Ahli Dorong Pengeboran Eksplorasi

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 18:42 WIB

China Sulap Pegunungan Jadi Ladang Panel Surya, Solusi Energi Bersih atau Ancaman Ekologi?

China Sulap Pegunungan Jadi Ladang Panel Surya, Solusi Energi Bersih atau Ancaman Ekologi?

News | Senin, 07 September 2026 | 15:55 WIB

Saat Sampah Plastik Disulap Jadi BBM, Upaya Desa Cepaka Atasi Limbah Sulit Didaur Ulang

Saat Sampah Plastik Disulap Jadi BBM, Upaya Desa Cepaka Atasi Limbah Sulit Didaur Ulang

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 13:49 WIB

TOBA Jadi Emiten Pertama yang Terima Penetapan Saham Hijau Transisi

TOBA Jadi Emiten Pertama yang Terima Penetapan Saham Hijau Transisi

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 13:34 WIB

ASN Run 2026 Resmi Digelar, Menteri PANRB: Energi Positif untuk Hadir Melayani Masyarakat

ASN Run 2026 Resmi Digelar, Menteri PANRB: Energi Positif untuk Hadir Melayani Masyarakat

News | Minggu, 06 September 2026 | 13:50 WIB

Menkeu Purbaya: Cara Berpikir Saya Tetap Ekonom, Makanya Banyak Dimusuhi

Menkeu Purbaya: Cara Berpikir Saya Tetap Ekonom, Makanya Banyak Dimusuhi

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 22:20 WIB

Teknologi Energi hingga Data Center Dipamerkan di IEE Energy Week 2026

Teknologi Energi hingga Data Center Dipamerkan di IEE Energy Week 2026

Foto | Jum'at, 04 September 2026 | 19:46 WIB

Pengembang Proyek Energi Terbarukan Bisa Dapat Uang dari Kredit Karbon

Pengembang Proyek Energi Terbarukan Bisa Dapat Uang dari Kredit Karbon

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 14:28 WIB

Sisi Gelap Transisi Energi, Ketika Mobil Listrikmu Dibayar Hutan Papua

Sisi Gelap Transisi Energi, Ketika Mobil Listrikmu Dibayar Hutan Papua

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 12:45 WIB

Tanpa EBT, Subsidi Energi Berpotensi Bengkak Sebesar Rp 300 Triliun

Tanpa EBT, Subsidi Energi Berpotensi Bengkak Sebesar Rp 300 Triliun

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 11:16 WIB

Terkini

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

×