Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Senin, 30 Maret 2026 | 12:47 WIB
Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk
BI mengubah batas maksimum pembelian valas dengan menjadi 50.000 dolar AS per pelaku per bulan. Kebijakan ini berlaku mulai April mendatang di tengah ancaman krisis energi akibat konflik di Teluk Persia. [Antara]
baca 10 detik
  • Rupiah melemah tipis pada pembukaan Senin (30/3/2026), dibuka di Rp16.988 per dolar AS, depresiasi 0,05%.
  • Pelemahan dipicu sentimen global memburuk akibat kenaikan harga minyak mentah dan menguatnya dolar AS.
  • Bank Indonesia diperkirakan akan melakukan intervensi pasar guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah hari itu.

Suara.com - Nilai tukar rupiah mengawali pekan ini dengan pergerakan yang kurang menggembirakan.

Pada pembukaan perdagangan Senin (30/3/2026), mata uang Garuda terpantau melemah tipis dan belum menunjukkan tanda-tanda pembalikan arah menuju penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka pada level Rp16.988 per dolar AS. Angka ini mencerminkan depresiasi sebesar 0,05 persen dibandingkan posisi penutupan pada Jumat (27/3/2026) yang berada di level Rp16.979.

Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia tercatat berada di posisi Rp16.957 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai pelemahan rupiah saat ini sangat dipengaruhi oleh memburuknya sentimen pasar global, terutama akibat lonjakan harga minyak mentah dunia yang terus merangkak naik.

"Rupiah diperkirakan akan melemah di tengah sentimen yang tertekan dan harga minyak mentah dunia yang masih terus mendaki," ungkap Lukman dalam keterangannya, Senin (30/3/2026).

Selain faktor energi, keperkasaan indeks dolar AS turut menjadi beban bagi mata uang domestik. Para investor kini cenderung memperkirakan bahwa Bank Sentral AS, Federal Reserve (The Fed), akan kembali menaikkan suku bunga tahun ini alih-alih melakukan pemangkasan. Ekspektasi ini memperkuat posisi The Greenback di pasar global.

Lukman memproyeksikan pergerakan rupiah sepanjang hari ini akan berada pada rentang Rp16.950 hingga Rp17.050 per dolar AS. Posisi ini membuat rupiah semakin mendekati level psikologis krusial di angka Rp17.000.

Meski demikian, pasar meyakini Bank Indonesia tidak akan tinggal diam. "Rupiah memang mendekati level psikologis 17 ribu, namun diperkirakan Bank Indonesia akan melakukan intervensi untuk menjaga stabilitas nilai tukar," tambah Lukman.

baca juga

Pelemahan rupiah ternyata sejalan dengan tren mayoritas mata uang di kawasan Asia yang juga terkoreksi terhadap dolar AS:

Peso Filipina: Menjadi yang terlemah dengan anjlok 0,36 persen.

Ringgit Malaysia: Tertekan 0,17 persen.

Baht Thailand & Won Korea Selatan: Kompak melemah 0,15 persen.

Yuan China & Dolar Taiwan: Masing-masing terdepresiasi 0,13 persen dan 0,11 persen.

Dolar Singapura & Hong Kong: Melemah tipis dalam rentang 0,05 persen hingga 0,003 persen.

Di tengah "badai" pelemahan ini, Yen Jepang menjadi satu-satunya mata uang di Asia yang mampu melawan arus dengan mencatatkan penguatan sebesar 0,23 persen pada pagi tadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Perkuat Stabilitas Rupiah Lewat Instrumen SVBI dan SUVBI

BI Perkuat Stabilitas Rupiah Lewat Instrumen SVBI dan SUVBI

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 11:12 WIB

Harga Minyak Tembus 116 Dolar AS, Kendaraan Listrik Bakal Makin Laris?

Harga Minyak Tembus 116 Dolar AS, Kendaraan Listrik Bakal Makin Laris?

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 08:01 WIB

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:10 WIB

Sinyal Ekonomi? Pertumbuhan Uang Beredar RI Mulai Melambat

Sinyal Ekonomi? Pertumbuhan Uang Beredar RI Mulai Melambat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:28 WIB

Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Sekarang Popularitas Pemerintah Naik Kencang Sekali

Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Sekarang Popularitas Pemerintah Naik Kencang Sekali

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:41 WIB

Rupiah Semakin Ambles, Nyaris ke Rp 17.000/USD

Rupiah Semakin Ambles, Nyaris ke Rp 17.000/USD

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:32 WIB

Terkini

Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG

Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:20 WIB

Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan

Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:02 WIB

Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia

Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:44 WIB

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:28 WIB

Dana Asing Rp449,83 M Minggat dari Pasar Saham di Sesi I, BBCA Banyak Dilepas

Dana Asing Rp449,83 M Minggat dari Pasar Saham di Sesi I, BBCA Banyak Dilepas

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:20 WIB

Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi dan Kapabilitas Pengambil Keputusan untuk Dorong Pertumbuhan

Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi dan Kapabilitas Pengambil Keputusan untuk Dorong Pertumbuhan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ini Alasan Purbaya Ngotot Cari Utang lewat Panda Bond China

Ini Alasan Purbaya Ngotot Cari Utang lewat Panda Bond China

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:44 WIB

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini Jadi Komisaris Pertamina Retail?

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini Jadi Komisaris Pertamina Retail?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:33 WIB

Purbaya Endus Pegawai DJP Kongkalikong dengan Pengusaha soal Restitusi Pajak

Purbaya Endus Pegawai DJP Kongkalikong dengan Pengusaha soal Restitusi Pajak

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:22 WIB

Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU

Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:19 WIB

×