Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Liberty Jemadu

Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:33 WIB
Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T
Jumlah uang tunai yang beredar pada Lebaran 2026 mencapai rekor tertinggi dalam enam tahun terakhir. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc]
baca 10 detik
  • Jumlah uang kartal yang beredar menjelang Lebaran 2026 mencapai Rp 1.370 triliun, naik 10,4 persen dibanding tahun sebelumnya.
  • Dana siap belanja masyarakat di luar kas perbankan pada Lebaran 2026 tercatat sebesar Rp 1.241 triliun, modalitas ekonomi daerah.
  • Arus mudik Lebaran 2026 menunjukkan kenaikan signifikan di semua moda transportasi, mendukung perputaran ekonomi lokal.

Suara.com - Studi terbaru NEXT Indonesia Center menunjukkan pertumbuhan likuiditas yang signifikan di momen Lebaran 2026 berkat tingginya belanja masyarakat. Ini mencerminkan peningkatan daya beli dan kesiapan konsumsi rumah tangga nasional.

Kepala Peneliti NEXT Indonesia Center, Ade Holis, dalam keterangan tertulis, Kamis (26/3) mengatakan jumlah uang tunai yang beredar pada Lebaran tahun ini mencapai rekor tertinggi dalam enam tahun terakhir.

"Dari hasil riset yang kami lakukan berdasarkan data Bank Indonesia, jumlah uang kartal atau uang tunai dalam bentuk kertas maupun logam yang diedarkan untuk kebutuhan jelang Lebaran 2026 mencapai Rp 1.370 triliun. Angka tersebut lebih tinggi 10,4 persen atau naik Rp 130 triliun dibandingkan menjelang Lebaran 2025 yang hanya Rp 1.240 triliun," ujar

Kenaikan pertumbuhan uang kartal atau uang tunai jelang Lebaran mencerminkan resiliensi ekonomi nasional, sekaligus menjadi bukti nyata penguatan aktivitas ekonomi di tingkat akar rumput.

"Lebaran 2026 adalah momentum emas. Kita sedang menyaksikan mesin ekonomi domestik bekerja pada kapasitas optimal," ucapnya.

Adapun aspek menarik lainnya terlihat pada jumlah uang yang berada langsung di kantong masyarakat (di luar kas perbankan). Menjelang Lebaran 2026, dana siap belanja tercatat mencapai Rp 1.241 triliun, naik Rp 104 triliun dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 1.137 triliun.

"Hal ini tentunya menjadi modalitas ekonomi daerah yang sangat kuat. Tambahan uang tunai sebesar Rp 104 triliun yang dipegang masyarakat merupakan likuiditas segar yang siap memutar roda ekonomi di berbagai daerah tujuan pemudik," Ade menerangkan.

Pertumbuhan likuiditas ini berjalan selaras dengan gairah mobilitas masyarakat yang terekam dalam data arus mudik. Kementerian Perhubungan dalam portal strategi.kemenhub.go.id mencatat kenaikan volume penumpang yang impresif pada semua moda transportasi dalam periode delapan hari menjelang Lebaran (H-8) hingga Hari H Idul Fitri 2026 atau yang biasa sering disebut periode arus mudik.

Sektor transportasi air melalui kapal (ASDP) menjadi lini dengan penambahan jumlah pemudik terbesar. Jumlah penumpang yang diberangkatkan melalui moda ini naik dari 2,33 juta orang pada 2025 menjadi 2,69 juta orang pada 2026. Artinya, ada tambahan sekitar 360 ribu pemudik di jalur penyeberangan.

baca juga

"Peningkatan penumpang di jalur laut ini sangat krusial karena mengindikasikan pemerataan sirkulasi ekonomi antar-pulau," ungkap Ade.

Sementara di jalur darat, angkutan umum seperti bus juga menunjukkan tren positif. Terdapat tambahan 145 ribu pemudik yang diberangkatkan, yang mengerek total penumpang dari 1,44 juta orang pada 2025 menjadi 1,59 juta orang pada tahun 2026.

Jumlah pemudik yang diberangkatkan menggunakan kereta api juga mengalami kenaikan. Tercatat ada 1,83 juta penumpang pada 2026, atau naik 193 ribu penumpang dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 1,63 juta penumpang.

Sektor penerbangan pun menyumbang kenaikan pemberangkatan dengan tambahan 72 ribu penumpang. Secara total, sebanyak 2,4 juta orang memilih menggunakan pesawat terbang pada periode jelang Idul Fitri 2026, naik dari 2,32 juta orang pada tahun sebelumnya.

"Sinkronisasi antara likuiditas dan mobilitas ini adalah kunci pertumbuhan ekonomi nasional. Masyarakat memiliki daya beli dan mereka memiliki akses mobilitas untuk membelanjakannya di kampung halaman, yang secara otomatis menghidupkan ekosistem ekonomi lokal," kata Ade.

NEXT Indonesia Center memproyeksikan bahwa gabungan antara dana siap belanja sebesar Rp 1.241 triliun dan masifnya arus mudik ini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada kuartal pertama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekor Buruk! Jakarta Timur Jadi Penyumbang Sampah Makanan Terbanyak, Tembus 432 Ton

Rekor Buruk! Jakarta Timur Jadi Penyumbang Sampah Makanan Terbanyak, Tembus 432 Ton

News | Senin, 16 Februari 2026 | 11:52 WIB

Dompet Terisi, Tapi Belanja Sepi? Potret Konsumen Indonesia Saat Ini

Dompet Terisi, Tapi Belanja Sepi? Potret Konsumen Indonesia Saat Ini

Video | Selasa, 10 Februari 2026 | 11:18 WIB

Ketimpangan Tabungan Meningkat: Simpanan di Atas Rp1 Miliar Tumbuh, Saldo Rakyat Kecil Tergerus

Ketimpangan Tabungan Meningkat: Simpanan di Atas Rp1 Miliar Tumbuh, Saldo Rakyat Kecil Tergerus

News | Senin, 09 Februari 2026 | 10:29 WIB

Apa Itu Uang Kartal? Kenali Contoh dan Bedanya dengan Uang Fiat

Apa Itu Uang Kartal? Kenali Contoh dan Bedanya dengan Uang Fiat

Bisnis | Kamis, 11 Desember 2025 | 14:10 WIB

Skandal Impor Pakaian Bekas Ilegal: Malaysia dan China 'Hilang' dari Catatan Pemerintah, Kok Bisa?

Skandal Impor Pakaian Bekas Ilegal: Malaysia dan China 'Hilang' dari Catatan Pemerintah, Kok Bisa?

News | Kamis, 30 Oktober 2025 | 15:23 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×