Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.378,606
LQ45 715,878
Srikehati 346,150
JII 498,926

Purbaya Bela Bahlil, Klaim Stok Minyak RI 20 Hari Masih Aman

Dicky Prastya | Suara.com

Selasa, 10 Maret 2026 | 07:30 WIB
Purbaya Bela Bahlil, Klaim Stok Minyak RI 20 Hari Masih Aman
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat Buka Puasa Bersama di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (6/3/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
  • Menteri Keuangan membela pernyataan Menteri ESDM mengenai stok minyak Indonesia yang aman selama 20 hari.
  • Stok minyak 20 hari merupakan kondisi normal dan strategis, bukan mengindikasikan situasi darurat atau akan habis.
  • Menteri ESDM mengklarifikasi bahwa kapasitas penyimpanan normal BBM Indonesia memang sekitar 25 hari, saat ini 23 hari.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membela pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia soal stok minyak Indonesia yang masih aman dalam waktu 20 hari.

Menkeu Purbaya bercerita kalau stok Bahan Bakar Minyak (BBM) selama 20 hari bukan berarti bakal habis setelahnya. Sebab Pemerintah bakal kembali membeli BBM dan mencadangkannya kembali.

"Stok minyak kan urusan Pak Bahlil. Cuma yang saya tahu gini. Setiap saat kita menyetok sekian puluh hari. Kalau enggak salah 15 hari lebih ya. Ini kan stoknya 20 hari. Berarti berlebih, bukan habis. Nanti kalau itu bisa beli lagi," katanya saat melakukan sidak di Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, dikutip Selasa (10/3/2026).

Bendahara Negara menegaskan kalau stok minyak 20 hari yang dimiliki Indonesia adalah keadaan normal, bukan darurat.

Apabila Pemerintah menyimpan cadangan minyak hingga setahun ke depan, Purbaya menilai justru Indonesia bakal rugi karena mengeluarkan biaya lebih banyak.

"Itu stok yang normal, bukan darurat. Ada yang bilang, 'Wah kita tinggal 20 hari lagi'. Bukan begitu. Kalau distok setahun kan rugi. Ada cost-nya. Jadi strateginya seperti itu. Sudah optimal itu," jelasnya.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (Instagram/bahlillahadalia)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (Instagram/bahlillahadalia)

Klarifikasi Bahlil soal stok minyak 20 hari

Sebelumnya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang juga Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, meminta masyarakat di seluruh Indonesia tidak terprovokasi oleh informasi keliru terkait cadangan bahan bakar minyak (BBM).

Bahlil menegaskan bahwa kondisi ketahanan energi nasional saat ini berada dalam status aman meskipun situasi di Timur Tengah memanas.

Hal ini disampaikan Bahlil menanggapi fenomena panic buying di sejumlah daerah akibat isu yang menyebut stok BBM Indonesia hanya tersisa untuk 20 hari menyusul potensi penutupan Selat Hormuz.

"Kepada saudara-saudara saya sebangsa dan setanah air, dari Aceh sampai Papua. Saya ingin menjelaskan bahwa kemampuan storage atau tempat penampung minyak kita sejak dahulu kala memang kapasitas tampungnya hanya 25 hari. Jadi itu bukan baru sekarang, dari dulu," ujar Bahlil di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Bahlil menjelaskan bahwa secara teknis, standar minimal ketersediaan BBM nasional harus berada di atas 20 hari.

Saat ini, posisi cadangan minyak Indonesia berada di angka 23 hari, yang artinya masih berada dalam zona aman.

