Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh Kuat, Ini Pendorongnya

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Senin, 23 Maret 2026 | 15:51 WIB
Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh Kuat, Ini Pendorongnya
Ilustrasi rupiah. [Suara.com]
baca 10 detik
  • Gubernur BI Perry Warjiyo mengonfirmasi pertumbuhan uang beredar terjaga, didorong kebijakan likuiditas moneter efektif.
  • Uang primer (M0) Februari 2026 tumbuh 13,3% yoy, dipicu kebutuhan uang kartal Ramadan dan Idulfitri.
  • Uang beredar luas (M2) Januari 2026 naik menjadi 10,0% yoy akibat ekspansi kredit dan tagihan pemerintah.

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, memastikan pertumbuhan jumlah uang beredar tetap terjaga sejalan dengan kebijakan Bank Indonesia yang mendorong efektivitas ekspansi likuiditas moneter.

Dalam keterangannya, Perry menyampaikan bahwa uang primer (M0) pada Februari 2026 tumbuh sebesar 13,3 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), meningkat dibandingkan Januari 2026 yang tercatat 11,0 persen (yoy).

Kenaikan tersebut terutama didorong oleh meningkatnya kebutuhan uang kartal menjelang periode Ramadan dan Idulfitri.

“Pertumbuhan M0 dipengaruhi oleh meningkatnya uang kartal, seiring kebutuhan masyarakat pada momen musiman keagamaan,” ujar Perry dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (23/3/2026).

Dari sisi faktor pendorong, peningkatan M0 pada Februari 2026 juga didukung oleh ekspansi fiskal pemerintah serta strategi operasi moneter Bank Indonesia yang akomodatif.

Sementara itu, uang beredar dalam arti luas (M2) juga menunjukkan tren peningkatan. Pada Januari 2026, M2 tumbuh 10,0 persen (yoy), naik dari 9,6 persen (yoy) pada Desember 2025.

Gubernur BI Perry Warjiyo pada Oktober 2025 mengatakan BI masih memiliki ruang untuk memangkas suku bunga acuan. [Antara/Asprilla Dwi Adha]
Gubernur BI Perry Warjiyo. [Antara/Asprilla Dwi Adha]

Pertumbuhan ini dipengaruhi oleh meningkatnya tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat serta penyaluran kredit yang semakin ekspansif.

Ke depan, Bank Indonesia menegaskan akan terus menjaga pertumbuhan uang beredar melalui sinergi kebijakan bersama pemerintah guna menopang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Di sisi lain, stabilitas sistem pembayaran nasional tetap terjaga. Hal ini didukung oleh infrastruktur yang andal serta struktur industri yang sehat.

baca juga

Kinerja infrastruktur tercermin dari kelancaran Sistem Pembayaran Bank Indonesia (SPBI) dan sistem pembayaran industri, serta kecukupan pasokan uang tunai dalam jumlah dan kualitas yang memadai sepanjang Februari 2026.

Struktur industri yang solid juga terlihat dari semakin kuatnya interkoneksi antar pelaku sistem pembayaran, yang diiringi dengan perluasan ekosistem ekonomi dan keuangan digital.

Bank Indonesia menegaskan akan terus memperkuat industri sistem pembayaran, khususnya dalam aspek manajemen risiko dan keandalan teknologi.

Upaya ini sejalan dengan implementasi Peraturan Bank Indonesia Nomor 10 Tahun 2025 tentang Pengaturan Industri Sistem Pembayaran yang menjadi landasan penguatan sektor tersebut.

“Sinergi kebijakan akan terus diperkuat untuk menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cadangan Devisa Mengkerut untuk Stabilkan Rupiah

Cadangan Devisa Mengkerut untuk Stabilkan Rupiah

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 12:34 WIB

Daftar Lokasi Tukar Uang Baru di Pekanbaru Lewat Kas Keliling BI

Daftar Lokasi Tukar Uang Baru di Pekanbaru Lewat Kas Keliling BI

Lifestyle | Kamis, 05 Maret 2026 | 10:27 WIB

Fitch Pangkas Outlook Utang RI Jadi Negatif, Bos BI Pasang Badan

Fitch Pangkas Outlook Utang RI Jadi Negatif, Bos BI Pasang Badan

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 09:50 WIB

Lebaran 2026 Makin Praktis Pakai THR Digital Bank Indonesia, Begini Cara Mainnya

Lebaran 2026 Makin Praktis Pakai THR Digital Bank Indonesia, Begini Cara Mainnya

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 16:35 WIB

Rupiah Terus Anjlok, BI: Masih Relatif Lebih Baik

Rupiah Terus Anjlok, BI: Masih Relatif Lebih Baik

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 11:11 WIB

Intervensi BI Manjur, Rupiah Berhasil 'Rebound' Tipis ke Rp16.861

Intervensi BI Manjur, Rupiah Berhasil 'Rebound' Tipis ke Rp16.861

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 09:28 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB