- Saham BBRI dinilai kompetitif dengan PBV 2026 diproyeksi 1,6 kali, diskon 19% dari rata-rata industri perbankan.
- Samuel Sekuritas memproyeksikan laba bersih BBRI Kuartal I-2026 mencapai Rp14,4 triliun didorong efisiensi.
- Analis memberikan rekomendasi Beli saham BBRI dengan target harga Rp4.400 per lembar.
Suara.com - Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dinilai tengah berada dalam posisi harga yang sangat kompetitif atau "diskon" besar.
Analis melihat adanya peluang kuat bagi pasar untuk melakukan penilaian ulang terhadap nilai perusahaan (re-rating) dalam waktu dekat.
Berdasarkan riset dari analis Samuel Sekuritas Indonesia, Prasetya Gunadi dan Ahnaf Yassar, yang dirilis pada Senin (16/3/2026), BBRI saat ini diperdagangkan dengan valuasi yang cukup murah.
Proyeksi Price to Book Value (PBV) BBRI untuk tahun 2026 berada di level 1,6 kali. Angka ini mencerminkan diskon sebesar 19% jika dibandingkan dengan rata-rata PBV industri perbankan yang menyentuh 2,1 kali.
Samuel Sekuritas meyakini BBRI layak mendapatkan kenaikan peringkat valuasi hingga ke level PBV 2 kali, mengingat kemampuan bank dalam menjaga tingkat pengembalian ekuitas (Return on Equity/ROE) secara konsisten di angka belasan persen tinggi.
Meskipun kondisi pasar dinamis, manajemen BBRI telah menetapkan panduan kinerja yang optimis namun tetap terukur untuk tahun ini:
- Pertumbuhan Kredit: Dipatok pada kisaran 7-9% (lebih rendah dari capaian 12,3% pada tahun 2025).
- Margin Bunga Bersih (NIM): Ditargetkan stabil pada angka 7,4-7,8%.
- Biaya Risiko (Credit Cost): Diprediksi membaik ke level 2,9-3,2%, turun dari realisasi 3,3% pada tahun sebelumnya.
Analis mencatat ada beberapa risiko jangka pendek seperti potensi kenaikan premi asuransi KUR yang menekan margin.
Namun, hal ini diprediksi akan terkompensasi oleh efisiensi biaya dana, penguatan rasio dana murah (CASA), serta proses penyehatan kualitas aset yang terus berjalan.
Estimasi Laba Kuartalan
Baca Juga: Mudahnya Top-up BRIZZI saat Mudik, Perjalanan Jadi Nyaman
Samuel Sekuritas memproyeksikan kinerja BBRI pada Kuartal I-2026 (1Q26) akan tetap solid:
Laba Bersih 1Q26: Diperkirakan mencapai Rp14,4 triliun.
Pertumbuhan: Angka ini tumbuh 4,2% secara tahunan (year-on-year), meski sedikit terkoreksi 6,7% jika dibandingkan kuartal sebelumnya (quarter-on-quarter).
Faktor Pendukung: Penurunan biaya kredit dan peningkatan pendapatan operasional non-bunga menjadi mesin penggerak utama.
Sebagai informasi tambahan, BBRI menutup tahun buku 2025 dengan total laba bersih sebesar Rp56,7 triliun. Capaian ini dinilai sangat presisi dengan ekspektasi analis dan konsensus pasar.
Mempertimbangkan ketahanan model bisnis, ekspansi ekosistem berbasis transaksi, serta perbaikan kualitas aset di seluruh lini, Samuel Sekuritas memberikan rekomendasi berikut: