Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.315,311
LQ45 627,116
Srikehati 305,365
JII 382,284
USD/IDR 17.910

Transformasi Menuju Bisnis Hijau: Strategi Baru Mengurangi Ketergantungan pada Batu Bara

Rully Fauzi

Senin, 09 Maret 2026 | 20:20 WIB
Transformasi Menuju Bisnis Hijau: Strategi Baru Mengurangi Ketergantungan pada Batu Bara
TBS Energi Utama Umumkan Kinerja Tahun 2025: Tuntaskan Transisi ke Sektor Rendah Karbon dan Perkokoh Ekspansi Internasional. [dok.pribadi]
baca 10 detik
  • Transformasi Bisnis: TBS mempercepat pergeseran dari batu bara ke bisnis hijau (pengelolaan limbah, energi terbarukan, kendaraan listrik
  • Kinerja 2025: EBITDA positif US$47,2 juta dan kas naik 15%, meski rugi bersih US$162 juta akibat turunnya harga batu bara dan divestasi PLTU.
  • Langkah Strategis: Akuisisi Sembcorp Environment (Cora Environment) dan pengurangan emisi untuk mendukung target netral karbon 2030.

Suara.com - PT TBS Energi Utama Tbk (“TBS” atau “Perseroan”, BEI: TOBA) hari ini mengumumkan laporan keuangan untuk tahun buku 2025, yang mencerminkan fase penting dalam perjalanan transformasi Perseroan menuju bisnis hijau yang lebih berkelanjutan dan berdaya saing internasional.

Sepanjang 2025, TBS menata ulang portofolio secara menyeluruh sebagai bagian dari langkah “strategic repositioning” untuk memperkuat fondasi keuangan dan membangun struktur bisnis yang lebih resilien.

Langkah ini dilakukan secara terukur dan proaktif untuk memperkuat kualitas neraca serta mengarahkan portofolio Perseroan ke sektor dengan profil pertumbuhan pendapatan yang lebih stabil dan potensi valuasi yang lebih tinggi dalam jangka panjang.

Tahun 2025 mencatat fundamental operasional TBS menunjukkan ketahanan yang kuat. Perseroan tetap mencatat EBITDA Disesuaikan positif US$47,2 juta, menjaga posisi saldo kas pada level yang sehat sebesar US$102,3 juta - meningkat 15% dibanding tahun 2024.

Hal ini menegaskan bahwa bisnis inti Perseroan terus menghasilkan nilai ekonomi nyata, sekaligus mencerminkan disiplin eksekusi di tengah perubahan komposisi portofolio.

Tonggak strategis lainnya di tahun 2025 adalah penyelesaian akuisisi Sembcorp Environment, yang kini beroperasi dengan nama Cora Environment.

Akuisisi ini secara instan memperkuat posisi TBS sebagai salah satu pemimpin pangsa pasar dalam pengelolaan limbah di Singapura, sekaligus meningkatkan kapasitas aset Perseroan untuk mendukung pertumbuhan pendapatan jangka panjang.

Di tahun 2025, TBS mencatat US$155,4 juta kontribusi pendapatan dari pengelolaan limbah, yang merupakan 41% dari total pendapatan Perseroan.

Dengan komposisi bisnis yang semakin terdiversifikasi, eksposur terhadap volatilitas harga batu bara global pun semakin berkurang, sejalan dengan arah transformasi Perseroan.

Segmen pertambangan dan perdagangan batu bara membukukan pendapatan sebesar US$194,6 juta, setara dengan 51% dari total pendapatan Perseroan, turun signifikan dibandingkan kontribusi 81% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Penurunan proporsi ini mencerminkan arah strategis TBS untuk secara bertahap menurunkan eksposur terhadap batu bara sekaligus mempercepat pergeseran menuju portofolio yang lebih berkelanjutan.

Meski menghadapi tantangan pasar komoditas batu bara, namun Perseroan berhasil mencatatkan EBITDA Disesuaikan positif sebesar US$47,2 juta, yang menunjukkan kinerja keuangan tetap berjalan solid.

Perseroan juga membukukan rugi bersih sebesar US$162 juta yang disebabkan oleh merosotnya harga batu bara dunia di sepanjang tahun 2025 dan kerugian non-kas dan tidak berulang yang berasal dari dampak divestasi aset Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) sebesar US$97 juta sebagai bagian dari transformasi Perseroan ke sektor rendah karbon.

TBS memandang bahwa realisasi rugi akuntansi di tahap ini merupakan bagian dari proses transisi satu kali yang diperlukan untuk membuka potensi arus kas jangka yang lebih berkualitas serta aset yang dapat menghasilkan pendapatan yang lebih berkelanjutan.

Tahun 2025 menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi TBS.

Juli Oktarina, Direktur TBS menyatakan, "Setelah strategic repositioning pada fondasi bisnis kami di 2025, kami antusias menyambut tahun 2026 dan tahun-tahun berikutnya."

