Harga Minyak Naik, Purbaya Klaim Utang Kereta Cepat Whoosh Tak Bebani APBN

Dicky Prastya

Selasa, 10 Maret 2026 | 07:15 WIB
Harga Minyak Naik, Purbaya Klaim Utang Kereta Cepat Whoosh Tak Bebani APBN
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Dok. Kemenkeu]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan utang proyek Whoosh tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
  • COO Danantara, Dony Oskaria, menyebut utang Whoosh Rp120 triliun sudah dalam proses penyelesaian dan memberikan dampak ekonomi.
  • Restrukturisasi utang Whoosh memungkinkan pelunasan diperpanjang hingga tahun 2085 melalui tenor pinjaman 60 tahun.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim kalau utang proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung alias Whoosh tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Hal ini dilontarkan Menkeu Purbaya terkait kemungkinan utang Whoosh yang akan membebani APBN di tengah kenaikan harga minyak yang tembus 100 Dolar AS per Barel akibat konflik geopolitik Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

"Ya enggak apa-apa, kan enggak gede-gede amat," jawab Purbaya di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, dikutip Selasa (10/3/2026).

Namun Purbaya belum mengungkapkan seberapa besar beban utang proyek Whoosh yang akan ditanggung APBN. Ia hanya menyebut kalau saat ini Pemerintah masih dalam tahap pembahasan pelunasan utang.

"Nanti kita lihat ya gimananya. Tapi belum (ada pembahasan)," lanjut dia.

Sebelumnya Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), Dony Oskaria, angkat bicara mengenai polemik utang proyek Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) atau Whoosh yang mencapai Rp120 triliun.

Ilustrasi Whoosh. (Dok. KCIC)
Ilustrasi Whoosh. (Dok. KCIC)

Dony meminta masyarakat tidak perlu berlebihan dalam menyikapi beban utang tersebut. Ia justru mempertanyakan balik kekhawatiran publik. Menurutnya, proses penyelesaian utang tersebut sudah masuk dalam jalur yang tepat.

"Yang dikhawatirkan apa? Masalahnya apa sebenarnya? Saya juga bingung. Masalahnya apa sih. Apa coba? Kan suka hobi nanya aja. Sebetulnya kan sudah selesai. Proses itu akan diselesaikan," ujar Dony di Wisma Danantara, Jakarta, dikutip Senin (16/2/2026).

Dony mengklaim bahwa Whoosh telah memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat. Ia tak menampik jika beban utang membengkak, namun hal itu disebabkan oleh struktur investasi awal yang relatif kecil.

baca juga

"Dia memberikan dampak ekonomi. Secara operasional mereka mampu untuk sustain. Masalahnya kan hanya di investasi kita yang kekecilan, sehingga utangnya menjadi besar waktu pembangunan," jelasnya.

Sebagai informasi, total utang Whoosh termasuk pembengkakan biaya (cost overrun) diperkirakan menembus Rp120 triliun. Dengan restrukturisasi bersama China, tenor pinjaman diperpanjang hingga 60 tahun, yang artinya beban ini baru akan lunas pada tahun 2085.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Pastikan Anggaran MBG Tak Dipotong, Tapi Belanja Diperketat

Purbaya Pastikan Anggaran MBG Tak Dipotong, Tapi Belanja Diperketat

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 20:21 WIB

Purbaya Salahkan Ekonom soal Rupiah Lemah ke Rp 17 Ribu hingga IHSG Jeblok

Purbaya Salahkan Ekonom soal Rupiah Lemah ke Rp 17 Ribu hingga IHSG Jeblok

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 19:50 WIB

Purbaya Sidak Tanah Abang, Bantah Klaim Ekonom soal Indonesia Masuk Resesi-Krisis

Purbaya Sidak Tanah Abang, Bantah Klaim Ekonom soal Indonesia Masuk Resesi-Krisis

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 17:38 WIB

Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel

Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 16:04 WIB

Harga Minyak Tembus 100 dolar AS per Barrel, Harga BBM Bakal Naik?

Harga Minyak Tembus 100 dolar AS per Barrel, Harga BBM Bakal Naik?

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 16:50 WIB

Filipina Pangkas Hari Kerja Demi Efisiensi Minyak, Bahlil Justru Gercep Garap Proyek B50 dan E20

Filipina Pangkas Hari Kerja Demi Efisiensi Minyak, Bahlil Justru Gercep Garap Proyek B50 dan E20

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 14:47 WIB

Terkini

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 16:48 WIB

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir

Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir

Surakarta | Senin, 14 September 2026 | 16:46 WIB

Langkah Kecil Gen Z Mengubah Limbah Jadi Nilai Tambah

Langkah Kecil Gen Z Mengubah Limbah Jadi Nilai Tambah

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 16:45 WIB

Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir

Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 16:44 WIB

5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari

5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 16:44 WIB

×