Petani Milenial di Pulau Obi Panen 8,3 Ton Padi per Hektare

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 18 September 2026 | 12:30 WIB
Petani Milenial di Pulau Obi Panen 8,3 Ton Padi per Hektare
Kelompok Tani binaan Harita Nickel bersama Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan menggelar Panen Raya Padi di Desa Buton, Kecamatan Obi. (Dok: Harita Nickel)

Suara.com - Kelompok Tani Milenial Sinergi Pembangunan Negeri di Desa Buton, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, menggelar panen perdana padi pada Senin (7/9/2026). Dari lahan seluas 12,5 hektare, produktivitas panen mencapai sedikitnya 8,3 ton per hektare berdasarkan hasil ubinan tim pendamping. Panen tersebut merupakan hasil kolaborasi kelompok tani bersama Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dan dunia usaha.

“Alhamdulillah, kita bisa panen sekarang. Dengan berkat dari pemerintah kabupaten, bersama perusahaan Harita Nickel, mereka selalu mendampingi kami. Akhirnya sekarang kami masih bisa panen,” kata Ketua Kelompok Tani Milenial Sinergi Pembangunan Negeri, Ruslan Kasman.

Hasil panen tersebut tidak diperoleh dengan mudah. Beberapa hari setelah penanaman pertama, hujan deras membuat lahan pertanian mereka terendam banjir. Tanaman padi yang baru tumbuh pun mati sehingga para petani harus kembali menanam dari awal.

“Awal kemarin penanaman, pas penanaman sekitar tiga hari atau empat hari, tiba-tiba hujan besar, terus lahan kita sudah terendam banjir,” ujar Ruslan.

Setelah penanaman kembali, tantangan berikutnya datang ketika hujan tidak turun selama sekitar dua bulan. Kondisi tersebut membuat ketersediaan air menjadi persoalan bagi tanaman yang sedang tumbuh.

Untuk menjaga sawah tetap terairi, pemerintah daerah membantu menyediakan dua unit pompa air. Para petani juga melakukan berbagai upaya di lapangan untuk mengatur aliran air agar kebutuhan tanaman tetap terpenuhi hingga masa panen.

Bagi Ruslan dan anggota kelompoknya, rangkaian kondisi tersebut sempat membuat mereka kecewa. Namun, mereka memilih melanjutkan budidaya hingga akhirnya dapat memanen hasilnya.

Ruslan berharap pendampingan dari pemerintah kabupaten dan Harita Nickel dapat terus berlanjut agar kelompok tani yang baru berkembang tersebut semakin mampu mengelola pertanian secara mandiri.

“Saya berharap kepada pemerintah kabupaten, bersama dari pihak Harita Nickel, jangan pernah bosan-bosan untuk melihat kami atau mendampingi kami ke depan nanti. Karena kita, kelompok petani milenial, ini kan ibarat jagung yang baru tumbuh,” kata Ruslan.

baca juga

Bagi Ketua Komunitas Perintis Kedaulatan Pangan Pulau Obi (Pelangi), Darwan Aduhasan, pengalaman para petani milenial di Desa Buton menunjukkan bahwa pertanian memiliki ruang untuk terus berkembang di Pulau Obi.

Darwan juga ingin mengubah pandangan bahwa profesi petani identik dengan keterbatasan ekonomi. Menurut dia, petani di Pulau Obi memiliki peluang untuk membangun masa depan melalui sektor pertanian, sekaligus memastikan ketersediaan pangan bagi generasi berikutnya.

“Kami meyakini bahwa petani itu bukan seperti yang banyak orang pikir bahwa petani itu miskin, Pak. Tapi kita ini petani yang memiliki masa depan yang akan datang. Dan hari ini kita petani bukan cuma untuk kita, Pak, bukan hanya untuk kaum tua, tetapi untuk generasi yang akan datang, bahkan sampai untuk anak cucu kita,” tandasnya.

Dari sisi pemerintah daerah, panen perdana tersebut menunjukkan hasil dari kolaborasi antara petani, pemerintah, dan pihak swasta. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Halmahera Selatan Suryatmi Aldjokja menyampaikan apresiasi kepada Harita Nickel yang terus mendampingi petani di lapangan.

“Untuk perusahaan dalam hal ini Harita Nickel, terima kasih kami ucapkan yang masih terus dan setia mendampingi para petani kita di lapangan dalam program-program CSR-nya, dan kami berharap kolaborasi dan sinergitas ini tetap berlangsung sampai petani-petani kita ini mungkin merasa peningkatan ekonominya itu benar-benar meningkat,” kata Suryatmi.

Pengembangan pertanian di Desa Buton merupakan bagian dari Sentra Ketahanan Pangan Obi (SENTANI), program pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi Harita Nickel untuk mendukung penguatan ketahanan pangan dan kapasitas ekonomi masyarakat di Pulau Obi.

Selain Kelompok Tani Milenial Sinergi Pembangunan Negeri, SENTANI menaungi Kelompok Tani Ake Moriri dan Kelompok Tani Putih Putih. Secara kumulatif, ketiga kelompok tersebut mengelola sekitar 30 hektare sawah.

Melalui program tersebut, pendampingan dilakukan mulai dari bimbingan teknis budidaya dan penyediaan sarana produksi pertanian hingga penguatan kelembagaan dan akses pasar. Hasil pertanian juga diarahkan untuk memiliki pasar yang lebih luas dengan melibatkan BUMDes sebagai penyerap produk petani, termasuk untuk memenuhi kebutuhan pangan Harita Nickel.

Kegiatan panen raya. (Dok: Harita Nickel)
Kegiatan panen raya. (Dok: Harita Nickel)

Panen perdana ini menjadi pijakan bagi para petani milenial di Desa Buton untuk melanjutkan musim tanam berikutnya. Setelah melewati banjir, menanam kembali, dan menghadapi periode tanpa hujan, hasil panen tersebut menunjukkan apa yang dapat dicapai ketika petani, pemerintah daerah, dan pihak swasta bekerja bersama mengembangkan pertanian di Pulau Obi. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wagub Malut Apresiasi Dukungan Harita Nickel Untuk Perkuat Ekonomi Nelayan Obi

Wagub Malut Apresiasi Dukungan Harita Nickel Untuk Perkuat Ekonomi Nelayan Obi

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 19:30 WIB

Profil Harita Nickel (NCKL): Pemilik, Kinerja Perusahaan dan Saham

Profil Harita Nickel (NCKL): Pemilik, Kinerja Perusahaan dan Saham

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Harita Nickel Dukung Pemkab Halsel Perkuat Akses Air Bersih di Desa Kawasi

Harita Nickel Dukung Pemkab Halsel Perkuat Akses Air Bersih di Desa Kawasi

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:18 WIB

Pendapatan Harita Nickel (NCKL) Naik 21,2 Persen di Semester I 2026

Pendapatan Harita Nickel (NCKL) Naik 21,2 Persen di Semester I 2026

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:56 WIB

Harita Nickel Kembangkan Pendekatan Pengelolaan Tailing Sesuai Karakteristik Indonesia

Harita Nickel Kembangkan Pendekatan Pengelolaan Tailing Sesuai Karakteristik Indonesia

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:28 WIB

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:15 WIB

Terkini

Honor MagicOS 11 Resmi Hadir: Usung Liquid Glass, AI Agentik, dan Storage Space 2.0

Honor MagicOS 11 Resmi Hadir: Usung Liquid Glass, AI Agentik, dan Storage Space 2.0

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 12:30 WIB

5 Bahaya Membiarkan Bunga Es Kulkas Menumpuk Terlalu Tebal, Tak Cuma Bikin Boros Listrik

5 Bahaya Membiarkan Bunga Es Kulkas Menumpuk Terlalu Tebal, Tak Cuma Bikin Boros Listrik

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 12:28 WIB

Eskalasi Konflik Houthi Berisiko Hambat Pasokan Energi Global, Indonesia Bisa Ikut Terancam

Eskalasi Konflik Houthi Berisiko Hambat Pasokan Energi Global, Indonesia Bisa Ikut Terancam

News | Jum'at, 18 September 2026 | 12:16 WIB

Penjualan Mobil Daihatsu Tembus 97 Ribu Unit Periode Januari - Agustus

Penjualan Mobil Daihatsu Tembus 97 Ribu Unit Periode Januari - Agustus

Otomotif | Jum'at, 18 September 2026 | 12:14 WIB

6 Shio Paling Kreatif yang Cocok Kerja di Industri Media dan Konten

6 Shio Paling Kreatif yang Cocok Kerja di Industri Media dan Konten

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 12:12 WIB

7 HP Murah Layar Curved, Mulai Rp2 Jutaan di September 2026

7 HP Murah Layar Curved, Mulai Rp2 Jutaan di September 2026

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 12:08 WIB

Terseret Kasus Rita Widyasari, Bebizie Kembalikan Duit Nyaris Rp1 Miliar ke KPK

Terseret Kasus Rita Widyasari, Bebizie Kembalikan Duit Nyaris Rp1 Miliar ke KPK

News | Jum'at, 18 September 2026 | 12:05 WIB

Apa Bedanya Vasektomi dan Tubektomi? Ini Perbedaan yang Perlu Diketahui

Apa Bedanya Vasektomi dan Tubektomi? Ini Perbedaan yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 12:02 WIB

Punya Hutan Jutaan Hektare, Perhutani Mulai Hitung Potensi Cuan dari Karbon

Punya Hutan Jutaan Hektare, Perhutani Mulai Hitung Potensi Cuan dari Karbon

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 12:02 WIB

Review Arab Maklum 3: Drama Keluarga yang Mengocok Perut

Review Arab Maklum 3: Drama Keluarga yang Mengocok Perut

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 12:00 WIB

×