"Keputusan penyesuaian struktural diambil dengan mempertimbangkan kepentingan jangka panjang, guna mengakselerasi pertumbuhan pada tiga pilar bisnis masa depan Perseroan - pengelolaan limbah, energi terbarukan, dan kendaraan listrik- yang merupakan layanan esensial dengan potensi pertumbuhan yang kuat di Indonesia dan mancanegara," sambungnya.

Langkah strategis ini menjadi semakin relevan di tengah eskalasi ketegangan geopolitik yang mulai memberikan tekanan hebat pada pasar energi global.

TBS memandang diversifikasi bisnis sebagai kunci resiliensi dan mitigasi risiko dalam menghadapi volatilitas pasar energi global.

Terkait kondisi diatas, Juli mengatakan, "Strategi bisnis kami saat ini memberikan fleksibilitas bagi Perseroan untuk tetap tumbuh, di mana sektor pengelolaan limbah, energi terbarukan, dan kendaraan listrik justru menjadi peluang krusial bagi ketahanan energi nasional."

"Melalui inovasi seperti skema rent-to-own pada ekosistem motor listrik Electrum, TBS tidak hanya memitigasi dampak fluktuasi harga minyak bagi para pekerja sektor informal, tetapi juga memperkokoh fondasi bisnis hijau untuk memastikan keberlanjutan ekonomi jangka panjang," paparnya.

Dengan fundamental yang tetap solid, EBITDA Disesuaikan yang positif, serta arah strategi regional yang semakin jelas, Juli optimis langkah ini akan menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Optimisme ini diperkuat oleh progres peta jalan TBS2030 yang terus menunjukkan kemajuan. Perseroan berhasil menurunkan emisi karbon melalui divestasi dua unit PLTU yang sebelumnya merepresentasikan sekitar 86% emisi portofolio pembangkit, atau sekitar 1,4 juta ton CO per tahun berdasarkan profil emisi 2024.

Pada November 2025, Perseroan juga telah meluncurkan Climate Transition Plan (CTP), panduan yang lebih komprehensif mengenai dekarbonisasi operasional dan portofolio perusahaan.

Pencapaian ini membawa Perseroan semakin dekat menuju target netral karbon pada tahun 2030 dalam visi Towards a Better Society.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jangan Fokus Proyek EBT Saja, Keandalan Listrik Penting Buat Transisi Energi

Jangan Fokus Proyek EBT Saja, Keandalan Listrik Penting Buat Transisi Energi

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:52 WIB

Bagaimana AI  Membantu Sektor Industri Mengelola Konsumsi Energi? Begini Kata Indosat

Bagaimana AI Membantu Sektor Industri Mengelola Konsumsi Energi? Begini Kata Indosat

Tekno | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:31 WIB

Berkebun di Kota Kini Lebih Hemat, Panel Surya Jadi Solusi untuk Urban Farming

Berkebun di Kota Kini Lebih Hemat, Panel Surya Jadi Solusi untuk Urban Farming

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:56 WIB

5 Tips Menata Pintu Utama Rumah Sesuai Feng Shui dan Meningkatkan Energi Positif

5 Tips Menata Pintu Utama Rumah Sesuai Feng Shui dan Meningkatkan Energi Positif

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 20:40 WIB

Bus H2 DDF dan Koridor Jakarta-Patimban, Tandai Babak Baru Ekosistem Hidrogen Indonesia

Bus H2 DDF dan Koridor Jakarta-Patimban, Tandai Babak Baru Ekosistem Hidrogen Indonesia

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:20 WIB

iCAR V23 Tawarkan Boxy SUV Bergaya Ikonik, Tampil Beda Tanpa Mengorbankan Efisiensi Energi

iCAR V23 Tawarkan Boxy SUV Bergaya Ikonik, Tampil Beda Tanpa Mengorbankan Efisiensi Energi

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:23 WIB

Batu Bara Masih Perkasa, Devisa Ekspor Semester I Tembus Rp268 Triliun

Batu Bara Masih Perkasa, Devisa Ekspor Semester I Tembus Rp268 Triliun

Foto | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:00 WIB

Titik Serangan AS ke Selat Hormuz, Hancurkan Fasilitas Sipil Iran Hingga Krisis Air

Titik Serangan AS ke Selat Hormuz, Hancurkan Fasilitas Sipil Iran Hingga Krisis Air

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 13:27 WIB

Moody's Soroti Risiko Kebijakan RI, Subsidi Energi Hingga DSI Jadi Catatan Merah Prabowo

Moody's Soroti Risiko Kebijakan RI, Subsidi Energi Hingga DSI Jadi Catatan Merah Prabowo

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:21 WIB

Kajian IESR: Indonesia Punya Potensi 77,8 GW PLTS Terapung, Apa Tantangan Pengembangannya?

Kajian IESR: Indonesia Punya Potensi 77,8 GW PLTS Terapung, Apa Tantangan Pengembangannya?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:28 WIB

Terkini

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:45 WIB

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:43 WIB

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:25 WIB

×