Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

IHSG Rawan Terkoreksi, Cek Saham yang Cuan setelah Liburan Panjang Berakhir

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Rabu, 25 Maret 2026 | 07:23 WIB
IHSG Rawan Terkoreksi, Cek Saham yang Cuan setelah Liburan Panjang Berakhir
Ilustrasi IHSG. [Antara]
  • IHSG diprediksi tertekan jangka pendek karena sentimen global dan level teknikal penting sedang diamati.
  • Analis MNC Sekuritas menetapkan support IHSG di 7.058 dan resistance di 7.166 akibat geopolitik Timur Tengah.
  • Analis BRI Danareksa memproyeksikan IHSG bergerak *sideways* antara support psikologis 7.000 dan resistance 7.200.

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih dibayangi tekanan dalam jangka pendek. Sejumlah analis menilai indeks berada di area krusial, dengan potensi koreksi yang dipengaruhi sentimen global dan level teknikal penting.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, mengatakan IHSG berpeluang bergerak terkoreksi dengan level support di 7.058 dan resistance di 7.166. Menurutnya, pelaku pasar saat ini masih mencermati perkembangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, serta dinamika harga komoditas global.

“Investor masih memperhatikan perkembangan di Timur Tengah dan juga pergerakan harga minyak mentah serta emas yang turut memengaruhi arah pasar,” ujarnya saat dihubungi Suara.com, Rabu (25/3/2026).

Herditya juga merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dicermati investor, di antaranya BBYB, EXCL, dan MBMA, seiring dengan peluang pergerakan jangka pendek di tengah volatilitas pasar.

Senada, analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza, menilai IHSG kini berada di zona penentuan arah. Secara teknikal, level 7.000 disebut sebagai batas psikologis penting yang akan menjadi penopang utama indeks.

Support IHSG berada di level 7.000, yang juga merupakan batas psikologis penting bagi pelaku pasar. Sementara resistance berada di kisaran 7.100 hingga 7.200,” jelasnya.

Ia menambahkan, selama IHSG belum mampu menembus level 7.200, ruang penguatan indeks cenderung terbatas. Sebaliknya, apabila indeks turun menembus level 7.000, tekanan bearish berpotensi berlanjut.

Dengan kondisi tersebut, Reza memperkirakan IHSG masih akan bergerak dalam rentang terbatas (sideways), dengan kisaran support di 7.000 dan resistance di area 7.100–7.200.

Pelaku pasar pun disarankan tetap mencermati sentimen global dan menjaga kehati-hatian dalam mengambil keputusan investasi, di tengah ketidakpastian yang masih membayangi pasar saham.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasar Global Berdarah, Bursa Saham Israel Justru Menguat Sendirian

Pasar Global Berdarah, Bursa Saham Israel Justru Menguat Sendirian

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 15:54 WIB

Emiten AVIA Raih Peringkat A+ dalam Studi Laporan Keberlanjutan Perusahaan Publik

Emiten AVIA Raih Peringkat A+ dalam Studi Laporan Keberlanjutan Perusahaan Publik

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 13:50 WIB

IHSG Menguat 0,53% di Sesi I, Tapi Banyak Saham Merah

IHSG Menguat 0,53% di Sesi I, Tapi Banyak Saham Merah

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 13:19 WIB

IHSG Dibuka Berbalik Menguat ke 7.398, Tapi Ancaman Koreksi Masih Mengintai

IHSG Dibuka Berbalik Menguat ke 7.398, Tapi Ancaman Koreksi Masih Mengintai

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 09:12 WIB

OJK: Pasar Saham Domestik Stabil, Asing Masih Beli

OJK: Pasar Saham Domestik Stabil, Asing Masih Beli

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 18:16 WIB

IHSG Tergelincir ke 7.389, Konflik Perang Iran-AS Bikin Investor Waspada

IHSG Tergelincir ke 7.389, Konflik Perang Iran-AS Bikin Investor Waspada

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 17:06 WIB

Terkini

Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T

Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:48 WIB

Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel

Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:35 WIB

Jumlah Armada Taksi Bluebird Tembus 26 Ribu Setelah 54 Tahun Berdiri

Jumlah Armada Taksi Bluebird Tembus 26 Ribu Setelah 54 Tahun Berdiri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:31 WIB

Investigasi Kemenhub Ungkap Bus ALS Tak Miliki Izin Operasi

Investigasi Kemenhub Ungkap Bus ALS Tak Miliki Izin Operasi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:15 WIB

Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya

Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:13 WIB

Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia

Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:50 WIB

Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat

Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:38 WIB

Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas

Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:31 WIB

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Laba dan Fundamental Tetap Kuat

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Laba dan Fundamental Tetap Kuat

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:22 WIB

Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya

Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:21 WIB