Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.916,070
LQ45 584,483
Srikehati 289,903
JII 349,817
USD/IDR 17.994

Bahlil Berpikir Keras Cari Stok LPG

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 06 April 2026 | 20:43 WIB
Bahlil Berpikir Keras Cari Stok LPG
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia di Kementerian ESDM, Jakarta pada Senin (6/4/2026).  [Suara.com/Yaumal]
baca 10 detik
  • Pemerintah mencari alternatif sumber impor ke AS, Australia, dan negara lain akibat gangguan pasokan. 
  • Bahlil Lahadalia menegaskan ketersediaan LPG tetap terjaga meski terjadi krisis. 
  • Pemerintah memperkuat pasokan melalui kontrak dengan AS dan negara lain untuk menjaga ketahanan energi. 

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia tengah mencari sumber pasokan LPG, setelah sumber utama di Timur Tengah terganggu. Pemerintah mulai membidik Amerika Serikat (AS) dan Australia untuk memenuhi stok LPG.

Meski tengah melakukan pencarian, Mantan Menteri Investasi dan Hilirisasi ini memastikan bahwa hingga saat ini stok LPG nasional dalam keadaan aman. 

"Sampai dengan sekarang, Insyaallah, doain kita tetap aman. Karena yang kita ambil dari Middle East (Timur Tengah), itu sudah kita alihkan ke negara lain, seperti di Amerika, di Australia, beberapa negara lain," ujarnya saat ditemui wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta pada Senin (6/4/2026). 

Pasokan lpg 3 kg di Jawa Tengah dan DIY dijamin aman. [Dok Pertamina]
Pasokan lpg 3 kg di Jawa Tengah dan DIY dijamin aman. [Dok Pertamina]

Menurut Bahlil, tak hanya LPG, stok BBM yang sebelumnya diambil dari Timur Tengah, kini dialihkan ke beberapa negara produsen minyak. 

"Ini sama dengan hukumnya dengan ketika kita mengkonversi tentang crude dari Middle East (Timur Tengah) ke beberapa negara, seperti di Angola, kemudian Nigeria, dan Afrika," beber Bahlil. 

Sebelumnya, Bahlil mengungkap bahwa 20 persen pasokan LPG nasional berasal dari Timur Tengah, dan 70-75 persen berasal dari Amerika Serikat, serta sisanya dari beberapa negara seperti Australia. 

Guna menjamin ketersediaan LPG di tengah krisis yang terjadi, pemerintah telah menjalin kontrak jangka panjang dengan Amerika Serikat. 

"Dengan kondisi sekarang yang di Middle East (Timur Tengah) kita pecah lagi untuk kita ambil kontrak jangka panjang dengan Amerika dan beberapa negara lain," kata Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/3/2026)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembangunan Pabrik DME PTBA Butuh 3 Tahun, Pendanaan Masih Menunggu Danantara

Pembangunan Pabrik DME PTBA Butuh 3 Tahun, Pendanaan Masih Menunggu Danantara

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 18:23 WIB

Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Sampai Akhir Tahun: Gini-gini Uangnya Banyak!

Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Sampai Akhir Tahun: Gini-gini Uangnya Banyak!

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 17:18 WIB

Harga Avtur RI Meroket, Bahlil Anggap Masih Murah Dibanding Negara Tetangga

Harga Avtur RI Meroket, Bahlil Anggap Masih Murah Dibanding Negara Tetangga

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Bersama Danantara, Pegadaian Akselerasi Ekosistem Bank Emas Menuju Kancah Internasional

Bersama Danantara, Pegadaian Akselerasi Ekosistem Bank Emas Menuju Kancah Internasional

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:16 WIB

Bulog Gerak Cepat Tindaklanjuti Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Gudang Karawang

Bulog Gerak Cepat Tindaklanjuti Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Gudang Karawang

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:02 WIB

UU P2SK Dinilai Mampu Perkuat Daya Saing dan Kedaulatan Industri Kripto Nasional

UU P2SK Dinilai Mampu Perkuat Daya Saing dan Kedaulatan Industri Kripto Nasional

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:37 WIB

Investor Asing Masih Jual Saham Rp365 Miliar di Sesi I, Tapi BBCA Tetap Diserok

Investor Asing Masih Jual Saham Rp365 Miliar di Sesi I, Tapi BBCA Tetap Diserok

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:20 WIB

Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?

Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 12:15 WIB

Usai IPO, Saham JELI Langsung ARA

Usai IPO, Saham JELI Langsung ARA

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 12:07 WIB

BI Tak Agresif Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Naik Hingga Akhir Juni Jadi Rp2.606 T

BI Tak Agresif Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Naik Hingga Akhir Juni Jadi Rp2.606 T

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 12:02 WIB

Jangan Terburu-buru Beli BBCA, Analis Wanti-wanti Taking Profit

Jangan Terburu-buru Beli BBCA, Analis Wanti-wanti Taking Profit

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:42 WIB

Produksi Listrik PLN Nusantara Power Capai 66.919 GWh pada 2025

Produksi Listrik PLN Nusantara Power Capai 66.919 GWh pada 2025

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:41 WIB

Resmi IPO, Saham JECX Langsung Terbang 24,8%

Resmi IPO, Saham JECX Langsung Terbang 24,8%

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:08 WIB

×