Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.828.000
Beli Rp2.700.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

BNI Sekuritas Optimistis Pasar Saham, Proyeksi IHSG Capai 10.800 Didukung Sektor Komoditas

Fabiola Febrinastri | Tantri Amela Iskandar | Suara.com

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:29 WIB
BNI Sekuritas Optimistis Pasar Saham, Proyeksi IHSG Capai 10.800 Didukung Sektor Komoditas
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman dalam Ramadhan Market Update BNI Sekuritas. (suara.com/Tantri Amela Iskandar)

Suara.com - BNI Sekuritas mengungkapkan proyeksi pasar saham Indonesia masih memiliki peluang penguatan meskipun dibayangi berbagai tantangan eksternal. Melalui paparan riset terbaru, perusahaan menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di 9.200 untuk base case, hingga 10.800 untuk bull case dalam satu tahun ke depan, dengan sejumlah sektor dinilai memiliki prospek menarik bagi investor.

Inilah pandangan yang diberikan dalam acara Ramadhan Market Update BNI Sekuritas, di kantor BNI Sekuritas, IndoFood Tower Sudirman Plaza, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menjelaskan bahwa secara valuasi, pasar saham Indonesia saat ini masih tergolong murah jika dibandingkan dengan rata-rata historis. Hal ini tercermin dari rasio price to earnings (PE) IHSG yang berada hampir dua standar deviasi di bawah rata-rata jangka panjang, kondisi yang jarang terjadi dalam dua dekade terakhir.

“Kalau kita lihat dari segi PE maupun PBV, valuasi IHSG masih cukup murah. Bahkan dari sisi PE, posisinya masih dekat dengan minus dua standar deviasi di bawah rata-rata, level yang hampir tidak pernah terlihat dalam hampir 20 tahun,” ujar Fanny.

Selain itu, indikator earnings yield spread terhadap obligasi juga menunjukkan tren meningkat, yang berarti investasi di saham mulai terlihat lebih menarik dibandingkan instrumen obligasi.

Untuk strategi investasi jangka dekat, BNI Sekuritas lebih merekomendasikan investor mencermati sektor komoditas dan sektor consumer.

Sektor Komoditas dan Konsumer Jadi Pilihan

Sektor komoditas dinilai menarik seiring kenaikan harga sejumlah komoditas global seperti emas, tembaga, dan nikel. Kenaikan harga emas, misalnya, didorong oleh meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik global serta potensi siklus penurunan suku bunga.

“Untuk jangka dekat, kami lebih melihat peluang pada sektor komoditas dan sektor yang berkaitan dengan konsumsi, terutama karena kenaikan harga emas, tembaga, dan nikel,” kata Fanny.

Selain itu, permintaan logam industri seperti tembaga dan nikel juga meningkat, didorong oleh pertumbuhan sektor baterai kendaraan listrik dan industri stainless steel.

Sementara itu, sektor konsumsi diperkirakan mendapat dorongan dari meningkatnya consumer confidence index (CCI) serta momentum musiman menjelang Ramadan dan Idulfitri yang biasanya meningkatkan belanja masyarakat.

“Dengan meningkatnya kepercayaan konsumen dan dukungan pemerintah terhadap daya beli masyarakat, sektor konsumsi berpotensi mendapatkan keuntungan dalam jangka dekat,” jelasnya.

Di tengah dinamika global, BNI Sekuritas tetap mempertahankan pandangan optimistis terhadap pasar saham domestik. Stabilitas fiskal pemerintah, peluang masuknya kembali dana asing, serta valuasi pasar yang relatif murah menjadi faktor utama yang menopang prospek IHSG di masa mendatang.

Dengan kombinasi faktor tadi, investor disarankan untuk tetap selektif dalam memilih saham, terutama pada sektor yang didukung tren komoditas global dan pertumbuhan konsumsi domestik. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konflik Timur Tengah Berkecamuk Lagi, IHSG Terseret Turun ke Level 7.362

Konflik Timur Tengah Berkecamuk Lagi, IHSG Terseret Turun ke Level 7.362

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 17:13 WIB

IHSG Menguat 0,53% di Sesi I, Tapi Banyak Saham Merah

IHSG Menguat 0,53% di Sesi I, Tapi Banyak Saham Merah

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 13:19 WIB

IHSG Dibuka Berbalik Menguat ke 7.398, Tapi Ancaman Koreksi Masih Mengintai

IHSG Dibuka Berbalik Menguat ke 7.398, Tapi Ancaman Koreksi Masih Mengintai

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 09:12 WIB

IHSG Tergelincir ke 7.389, Konflik Perang Iran-AS Bikin Investor Waspada

IHSG Tergelincir ke 7.389, Konflik Perang Iran-AS Bikin Investor Waspada

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 17:06 WIB

IHSG Ditutup Datar di Sesi I, Peluang Rebound Masih Ada

IHSG Ditutup Datar di Sesi I, Peluang Rebound Masih Ada

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:04 WIB

IHSG Melaju ke 7.484 Pagi ini, Tapi Dibayangi Aksi Jual Asing

IHSG Melaju ke 7.484 Pagi ini, Tapi Dibayangi Aksi Jual Asing

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 09:14 WIB

Terkini

Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot

Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:35 WIB

Airlangga Soroti Sepinya IPO Pasar Saham RI di Q1 2026, Ini Penyebabnya

Airlangga Soroti Sepinya IPO Pasar Saham RI di Q1 2026, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:30 WIB

Kemendag Siapkan Karpet Merah Regulasi KBLI 2025, Busan: Agar Dunia Usaha Makin Adaptif!

Kemendag Siapkan Karpet Merah Regulasi KBLI 2025, Busan: Agar Dunia Usaha Makin Adaptif!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:23 WIB

Rel KRL dan Kereta Jarak Jauh di Bekasi Harus Dipisah

Rel KRL dan Kereta Jarak Jauh di Bekasi Harus Dipisah

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:13 WIB

UEA Keluar OPEC, Siap Gelontorkan Pasokan Minyak ke Pasar Dunia Tanpa Kuota!

UEA Keluar OPEC, Siap Gelontorkan Pasokan Minyak ke Pasar Dunia Tanpa Kuota!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:08 WIB

Bukukan Pendapatan Rp2,3 triliun, AVIA Catat Pertumbuhan 16,8 Persen

Bukukan Pendapatan Rp2,3 triliun, AVIA Catat Pertumbuhan 16,8 Persen

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:03 WIB

Tak Cuma Motor Listrik, Menperin Buka Opsi Adanya Subsidi Mobil Listrik

Tak Cuma Motor Listrik, Menperin Buka Opsi Adanya Subsidi Mobil Listrik

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:02 WIB

Menperin Bocorkan Nasib Subsidi Motor Listrik Rp 5 Juta dari Menkeu Purbaya

Menperin Bocorkan Nasib Subsidi Motor Listrik Rp 5 Juta dari Menkeu Purbaya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 11:52 WIB

Bukalapak Lapor: Kuartal I 2026 Rugi Rp425 Miliar dan PHK 5 Karyawan

Bukalapak Lapor: Kuartal I 2026 Rugi Rp425 Miliar dan PHK 5 Karyawan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 11:35 WIB

Profil Ildong Pharmaceutical, Perusahaan Obat Raksasa Asal Korea Selatan

Profil Ildong Pharmaceutical, Perusahaan Obat Raksasa Asal Korea Selatan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 11:31 WIB