Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Liberty Jemadu | Suara.com

Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:16 WIB
Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran
Amerika Serikat pada Jumat (20/3/2026) mengumumkan pencabutan sanksi untuk minyak mentah Iran. Foto: Ilustrasi kapal tanker pembawa minyak. [ANTARA/HO-PIS].
  • Kementerian Keuangan AS pada 20 Maret 2026 mencabut sanksi minyak mentah Iran guna mengatasi krisis energi global.
  • Kebijakan ini memungkinkan minyak Iran yang terangkut sebelum tanggal tersebut dijual hingga batas waktu 10 April mendatang.
  • Langkah ini bertujuan menyuntikkan 140 juta barel minyak ke pasar untuk menurunkan harga dunia yang melonjak akibat konflik.

Suara.com - Kementerian Keuangan Amerika Serikat pada Jumat (20/3/2026) mengumumkan pencabutan sanksi untuk minyak mentah Iran yang sudah diangkut di dalam kapal-kapal tanker. Pencabutan sanksi ini adalah upaya AS untuk meringankan krisis energi akibat perang di Timur Tengah yang berlangsung sejak 28 Februari lalu.

Dengan keputusan itu maka semua minyak Iran yang diangkut ke kapal tanker sejak sebelum 20 Maret boleh dijual dan tentu saja menjadi pendapatan untuk Teheran. Kebijakan ini berlaku hingga 10 April mendatang.

Sebelumnya AS juga mencabut sanksi terhadap minyak Rusia dan mengizinkan negara seperti India untuk membeli minyak dari Vladimir Putin, yang sebelumnya dikenai sanksi terkait Perang Ukraina.

"Saat ini minyak Iran ditimbun oleh China dengan harga murah," kata Menteri Keuangan AS Scott Besent.

"Dengan membuka kunci pasokan yang ada ini ke dunia, AS bisa dengan cepat mengguyur 140 juta barel minyak ke pasar global sehingga bisa mengurangi tekanan ke pasar energi dunia," lanjut dia.

Harga minyak dunia saat ini melonjak ke di atas 100 dolar AS per barel dan memicu krisis energi di dunia. Penyebabnya adalah ditutupnya Selat Hormuz oleh Iran sejak wilayahnya diserang Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu.

Selat Hormuz sangat vital untuk pasokan energi dunia. Sekitar 20 persen minyak dan lebih dari seperempat pasokan gas dunia diekspor melalui selat sempit tersebut.

Sementara itu Teheran mengatakan bahwa pihaknya tak memiliki pasokan minyak berlebih untuk pasar internasional.

"Saat ini Iran tak memiliki minyak mentah berlebih di perairam untuk memasok pasar internasional dan pertanyaan menteri keuangan AS hanya memberikan harapan kosong pada pembeli," jelas Menteri Perminyakan Iran Sama Ghoddoosi di X.

Harga minyak dunia pada Jumat kemarin masih berada di atas 100 dolar AS per barel, dengan Brent berada di kisaran 112 dolar AS per barel dan WTI yang biasanya lebih murah dijual di angka 98,32 dolar AS per barel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Mengejutkan: Mayoritas Warga AS Nilai Perang Iran Lebih Untungkan Israel

Survei Mengejutkan: Mayoritas Warga AS Nilai Perang Iran Lebih Untungkan Israel

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:58 WIB

FIFA Terus Didesak Pindahkan Laga Iran di Piala Dunia 2026 ke Meksiko

FIFA Terus Didesak Pindahkan Laga Iran di Piala Dunia 2026 ke Meksiko

Bola | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:38 WIB

Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran

Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:39 WIB

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:38 WIB

Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi dengan AS, Negara yang Bantu Serangan Akan Dianggap Musuh

Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi dengan AS, Negara yang Bantu Serangan Akan Dianggap Musuh

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:24 WIB

Terkini

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:42 WIB

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:32 WIB

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19 WIB