Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.870.000
Beli Rp2.775.000
IHSG 7.559,380
LQ45 743,671
Srikehati 348,696
JII 519,691
USD/IDR 17.137

Emas Antam Stagnan, Harganya Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 26 Maret 2026 | 09:03 WIB
Emas Antam Stagnan, Harganya Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram
Pramuniaga menata emas batangan di Cikini Gold Center, Jakarta, Rabu (8/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
  • Harga emas Antam 1 gram pada Kamis, 26 Maret 2026, tetap Rp 2.850.000, sementara harga buyback turun Rp 17.000.
  • Harga emas Antam belum termasuk PPh wajib, yaitu 0,45% bagi pemegang NPWP atau 0,9 persen bagi non-NPWP.
  • Harga emas dunia menguat signifikan menjadi USD 4.556 karena meredanya ketegangan geopolitik dan turunnya imbal hasil obligasi AS.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Kamis, 26 Maret 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.850.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu stagna dibandingkan Rabu, 25 Maret 2026.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.490.000 per gram.

Harga buyback itu justru meluncur Rp 17.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Rabu kemarin.

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.3.

Warga mencari informasi ketersediaan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam kompleks DP Mall, Semarang, Jawa Tengah, Senin (14/4/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom.]
Warga mencari informasi ketersediaan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam kompleks DP Mall, Semarang, Jawa Tengah, Senin (14/4/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom.]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam setelah pajak pada hari ini:

  • 0.5 gram: Rp 1.478.688
  • 1 gram: Rp 2.857.125
  • 2 gram: Rp 5.654.100
  • 3 gram: Rp 8.456.088
  • 5 gram: Rp 14.060.063
  • 10 gram: Rp 28.064.988
  • 25 gram: Rp 70.036.655
  • 50 gram: Rp 139.994.113
  • 100 gram: Rp 279.910.030
  • 250 gram: Rp 699.509.413
  • 500 gram: Rp 1.398.808.300
  • 1000 gram: Rp 2.797.576.500

Harga Emas Dunia Perkasa

Harga emas dunia menguat pada perdagangan Rabu seiring meredanya ketegangan geopolitik dan turunnya imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS). Logam mulia ini kembali diminati investor di tengah dinamika pasar global.

Mengutip FXStreet, harga emas (XAU/USD) naik hampir 2 persen dan diperdagangkan di level USD 4.556. Kenaikan ini terjadi setelah harga minyak mentah anjlok, dipicu spekulasi bahwa AS dan Iran akan memulai pembicaraan untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung hampir empat minggu.

Sentimen tersebut turut mendorong perbaikan selera risiko di pasar. Harga minyak yang turun membuat emas sempat membatasi pelemahannya sebelum akhirnya kembali menguat.

Di sisi lain, penguatan dolar AS juga masih berlangsung. Hal ini tercermin dari Indeks Dolar AS (DXY) yang naik sekitar 0,40 persen ke level 99,55. DXY sendiri merupakan indikator yang mengukur kinerja dolar AS terhadap enam mata uang utama dunia.

Perkembangan geopolitik juga terus menjadi perhatian. AS dikabarkan telah mengirimkan proposal 15 poin kepada Iran untuk mengakhiri konflik. Jika disetujui, pembicaraan bisa dimulai dalam waktu dekat, bahkan disebut-sebut berlangsung di Pakistan atau Turki.

Meski demikian, media Iran melaporkan bahwa proposal tersebut sempat ditolak. Namun, sumber lain menyebut Teheran masih membuka peluang komunikasi lanjutan dengan Washington.

Laporan The Wall Street Journal menyebut Iran menunjukkan sikap yang lebih lunak dalam diskusi tertutup, sehingga membuka harapan bagi jalur diplomasi.

Selain faktor geopolitik, penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS turut menjadi katalis utama penguatan emas. Imbal hasil obligasi Treasury AS tenor 10 tahun turun empat basis poin menjadi 4,32 persen, yang membuat emas sebagai aset tanpa imbal hasil lebih menarik bagi investor.

Namun, tekanan juga datang dari ekspektasi inflasi yang masih tinggi. Data menunjukkan harga impor AS melonjak 1,3% pada Februari, kenaikan tertinggi sejak Maret 2022 dan jauh di atas perkiraan pasar.

Selain itu, laporan S&P Global mengungkapkan bahwa biaya input bisnis di AS meningkat pada Maret akibat lonjakan harga energi dan gangguan rantai pasok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Lebaran, Harga Emas UBS dan Galeri24 Hari Ini Naik di Pegadaian

Momen Lebaran, Harga Emas UBS dan Galeri24 Hari Ini Naik di Pegadaian

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:26 WIB

Setelah Libur Lebaran, Harga Emas Antam Mulai Naik Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Setelah Libur Lebaran, Harga Emas Antam Mulai Naik Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:32 WIB

Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.843.000/Gram Hari Ini

Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.843.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:12 WIB

Terkini

Purbaya Akui Banyak Proyek Besar Pemerintah Tapi Tak Diawasi, Singgung Whoosh dan LRT

Purbaya Akui Banyak Proyek Besar Pemerintah Tapi Tak Diawasi, Singgung Whoosh dan LRT

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 16:58 WIB

Rupiah Ditutup Melemah Tipis ke Level Rp17.180, Ini Faktornya

Rupiah Ditutup Melemah Tipis ke Level Rp17.180, Ini Faktornya

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 16:54 WIB

Kisah PNM Berdayakan Ibu-Ibu Prasejahtera Hingga Juara Nasional Lewat Mekaarpreneur

Kisah PNM Berdayakan Ibu-Ibu Prasejahtera Hingga Juara Nasional Lewat Mekaarpreneur

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 16:39 WIB

Tarif Tol Bakal Kena PPN? Hutama Karya Masih Tunggu Kejelasan

Tarif Tol Bakal Kena PPN? Hutama Karya Masih Tunggu Kejelasan

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 16:37 WIB

Menko Pangan Ungkap Alasan Kritisnya Harga Minyakita, Pertimbangkan Naikkan Harga

Menko Pangan Ungkap Alasan Kritisnya Harga Minyakita, Pertimbangkan Naikkan Harga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 16:14 WIB

Menko Zulhas: HET Minyakita Naik!

Menko Zulhas: HET Minyakita Naik!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:50 WIB

Hitung-hitungan Harga Wajar Pertamax, Benarkah Bisa Tembus Rp17.000 per Liter?

Hitung-hitungan Harga Wajar Pertamax, Benarkah Bisa Tembus Rp17.000 per Liter?

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:46 WIB

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:28 WIB

Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu

Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:11 WIB

Bos SIG: Industri Bahan Bangunan RI Sangat Besar, Baru 11% yang Tergarap!

Bos SIG: Industri Bahan Bangunan RI Sangat Besar, Baru 11% yang Tergarap!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:04 WIB