- Harga minyak dunia melonjak dipicu ancaman Iran menutup Selat Hormuz sebagai respons ultimatum AS.
- Minyak Brent naik menjadi USD 114,09 per barel, Goldman Sachs prediksi harga tinggi bertahan hingga 2027.
- Konflik mengganggu pasokan global; harga bensin AS naik signifikan, diperkirakan menembus USD 4 per galon.
Tekanan juga terlihat di pasar keuangan. Kontrak berjangka saham AS dibuka melemah pada Minggu.
Kontrak berjangka Dow Jones turun 0,6 persen atau 237 poin. Sementara kontrak berjangka S&P 500 terkoreksi 0,6 persen dan Nasdaq melemah 0,8 persen.