Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:55 WIB
Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. [Tangkapan Layar].
  • Menteri ESDM Bahlil mengumumkan Indonesia telah mendapatkan pasokan minyak mentah pengganti dari luar Timur Tengah.
  • Pencarian sumber minyak baru dilakukan karena terganggunya pasokan global akibat ketegangan di Selat Hormuz.
  • Sekitar 20 persen kebutuhan minyak mentah Indonesia sebelumnya dipasok dari kawasan Timur Tengah.

Suara.com - Bahlil: Tak Bergantung Timur Tengah, RI Dapat Pasokan Minyak BaruMenteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengaku Indonesia telah mendapat pasokan minyak mentah pengganti dari negara lain. Namun, ia tak merinci dari negara mana yang memasok minyak mentah ke dalam negeri.

Menurut Bahlil, pencarian sumber minyak mentah baru ini mulai dilkukan Indonesia, seiring pasokan global yang terganggu, akibat ditutupnya jalur perdagangan Selat Hormuz.

"Nah ketika terjadi ketegangan di Timur Tengah, pemerintah atas arahan Bapak Presiden untuk mencari sumber-sumber pasokan lain untuk mengganti yang dari Middle East," ujar Bahlil dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (31/3/2026).

"Dan alhamdulillah sudah dapat. Jadi insyaallah nggak perlu ada keraguan lagi untuk pengganti dari Middle East sudah kita dapat," sambungnya.

Ilustrasi fasilitas minyak mentah. [Pexels].
Ilustrasi fasilitas minyak mentah. [Pexels].

Bahlil mengungkapkan, selama ini Indonesia memang mengimpor sebagian minyak mentah dari Timur Tengah. Akan tetapi, untuk produk jadi seperti BBM tidak diimpor dari Timur Tengah.

"Yang kena di Middle East itu adalah crude-nya sementara minyak jadinya tidak dari Middle East. Yang kedua adalah LPG. Berapa persen dari total kebutuhan kita yang dari Middle East itu kurang lebih sekitar 20 persen," ucapnya.

Kendati demikian, Bahlil memastikan, stok minyak mentah di Indonesia masih melimpah, bahkan masih di atas batas minimal.

Sedangkan, pasokan BBM solar RI juga akan melimpah. Dijelaskannya, Indonesia baru memiliki kilang minyak terbesar di Balikpapan yang bisa memasok bensin dan solar di dalam negeri.

"Di Januari itu kita meresmikan RDMP kita. RDMP yang di Balikpapan itu menghasilkan 5,6 juta kiloliter bensin dan kurang lebih sekitar 4,5 juta kiloliter Solar," tegasnya.

"Jadi artinya apa? Yang kita ke depan impor yang paling banyak itu crude. Sementara yang untuk BBM yang Ron 90, 95, 98, dan 93 sebagian kita produksi di dalam negeri, sebagian kita impor dari negara Asia Tenggara," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga BBM Pertamax Cs Dipastikan Naik, Tapi Besarannya Belum Pasti

Harga BBM Pertamax Cs Dipastikan Naik, Tapi Besarannya Belum Pasti

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:09 WIB

Efisiensi! Beli BBM Pertalite Dibatasi 50 Liter per Kendaraan

Efisiensi! Beli BBM Pertalite Dibatasi 50 Liter per Kendaraan

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:52 WIB

Jangan Terlena Konflik Timur Tengah, Ada Bom Waktu di Laut Cina Selatan, RI Bisa Kena Getahnya

Jangan Terlena Konflik Timur Tengah, Ada Bom Waktu di Laut Cina Selatan, RI Bisa Kena Getahnya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:38 WIB

Terkini

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:48 WIB

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:38 WIB

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:37 WIB

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:31 WIB

Pemerintah Hemat Rp 130,2 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Pemerintah Hemat Rp 130,2 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:28 WIB

Kemenperin: Industri Kimia dan Petrokimia Mulai Terimbas Konflik Timur Tengah

Kemenperin: Industri Kimia dan Petrokimia Mulai Terimbas Konflik Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:26 WIB

ASN WFH Tiap Jumat, Mensesneg Klaim Jadi Momentum Transformasi dan Efisiensi

ASN WFH Tiap Jumat, Mensesneg Klaim Jadi Momentum Transformasi dan Efisiensi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:25 WIB

Indeks Kepercayaan Industri Anjlok di Februari, Tapi Masih di Zona Ekspansi

Indeks Kepercayaan Industri Anjlok di Februari, Tapi Masih di Zona Ekspansi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:21 WIB

Harga BBM Pertamax Cs Dipastikan Naik, Tapi Besarannya Belum Pasti

Harga BBM Pertamax Cs Dipastikan Naik, Tapi Besarannya Belum Pasti

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:09 WIB

Pertamina dan INPEX Perkuat Kerja Sama Pengembangan LNG Abadi Masela

Pertamina dan INPEX Perkuat Kerja Sama Pengembangan LNG Abadi Masela

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:03 WIB