Harga BBM Berpotensi Naik April, Gimana Nasib Operasional Transportasi Umum?

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 30 Maret 2026 | 14:50 WIB
Harga BBM Berpotensi Naik April, Gimana Nasib Operasional Transportasi Umum?
Menhub Dudy Purwagandhi (Dok. Kementerian Perhubungan)
  • Menhub Dudy Purwagandhi menyatakan operasional transportasi berjalan normal karena stok BBM terjamin aman berdasarkan informasi ESDM.
  • Gangguan Selat Hormuz menyebabkan kenaikan harga minyak dunia, antisipasi penyesuaian harga BBM non-subsidi pada 1 April 2026.
  • Pemerintah belum merumuskan kebijakan khusus menghadapi ancaman stok dan harga BBM meski harga BBM non-subsidi telah naik.

Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi belum menaruh perhatian khusus terhadap operasional transportasi umum terhadap ancaman stok dan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melonjak.

Menurutnya, hingga saat ini BBM masih terjaga stoknya, sehingga operasional transportasi umum berjalan normal.

Untuk diketahui, penutupan Selat Hormuz membuat pasokan minyak dunia terganggu, bahkan harganya telah melambung tinggi yang berakibat pada harga BBM ke depannya.

"Sejauh ini sesuai dengan penjelasan dari tadi dari perwakilan staf ahli Menteri ESDM bahwa semua hal yang terkait dengan BBM aman," ujarnya, di Kantor Kemenhub, Jakarta, Senin (30/3/2026).

"Jadi kami harus mempercayai itu dan meyakini itu dan kemudian ya kami melaksanakan kegiatan transportasi sebagaimana mestinya," sambungnya.

Pemudik mulai memadati Terminal Bus Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (17/3/2026). [Foto/Dinda}
Pemudik mulai memadati Terminal Bus Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (17/3/2026). [Foto/Dinda}

Menhub juga mengaku belum memiliki jurus untuk hadapi ancaman kelangkaan stok hingga kenaikan harga BBM. Sejauh ini, strategi yang dijalankan masih sesuai dengan yang dirumuskan.

"Sampai sejauh ini belum ada (kebijakan khusus), jadi kalau dari pihak ESDM maupun Pertamina mengatakan bahwa stok BBM aman ya berarti aman," ucapnya.

Di tengah ketegangan geopolitik Timur Tengah yang memicu kekhawatiran krisis pasokan energi global, masyarakat diminta bersiap menghadapi potensi penyesuaian harga BBM per 1 April 2026 mendatang.

Konflik di Selat Hormuz yang merupakan jalur nadi minyak dunia tersebut telah memicu pergerakan liar harga minyak mentah. Meski per 25 Maret 2026 harga di SPBU seperti Pertamina, Shell, BP, dan Vivo masih mengacu pada penyesuaian 1 Maret lalu, spekulasi mengenai kenaikan lanjutan di bulan April kian menguat seiring melambungnya biaya pengadaan energi global.

Hingga detik ini, pemerintah masih berupaya menjaga daya beli masyarakat, terutama saat momen lebaran. BBM subsidi jenis Pertalite dan Biosolar terpantau belum mengalami perubahan harga.

Namun, pemandangan berbeda terlihat pada jenis BBM non-subsidi. Sejak awal Maret, Pertamina telah mengerek harga di kisaran Rp200 hingga Rp950 per liter. Langkah serupa diikuti pemain swasta seperti Shell, BP, dan Vivo yang melakukan penyesuaian hingga Rp1.020 per liter

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mentan Amran: Etanol Bisa Gantikan Pertalite dan Pertamax di Masa Depan

Mentan Amran: Etanol Bisa Gantikan Pertalite dan Pertamax di Masa Depan

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 13:55 WIB

Pemerintah Klaim Mudik dan Arus Balik 2026 Berjalan Lancar

Pemerintah Klaim Mudik dan Arus Balik 2026 Berjalan Lancar

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 13:40 WIB

Misteri Kapal Tanker Iran yang Ditahan di Indonesia, Bagaimana Statusnya Kini?

Misteri Kapal Tanker Iran yang Ditahan di Indonesia, Bagaimana Statusnya Kini?

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 06:53 WIB

Terkini

Ketum Gekrafs Ngamuk Ide dan Editing Dihargai Nol: Bebaskan Amsal Sitepu

Ketum Gekrafs Ngamuk Ide dan Editing Dihargai Nol: Bebaskan Amsal Sitepu

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 14:13 WIB

Purbaya Akan Mutasi Ratusan Pegawai Ditjen Anggaran ke DJP

Purbaya Akan Mutasi Ratusan Pegawai Ditjen Anggaran ke DJP

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 14:08 WIB

Mentan Amran: Etanol Bisa Gantikan Pertalite dan Pertamax di Masa Depan

Mentan Amran: Etanol Bisa Gantikan Pertalite dan Pertamax di Masa Depan

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 13:55 WIB

Kolaborasi Telkom dan AYS Indonesia Dorong Pemulihan Ekosistem Alam di Tarakan

Kolaborasi Telkom dan AYS Indonesia Dorong Pemulihan Ekosistem Alam di Tarakan

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 13:44 WIB

Pemerintah Klaim Mudik dan Arus Balik 2026 Berjalan Lancar

Pemerintah Klaim Mudik dan Arus Balik 2026 Berjalan Lancar

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 13:40 WIB

IHSG Semakin Menurun di Sesi I, 453 Saham Kebakaran

IHSG Semakin Menurun di Sesi I, 453 Saham Kebakaran

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 13:19 WIB

Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk

Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 12:47 WIB

Daftar Harga Pangan yang Naik Pasca lebaran, Bawang Melonjak Tajam!

Daftar Harga Pangan yang Naik Pasca lebaran, Bawang Melonjak Tajam!

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 12:20 WIB

BRI Dorong UMKM Desa Hendrosari Lewat Program Desa BRILiaN dan Wisata Lontar Sewu

BRI Dorong UMKM Desa Hendrosari Lewat Program Desa BRILiaN dan Wisata Lontar Sewu

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 12:11 WIB

Emas Dunia Berpotensi Tertekan, Pengamat: Penurunan Harga Hanya Sementara

Emas Dunia Berpotensi Tertekan, Pengamat: Penurunan Harga Hanya Sementara

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 11:54 WIB