- Harga BBM berpotensi naik 1 April 2026 akibat krisis energi di Selat Hormuz.
- Pertalite & Biosolar masih harga lama guna dukung kelancaran arus mudik.
- SPBU Pertamina & swasta sudah naik hingga Rp1.020/liter per Maret 2026.
Suara.com - Di tengah ketegangan geopolitik Timur Tengah yang memicu kekhawatiran krisis pasokan energi global, masyarakat diminta bersiap menghadapi potensi penyesuaian harga BBM per 1 April 2026 mendatang.
Konflik di Selat Hormuz yang merupakan jalur nadi minyak dunia tersebut telah memicu pergerakan liar harga minyak mentah. Meski per 25 Maret 2026 harga di SPBU seperti Pertamina, Shell, BP, dan Vivo masih mengacu pada penyesuaian 1 Maret lalu, spekulasi mengenai kenaikan lanjutan di bulan April kian menguat seiring melambungnya biaya pengadaan energi global.
Hingga detik ini, pemerintah masih berupaya menjaga daya beli masyarakat, terutama saat momen lebaran. BBM subsidi jenis Pertalite dan Biosolar terpantau belum mengalami perubahan harga.
Namun, pemandangan berbeda terlihat pada jenis BBM non-subsidi. Sejak awal Maret, Pertamina telah mengerek harga di kisaran Rp200 hingga Rp950 per liter. Langkah serupa diikuti pemain swasta seperti Shell, BP, dan Vivo yang melakukan penyesuaian hingga Rp1.020 per liter.
Daftar Harga BBM Terkini per 25 Maret 2026.
Berikut adalah rincian harga BBM yang berlaku saat ini di wilayah Jawa sebelum potensi perubahan pada 1 April mendatang:
1. PT Pertamina (Persero)
- Pertalite (RON 90): Rp10.000
- Biosolar (CN 48): Rp6.800
- Pertamax (RON 92): Rp12.300
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp13.100
- Pertamina Dex (CN 53): Rp14.500
2. Shell Indonesia
- Shell Super (RON 92): Rp12.390
- Shell V-Power (RON 95): Rp12.500
- V-Power Diesel (CN 51): Rp14.620
3. BP-AKR
- BP 92 (RON 92): Rp12.390
- BP Ultimate (RON 95): Rp12.500
- BP Ultimate Diesel (CN 53): Rp14.620
4. Vivo Energy Indonesia
- Revvo 92 (RON 92): Rp12.390
- Revvo 95 (RON 95): Rp12.930
- Diesel Primus Plus (CN 51): Rp14.610

Ketegangan di Selat Hormuz menjadi variabel penentu apakah pada 1 April nanti "tsunami" kenaikan harga akan kembali menyapu papan harga di SPBU. Bagi Anda yang hendak melakukan perjalanan jauh, pastikan memantau perkembangan harga terbaru untuk mengatur estimasi biaya perjalanan.