- Indonesia mencatat surplus neraca perdagangan sebesar USD 1,27 miliar pada Februari 2026, melanjutkan tren positif selama 70 bulan.
- Kinerja surplus tersebut ditopang kuat oleh ekspor sektor nonmigas, terutama industri pengolahan yang menjadi tulang punggung perdagangan nasional.
- Peningkatan impor bahan baku dan barang modal pada Februari 2026 mengindikasikan aktivitas manufaktur domestik yang berjalan sangat aktif.
“Hal ini memberikan sinyal positif bagi kinerja perdagangan Indonesia di kemudian hari,” pungkas Budi Santoso.