7 Tips Investasi Perak untuk Pemula, Alternatif Emas yang Terus Meroket

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Selasa, 10 Maret 2026 | 11:02 WIB
7 Tips Investasi Perak untuk Pemula, Alternatif Emas yang Terus Meroket
Ilustarsi emas dan perak [US Gold Bureau]

Suara.com - Selain emas, perak kini mulai dilirik sebagai alternatif investasi logam mulia yang lebih terjangkau. Logam berwarna putih berkilau ini memiliki nilai ekonomi yang cukup stabil dan sering digunakan dalam berbagai industri, mulai dari elektronik hingga perhiasan.

Dalam beberapa waktu terakhir, harga perak juga menunjukkan tren meningkat mengikuti kenaikan harga emas, sehingga menarik minat banyak investor baru.

Bagi pemula yang ingin mencoba investasi logam mulia, perak bisa menjadi pilihan menarik karena harganya relatif lebih murah dibandingkan emas. Dengan modal yang sama, investor dapat memperoleh jumlah gram perak lebih banyak. 

Namun, sebelum mulai berinvestasi, ada beberapa hal penting yang perlu dipahami agar investasi perak dapat memberikan hasil yang optimal. Berikut beberapa tips investasi perak untuk pemula yang perlu diperhatikan.

1. Pilih Bentuk Perak yang Tepat

Langkah pertama yang harus dipertimbangkan saat berinvestasi perak adalah memilih bentuk produk yang tepat. Perencana keuangan Mitra Rencana Edukasi (MRE), Andi Nugroho, menyarankan agar perak dibeli dalam bentuk batangan atau koin dibandingkan perhiasan.

Perak batangan memiliki standar harga yang lebih jelas serta lebih mudah dijual kembali di kemudian hari. Selain itu, nilai perak batangan biasanya lebih murni sehingga lebih cocok untuk tujuan investasi.

Sementara itu, perak dalam bentuk perhiasan cenderung memiliki nilai konsumsi. Harga perhiasan biasanya sudah termasuk biaya desain dan ongkos pembuatan, sehingga nilainya tidak sepenuhnya mencerminkan harga logamnya.

Akibatnya, ketika dijual kembali, harga perhiasan perak sering kali lebih rendah dibandingkan harga belinya.

Baca Juga: Harga Perak Antam Ambles Parah, Efek 'Super Dollar' Guncang Pasar Logam Mulia

Perak Antam
Perak Antam

2. Siapkan Strategi Pembelian Bertahap

Meskipun harga perak lebih terjangkau daripada emas, investor tetap perlu memiliki strategi dalam melakukan pembelian. Salah satu cara yang disarankan adalah membeli perak secara bertahap atau menggunakan strategi akumulasi.

Strategi ini memungkinkan investor membeli perak dalam jumlah kecil secara rutin dalam jangka waktu tertentu. Dengan cara ini, risiko membeli saat harga sedang tinggi dapat diminimalkan.

Perlu diketahui bahwa harga perak cenderung lebih volatil dibandingkan emas. Artinya, fluktuasi harga perak bisa naik dan turun lebih tajam. Oleh karena itu, strategi pembelian bertahap dinilai lebih aman bagi investor pemula yang ingin mengurangi risiko.

3. Pastikan Keaslian Perak

Keaslian produk merupakan faktor penting dalam investasi logam mulia. Investor disarankan membeli perak di tempat yang terpercaya, seperti toko logam mulia resmi atau gerai Antam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI