Harga Minyak Dunia Melambung Tinggi, CORE Usul Perketat Distribusi BBM Subsidi

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 10 Maret 2026 | 17:02 WIB
Harga Minyak Dunia Melambung Tinggi, CORE Usul Perketat Distribusi BBM Subsidi
CORE Indonesia mengusulkan penyaluran BBM Subsidi dibatasi untuk mengantisipasi naiknya harga minyak dunia. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • CORE Indonesia mendesak pemerintah membatasi volume BBM subsidi karena harga minyak dunia melampaui asumsi APBN 2026.
  • Pembatasan volume dapat dilakukan dengan memperketat kriteria penerima BBM bersubsidi, seperti jenis kendaraan yang berhak.
  • Jika penghematan tidak cukup, pemerintah perlu merealokasi anggaran dari program besar seperti MBG dan Kooperasi Desa Merah Putih.

Suara.com - Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia mendesak pemerintah untuk membatasi penyaluran BBM bersubsidi menyusul lonjakan harga minyak dunia. Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Mohammad Faisal, menilai langkah tersebut menjadi solusi yang lebih baik jika pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM.

Harga minyak dunia sempat melonjak di atas USD 100 per barel pada Senin (9/3/2026), sebelum terkoreksi ke kisaran USD 90 per barel pada Selasa (10/3/2026).

Meski menurun, angka tersebut tercatat masih jauh melampaui asumsi harga minyak mentah dalam APBN 2026 yang ditetapkan sebesar USD 70 per barel. Kondisi ini berisiko memperlebar defisit anggaran subsidi energi.

"Meningkatkan alokasi untuk biaya subsidi BBM itu kan ada konsekuensinya bagi APBN . Maka menurut saya satu, ketika BBM subsidi itu dipertahankan, maka pada saat yang sama volumenya juga diturunkan dalam artian pembatasan. Siapa yang menggunakan BBM subsidi itu lebih ketat lagi," kata Faisal saat dihubungi Suara.com di Jakarta, Selasa (9/3/2026).

Menurutnya, pemerintah dapat membatasi penyaluran BBM bersubsidi dengan mempertegas kriteria kendaraan yang berhak mengonsumsinya.

"Kemarin di 2025 sudah diterapkan pembatasan misalnya mobil di atas 1.400 CC, motor di atas 250 CC, itu tidak boleh pakai Pertelite, misalnya, dan juga solar. Sekarang perlu kriteria yang lebih ketat lagi supaya lebih menghemat dari sisi kuantitas," ujarnya.

Lebih lanjut, jika langkah penghematan belum mencukupi, pemerintah perlu melakukan realokasi dan refocusing anggaran dari program-program yang memiliki serapan tinggi.

Menurutnya, setiap sektor yang banyak menyerap anggaran harus memiliki sense of crisis agar dana tersebut dapat dialihkan untuk memenuhi kebutuhan belanja yang lebih mendesak dan bersifat darurat saat ini.

Ia mencontohkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Kooperasi Desa Merah Putih yang menelan anggaran jumbo.

baca juga

"Misalnya MBG, Kooperasi Desa Merah Putih, ini saya rasa perlu ada penghematan yang signifikan dari program-program yang memakan biaya besar ini, kepada upaya untuk social safety net. Termasuk meredam dampak tekanan ekonomi termasuk dari global ini terhadap masyarakat. Dan juga dunia industri untuk menjaga daya beli masyarakat dan juga daya saing industri," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nilai Tukar Rupiah Menguat Seiring Turunnya Harga Minyak Dunia

Nilai Tukar Rupiah Menguat Seiring Turunnya Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:20 WIB

Pemerintah: Harga BBM Tidak Akan Naik hingga Lebaran

Pemerintah: Harga BBM Tidak Akan Naik hingga Lebaran

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 14:18 WIB

Harga Minyak Tembus 100 dolar AS per Barrel, Harga BBM Bakal Naik?

Harga Minyak Tembus 100 dolar AS per Barrel, Harga BBM Bakal Naik?

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 16:50 WIB

Filipina Pangkas Hari Kerja Demi Efisiensi Minyak, Bahlil Justru Gercep Garap Proyek B50 dan E20

Filipina Pangkas Hari Kerja Demi Efisiensi Minyak, Bahlil Justru Gercep Garap Proyek B50 dan E20

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 14:47 WIB

Harga Minyak Dunia Naik 68 Persen, Defisit APBN Ambrol Tembus Batas Aman?

Harga Minyak Dunia Naik 68 Persen, Defisit APBN Ambrol Tembus Batas Aman?

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 07:15 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×