Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

IHSG Rawan Terkoreksi, Cek Saham yang Cuan setelah Liburan Panjang Berakhir

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 25 Maret 2026 | 07:23 WIB
IHSG Rawan Terkoreksi, Cek Saham yang Cuan setelah Liburan Panjang Berakhir
Ilustrasi IHSG. [Antara]
baca 10 detik
  • IHSG diprediksi tertekan jangka pendek karena sentimen global dan level teknikal penting sedang diamati.
  • Analis MNC Sekuritas menetapkan support IHSG di 7.058 dan resistance di 7.166 akibat geopolitik Timur Tengah.
  • Analis BRI Danareksa memproyeksikan IHSG bergerak *sideways* antara support psikologis 7.000 dan resistance 7.200.

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih dibayangi tekanan dalam jangka pendek. Sejumlah analis menilai indeks berada di area krusial, dengan potensi koreksi yang dipengaruhi sentimen global dan level teknikal penting.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, mengatakan IHSG berpeluang bergerak terkoreksi dengan level support di 7.058 dan resistance di 7.166. Menurutnya, pelaku pasar saat ini masih mencermati perkembangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, serta dinamika harga komoditas global.

“Investor masih memperhatikan perkembangan di Timur Tengah dan juga pergerakan harga minyak mentah serta emas yang turut memengaruhi arah pasar,” ujarnya saat dihubungi Suara.com, Rabu (25/3/2026).

Herditya juga merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dicermati investor, di antaranya BBYB, EXCL, dan MBMA, seiring dengan peluang pergerakan jangka pendek di tengah volatilitas pasar.

Senada, analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza, menilai IHSG kini berada di zona penentuan arah. Secara teknikal, level 7.000 disebut sebagai batas psikologis penting yang akan menjadi penopang utama indeks.

Support IHSG berada di level 7.000, yang juga merupakan batas psikologis penting bagi pelaku pasar. Sementara resistance berada di kisaran 7.100 hingga 7.200,” jelasnya.

Ia menambahkan, selama IHSG belum mampu menembus level 7.200, ruang penguatan indeks cenderung terbatas. Sebaliknya, apabila indeks turun menembus level 7.000, tekanan bearish berpotensi berlanjut.

Dengan kondisi tersebut, Reza memperkirakan IHSG masih akan bergerak dalam rentang terbatas (sideways), dengan kisaran support di 7.000 dan resistance di area 7.100–7.200.

Pelaku pasar pun disarankan tetap mencermati sentimen global dan menjaga kehati-hatian dalam mengambil keputusan investasi, di tengah ketidakpastian yang masih membayangi pasar saham.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasar Global Berdarah, Bursa Saham Israel Justru Menguat Sendirian

Pasar Global Berdarah, Bursa Saham Israel Justru Menguat Sendirian

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 15:54 WIB

Emiten AVIA Raih Peringkat A+ dalam Studi Laporan Keberlanjutan Perusahaan Publik

Emiten AVIA Raih Peringkat A+ dalam Studi Laporan Keberlanjutan Perusahaan Publik

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 13:50 WIB

IHSG Menguat 0,53% di Sesi I, Tapi Banyak Saham Merah

IHSG Menguat 0,53% di Sesi I, Tapi Banyak Saham Merah

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 13:19 WIB

IHSG Dibuka Berbalik Menguat ke 7.398, Tapi Ancaman Koreksi Masih Mengintai

IHSG Dibuka Berbalik Menguat ke 7.398, Tapi Ancaman Koreksi Masih Mengintai

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 09:12 WIB

OJK: Pasar Saham Domestik Stabil, Asing Masih Beli

OJK: Pasar Saham Domestik Stabil, Asing Masih Beli

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 18:16 WIB

IHSG Tergelincir ke 7.389, Konflik Perang Iran-AS Bikin Investor Waspada

IHSG Tergelincir ke 7.389, Konflik Perang Iran-AS Bikin Investor Waspada

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 17:06 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB