IHSG Tergelincir ke 7.389, Konflik Perang Iran-AS Bikin Investor Waspada

Achmad Fauzi

Rabu, 11 Maret 2026 | 17:06 WIB
IHSG Tergelincir ke 7.389, Konflik Perang Iran-AS Bikin Investor Waspada
Pekerja beraktivitas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (21/2/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • IHSG ditutup melemah 0,69% ke level 7.389 pada Rabu, 11 Maret 2026, dipicu ketidakpastian global dan mendekatnya libur Lebaran.
  • Pelemahan rupiah menjadi Rp16.886 per dolar AS akibat konflik geopolitik Timur Tengah dan kekhawatiran ekonomi domestik.
  • Sektor *basic material* terkoreksi terdalam, sementara investor cenderung melakukan transaksi jual beli jangka pendek pada periode ini.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Rabu, 11 Maret 2026. Tekanan pasar dipicu meningkatnya ketidakpastian global, terutama terkait konflik di Timur Tengah.

Berdasarkan data penutupan perdagangan, IHSG terkoreksi 0,69 persen ke level 7.389. Padahal pada sesi pertama, indeks sempat bergerak di zona hijau sebelum akhirnya berbalik melemah sepanjang sesi kedua.

Mengutip riset Phintraco Sekuritas, pelaku pasar cenderung melakukan transaksi jangka pendek di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Kondisi tersebut juga diperparah dengan mendekatnya periode libur panjang Lebaran yang akan dimulai pada pertengahan pekan depan.

"Investor cenderung melakukan trading jangka pendek di tengah meningkatnya ketidakpastian terkait konflik AS/Israel-Iran serta menjelang libur panjang Lebaran yang dimulai pada pertengahan pekan depan," tulis riset Phintraco Sekuritas.

Pekerja beraktivitas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (30/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pekerja beraktivitas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (30/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dari sisi sektoral, sektor basic material mencatatkan koreksi paling dalam pada perdagangan hari ini. Sementara itu, sektor teknologi justru menjadi sektor dengan penguatan terbesar.

Di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah juga turut melemah dan ditutup di level Rp16.886 per dolar AS. Pelemahan ini dipicu konflik geopolitik di Timur Tengah yang masih berlangsung, serta kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi domestik seperti potensi kenaikan inflasi dan pelebaran defisit APBN.

Secara teknikal, indikator Stochastic RSI dan MACD masih menunjukkan kecenderungan melemah. IHSG bahkan sempat menguat hingga menyentuh level 7.527, sebelum akhirnya berbalik turun dan ditutup di zona merah.

Analis memperkirakan IHSG masih berpotensi melanjutkan pelemahan dalam jangka pendek dengan menguji area 7.300 hingga 7.350.

Adapun untuk level teknikal berikutnya, resistance berada di kisaran 7.500, dengan pivot di level 7.400 dan support di level 7.300.

baca juga

Sentimen global juga masih membayangi pergerakan pasar. Indeks saham di bursa Asia ditutup bervariasi pada perdagangan Rabu seiring investor mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah.

Di sisi lain, mayoritas indeks di bursa Eropa dibuka melemah, seiring meningkatnya intensitas operasi militer di kawasan tersebut. Indeks futures di Wall Street juga terpantau bergerak di zona merah.

Dilaporkan bahwa tiga kapal di lepas pantai Iran terkena proyektil di sekitar Selat Hormuz pada Rabu (11/3). Jalur pelayaran strategis tersebut bahkan disebut hampir terhenti sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada 28 Februari 2026.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan hari ini, sebanyak 29,37 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 15,68 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,80 juta kali.

Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 335 saham bergerak naik, sedangkan 383 saham mengalami penurunan, dan 240 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, UANG, NETV, ALKA, DEFI, AGAR, KUAS, PTMP, GRPH, APIC, NICK, CBRE, SKBM, TIFA, SEMA.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, INPC, TCID, INDS, FITT, DWGL, MLPT, ICON, KARW, CANI, UDNG, NZIA, LUCY, OMRE.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), Ini Daftar Pemegang Sahamnya

Profil PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), Ini Daftar Pemegang Sahamnya

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 16:11 WIB

Harga Saham TOBA Menguat Pada Sesi I IHSG, Ini Penyebabnya

Harga Saham TOBA Menguat Pada Sesi I IHSG, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:05 WIB

IHSG Ditutup Datar di Sesi I, Peluang Rebound Masih Ada

IHSG Ditutup Datar di Sesi I, Peluang Rebound Masih Ada

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:04 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×