Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.345

Awas, Ada Potensi Lonjakan Harga Barang Pokok Sehabis Lebaran

Liberty Jemadu | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:31 WIB
Awas, Ada Potensi Lonjakan Harga Barang Pokok Sehabis Lebaran
Fase pasca Lebaran kerap menjadi momen rawan kenaikan harga barang pokok karena adanya gangguan distribusi akibat aktivitas mudik para pedagang.. [Kontributor Suarajogja.id/Julianto]
  • DPP IKAPPI memprediksi lonjakan harga bahan pokok terjadi antara H+3 hingga H+7 Idul Fitri karena gangguan distribusi pasca-mudik.
  • Gangguan rantai pasok timbul sebab banyak pedagang belum kembali beraktivitas setelah melakukan arus balik Lebaran.
  • Mendag mengklaim harga kebutuhan pokok tetap stabil saat jelang Lebaran, dipantau melalui Sistem Pemantauan Pasar Nasional (SP2KP).

Suara.com - Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mengingatkan adanya potensi lonjakan harga bahan pokok setelah Hari Raya Idul Fitri. Kenaikan ini diprediksi terjadi pada periode H+3 hingga H+7 Lebaran.

Sekretaris Jenderal DPP IKAPPI Reynaldy Sarijowan mengungkapkan, fase pasca Lebaran kerap menjadi momen rawan karena adanya gangguan distribusi akibat aktivitas mudik para pedagang.

"Walau pun begitu IKAPPI tetap mengingatkan kepada pemerintah di fase ketiga Ramadhan atau pasca Idul fitri yaitu tepatnya H+3 sampai dengan H+7 akan ada kenaikan harga pangan," ujar Reynaldi kepada wartawan, Kamis (19/3/2026).

Ia menjelaskan, kenaikan harga tersebut dipicu oleh terganggunya rantai pasok di pasar tradisional. Banyak pedagang yang belum kembali beraktivitas karena masih dalam perjalanan arus balik usai mudik Lebaran.

"Itu yang harus di antisipasi dikarenakan pedagang pasar yang melakukan arus balik dari mudik agar rantai pasok tetap terjaga di tiap pasar di seluruh tanah air," kata Reynaldi.

Menurut dia, kondisi ini berpotensi menyebabkan pasokan barang di pasar berkurang sementara permintaan masyarakat masih relatif tinggi, terutama untuk kebutuhan pasca Lebaran.

Situasi tersebut dinilai dapat memicu kenaikan harga secara cepat jika tidak diantisipasi dengan baik oleh pemerintah dan para pemangku kepentingan.

IKAPPI pun meminta pemerintah untuk memastikan kelancaran distribusi bahan pangan, termasuk dengan menjaga ketersediaan stok di berbagai daerah selama periode arus balik Lebaran.

Selain itu, koordinasi dengan pelaku usaha dan distributor juga dinilai penting agar proses pengiriman barang tetap berjalan meski terjadi mobilitas tinggi masyarakat.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso alias Busan mengklaim harga sejumlah kebutuhan pokok tetap stabil meski sebagian pedagang mulai mudik menjelang Lebaran. Pemerintah menilai kepulangan pedagang tidak mengganggu pasokan maupun harga bahan pangan di pasar.

Hal itu disampaikan Budi usai melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Rawasari, Jakarta, Senin (16/3/2026). Ia mengatakan kondisi pasar masih relatif normal meskipun jumlah pedagang tidak sebanyak hari-hari biasa.

"Ya tapi ada yang mudik tapi ternyata harganya masih stabil. Artinya tidak terganggu ya dengan kepulangan. Jadi tetap harga normal, pasokan ada," kata Budi kepada wartawan di lokasi.

Menurutnya, dari hasil pengecekan di pasar, harga berbagai komoditas pangan masih berada pada kisaran yang stabil. Beberapa di antaranya seperti ayam, cabai, bawang merah hingga minyak goreng.

"Nah, tadi teman-teman lihat ya, banyak yang harganya masih stabil. Seperti ayam ya, kemudian bawang merah, cabai, minyak kita juga relatif stabil," jelasnya.

Ia juga melihat aktivitas masyarakat berbelanja kebutuhan pokok menjelang Lebaran masih cukup ramai meski ada pedagang yang sudah mulai pulang ke kampung halaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:45 WIB

Minyakita Sulit Didapat dan Mahal, Pedagang Kritik Distribusi Bulog

Minyakita Sulit Didapat dan Mahal, Pedagang Kritik Distribusi Bulog

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:31 WIB

Misteri Hilangnya Minyakita di Pasar: Stok Gaib, Harga Bisa Tembus Rp40 Ribu!

Misteri Hilangnya Minyakita di Pasar: Stok Gaib, Harga Bisa Tembus Rp40 Ribu!

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 14:41 WIB

Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen

Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:21 WIB

Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%

Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:10 WIB

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:48 WIB

Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng

Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng

News | Sabtu, 11 April 2026 | 11:05 WIB

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:05 WIB

Meski Mudik 2026 Lebih Lancar, DPR Masih Temukan Masalah di Pelabuhan dan Rest Area Tol

Meski Mudik 2026 Lebih Lancar, DPR Masih Temukan Masalah di Pelabuhan dan Rest Area Tol

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:27 WIB

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:55 WIB

Terkini

SIG Tuntaskan Proyek Rp 1,4 Triliun di Tuban

SIG Tuntaskan Proyek Rp 1,4 Triliun di Tuban

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 08:43 WIB

Pemerintah Kasih Kode Harga BBM RON 92 Bisa Naik, Apa Dampaknya?

Pemerintah Kasih Kode Harga BBM RON 92 Bisa Naik, Apa Dampaknya?

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 08:16 WIB

KB Bank Kantongi Laba Operasional Positif Rp9 Miliar pada Kuartal I-2026

KB Bank Kantongi Laba Operasional Positif Rp9 Miliar pada Kuartal I-2026

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 08:05 WIB

IHSG Berpotensi Technical Rebound di Tengah Rekor Tertinggi Wall Street

IHSG Berpotensi Technical Rebound di Tengah Rekor Tertinggi Wall Street

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 08:02 WIB

Emas Stabil Hari Ini, Saatnya Investasi atau Menunggu? Cek Harga Terbarunya

Emas Stabil Hari Ini, Saatnya Investasi atau Menunggu? Cek Harga Terbarunya

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:55 WIB

Harga Minyak Dunia Sulit Turun di Tengah Upaya Damai Iran dan AS

Harga Minyak Dunia Sulit Turun di Tengah Upaya Damai Iran dan AS

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:43 WIB

Harga Emas Batangan Bisa Tembus Rp 3,3 Juta Hingga Kuartal II-2026

Harga Emas Batangan Bisa Tembus Rp 3,3 Juta Hingga Kuartal II-2026

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:40 WIB

PHK Massal di IHT Bisa Terjadi Gegara Kebijakan Ini

PHK Massal di IHT Bisa Terjadi Gegara Kebijakan Ini

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:33 WIB

Pemerintah Dorong Pengusaha Terlibat Industri Hiilirisasi Kelapa

Pemerintah Dorong Pengusaha Terlibat Industri Hiilirisasi Kelapa

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:33 WIB

Filosofi 'Nrimo ing Pandum', Rahasia di Balik Eksistensi Mi Ayam TPMC Bantul Selama 30 Tahun

Filosofi 'Nrimo ing Pandum', Rahasia di Balik Eksistensi Mi Ayam TPMC Bantul Selama 30 Tahun

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:31 WIB