"Sekarang minyak kita 23 hari. Itu artinya standar kepemilikan kita aman. Jadi tidak perlu ada panik, suplai lancar," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Gunakan Jurus B50 dan E20 untuk Hadapi Minyak Dunia yang Mendidih

Bahlil Gunakan Jurus B50 dan E20 untuk Hadapi Minyak Dunia yang Mendidih

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 20:46 WIB

Purbaya Pastikan Anggaran MBG Tak Dipotong, Tapi Belanja Diperketat

Purbaya Pastikan Anggaran MBG Tak Dipotong, Tapi Belanja Diperketat

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 20:21 WIB

Purbaya Salahkan Ekonom soal Rupiah Lemah ke Rp 17 Ribu hingga IHSG Jeblok

Purbaya Salahkan Ekonom soal Rupiah Lemah ke Rp 17 Ribu hingga IHSG Jeblok

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 19:50 WIB

Bahlil Minta Warga Tak Panik, Jamin Stok BBM Aman dan Harga Subsidi Tak Naik

Bahlil Minta Warga Tak Panik, Jamin Stok BBM Aman dan Harga Subsidi Tak Naik

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 18:02 WIB

Bahlil Sebut BBM Aman, Pengamat: Aslinya Rawan!

Bahlil Sebut BBM Aman, Pengamat: Aslinya Rawan!

News | Senin, 09 Maret 2026 | 17:59 WIB

Purbaya Sidak Tanah Abang, Bantah Klaim Ekonom soal Indonesia Masuk Resesi-Krisis

Purbaya Sidak Tanah Abang, Bantah Klaim Ekonom soal Indonesia Masuk Resesi-Krisis

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 17:38 WIB

Terkini

Selat Malaka Punya Siapa? Indonesia Tidak Bisa Sembarangan Tarik 'Tol Laut' Seperti Ide Purbaya

Selat Malaka Punya Siapa? Indonesia Tidak Bisa Sembarangan Tarik 'Tol Laut' Seperti Ide Purbaya

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 13:18 WIB

Pemerintah Klaim 30 Persen Peserta Magang Nasional Langsung Direkrut Karyawan

Pemerintah Klaim 30 Persen Peserta Magang Nasional Langsung Direkrut Karyawan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 12:57 WIB

OJK Tepis Hoaks Tabungan Masyarakat Digunakan untuk Biayai Program Pemerintah

OJK Tepis Hoaks Tabungan Masyarakat Digunakan untuk Biayai Program Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 12:57 WIB

Dari Pesisir Jadi Pusat Industri, KIPP Harita Group Ubah Arah Ekonomi Kayong Utara

Dari Pesisir Jadi Pusat Industri, KIPP Harita Group Ubah Arah Ekonomi Kayong Utara

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 12:04 WIB

Momentum Kartini 2026: Pertamina Perkuat UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi, Ketahanan, dan Akses Pasar

Momentum Kartini 2026: Pertamina Perkuat UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi, Ketahanan, dan Akses Pasar

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:42 WIB

7 Bulan Menjabat, Harta Kekayaan Menkeu Purbaya Naik Rp18,2 M dan Tak Memiliki Utang

7 Bulan Menjabat, Harta Kekayaan Menkeu Purbaya Naik Rp18,2 M dan Tak Memiliki Utang

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:31 WIB

Isi Lengkap Candaan Menkeu Purbaya soal Selat Malaka yang Bikin Malaysia dan Singapura Berang

Isi Lengkap Candaan Menkeu Purbaya soal Selat Malaka yang Bikin Malaysia dan Singapura Berang

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:18 WIB

Siapa Penguasa Selat Malaka? Malaysia-Singapura Tolak Ide Purbaya Pajaki Kapal

Siapa Penguasa Selat Malaka? Malaysia-Singapura Tolak Ide Purbaya Pajaki Kapal

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:08 WIB

Sinergi DPRD dan Harita Group Dorong KIPP Kayong Utara Jadi Motor Ekonomi Baru Daerah

Sinergi DPRD dan Harita Group Dorong KIPP Kayong Utara Jadi Motor Ekonomi Baru Daerah

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:04 WIB

Transaksi Gadai Meningkat Pascalebaran, Masyarakat Ambalawi Manfaatkan Emas Jadi Sumber Likuiditas

Transaksi Gadai Meningkat Pascalebaran, Masyarakat Ambalawi Manfaatkan Emas Jadi Sumber Likuiditas

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:59 WIB