Efisiensi! Beli BBM Pertalite Dibatasi 50 Liter per Kendaraan

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 31 Maret 2026 | 19:52 WIB
Efisiensi! Beli BBM Pertalite Dibatasi 50 Liter per Kendaraan
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. [Tangkapan Layar].
baca 10 detik
  • Pemerintah membatasi pembelian BBM subsidi maksimal 50 liter per kendaraan mulai Selasa (31/3/2026).
  • Pembatasan ini diterapkan menggunakan sistem barcode melalui aplikasi MyPertamina, kecuali untuk kendaraan umum.
  • Kebijakan ini bertujuan mengendalikan konsumsi BBM dan menjaga ketahanan energi nasional dari tekanan global.

Suara.com - Pemerintahmembatasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi, seperti Pertalite dan Solar maksimal 50 liter per kendaraan. Keputusan ini sebagai bagian dari upaya pengendalian konsumsi energi di tengah dinamika global.

Kebijakan ini akan diterapkan melalui sistem barcode pada aplikasi MyPertamina.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengatakan pembatasan tersebut dilakukan untuk mendorong konsumsi BBM yang lebih bijak di masyarakat.

"Dalam pandangan kami, wajar dan bijak itu kalau isi mobil satu hari 50 liter itu tangki sudah penuh satu hari,” ujar Bahlil dalam konferensi pers virtual, Selasa (31/3/2026).

Ia menjelaskan, kebijakan ini merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus merespons tekanan global akibat gejolak geopolitik.

Warga melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina, Jakarta, Jumat (22/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Warga melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina, Jakarta, Jumat (22/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Untuk memastikan distribusi BBM pemerintah akan melakukan pengaturan pembelian dengan penggunaan barcode MyPertamina dengan batas wajar 50 liter per kendaraan," katanya.

Namun demikian, pembatasan tersebut tidak berlaku bagi kendaraan umum yang tetap mendapatkan fleksibilitas dalam pengisian BBM guna menjaga operasional layanan publik.

"Ini tidak berlaku bagi kendaraan umum," ujarnya.

Selain pengaturan teknis tersebut, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan energi, termasuk mengurangi aktivitas yang tidak mendesak.

baca juga

"Yang tidak terlalu penting-penting kami mohon agar kita juga bisa lakukan dengan bijak," katanya.

Di sisi lain, pemerintah memastikan ketersediaan energi nasional dalam kondisi aman. Cadangan BBM disebut berada di atas standar minimum sehingga masyarakat diminta tidak khawatir terhadap pasokan.

"Cadangan BBM kita semuanya di atas standar minimum nasional," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Pastikan APBN Aman Hadapi Harga Minyak Meski Tembus 100 Dolar AS per Barel

Purbaya Pastikan APBN Aman Hadapi Harga Minyak Meski Tembus 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:46 WIB

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:28 WIB

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Terkini

Kebocoran Gas Pabrik Susu di Pasar Rebo: 4 Warga Masih Dirawat Intensif

Kebocoran Gas Pabrik Susu di Pasar Rebo: 4 Warga Masih Dirawat Intensif

News | Selasa, 29 September 2026 | 12:05 WIB

Main 10 Pemain, Elkan Baggott Bongkar Cara Timnas Indonesia Bertahan dari Gempuran Malaysia

Main 10 Pemain, Elkan Baggott Bongkar Cara Timnas Indonesia Bertahan dari Gempuran Malaysia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 12:03 WIB

Tanpa Lip Filler! Ini 5 Pilihan Lip Plumper Korea untuk Bibir Lebih Penuh!

Tanpa Lip Filler! Ini 5 Pilihan Lip Plumper Korea untuk Bibir Lebih Penuh!

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 12:00 WIB

Anti-Suntuk Pas Mabar, Poco C81 Pro Bawa Layar 6,9 Inci dan Baterai 6.000 mAh

Anti-Suntuk Pas Mabar, Poco C81 Pro Bawa Layar 6,9 Inci dan Baterai 6.000 mAh

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 11:59 WIB

5 Smartwatch Amazfit Murah Terbaik, Baterai Awet hingga 2 Minggu

5 Smartwatch Amazfit Murah Terbaik, Baterai Awet hingga 2 Minggu

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 11:59 WIB

Sempat Didatangi Wabup Kampar, Sekolah Tripleks Viral Akhirnya Diperbaiki Polisi

Sempat Didatangi Wabup Kampar, Sekolah Tripleks Viral Akhirnya Diperbaiki Polisi

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 11:58 WIB

Rupiah Tembus Rp18.012, BI Salahkan Kondisi Global

Rupiah Tembus Rp18.012, BI Salahkan Kondisi Global

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 11:55 WIB

Review 'Python Island': Ambisi Manusia, Kutukan Dewi Ular, dan CGI Kasar yang Bikin Tepok Jidat

Review 'Python Island': Ambisi Manusia, Kutukan Dewi Ular, dan CGI Kasar yang Bikin Tepok Jidat

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:54 WIB

DPR Minta Pendidikan Gratis Prabowo Juga Berlaku untuk Sekolah Swasta

DPR Minta Pendidikan Gratis Prabowo Juga Berlaku untuk Sekolah Swasta

News | Selasa, 29 September 2026 | 11:51 WIB

Diduga Microsleep hingga Bus Terbalik Tewaskan 3 Penumpang di Mesuji, Sopir Malah Kabur

Diduga Microsleep hingga Bus Terbalik Tewaskan 3 Penumpang di Mesuji, Sopir Malah Kabur

Lampung | Selasa, 29 September 2026 | 11:49 WIB

×