- Pemerintah menargetkan penyelesaian restrukturisasi dan transformasi seluruh BUMN tahun ini guna meningkatkan efisiensi serta daya saing perusahaan negara.
- BP BUMN melakukan konsolidasi sektor logistik dengan menggabungkan 15 perusahaan menjadi satu entitas nasional dalam satu bulan.
- Pemerintah fokus pada penguatan transportasi publik melalui elektrifikasi jalur kereta api serta penyelesaian restrukturisasi utang Kereta Cepat Whoosh.
Suara.com - Pemerintah bakal mempercepat proses transformasi dan restrukturisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) guna meningkatkan kesehatan, efisiensi, dan daya saing perusahaan pelat merah.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN), Dony Oskaria usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/4/2025).
Dony menyebut pemerintah menargetkan seluruh proses restrukturisasi BUMN dapat rampung dalam waktu dekat dengan hasil yang menyeluruh.
“Tahun ini kita harus menyelesaikan seluruh restrukturisasi BUMN dan diharapkan ini bisa selesai tepat waktu. Dan tidak hanya tepat waktu, tetapi juga secara fundamental selesai,” ujarnya.
Selain restrukturisasi, pemerintah juga melakukan konsolidasi di sejumlah sektor strategis. Salah satunya melalui penggabungan perusahaan pengelola aset agar menjadi entitas yang lebih besar dan kompetitif.
Langkah serupa juga dilakukan di sektor logistik. Pemerintah berencana menggabungkan 15 BUMN logistik menjadi satu entitas logistik nasional sebagai bagian dari penguatan ekosistem distribusi.
“InsyaAllah juga dalam satu bulan ini akan selesai. Akan kita announce 15 perusahaan menjadi satu perusahaan logistik nasional kita. Nah ini kita laporkan satu per satu. InsyaAllah mudah-mudahan semakin cepat proses transformasi BUMN dan semakin terasakan manfaatnya oleh masyarakat Indonesia,” jelasnya.
Di sektor transportasi, pemerintah juga mendorong penguatan layanan publik, khususnya perkeretaapian. Sejumlah proyek elektrifikasi jalur kereta tengah disiapkan di beberapa rute strategis.
Rute tersebut antara lain Jakarta–Rangkas, Jakarta–Cikampek, hingga Jakarta–Sukabumi. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi bagi masyarakat.
“Jadi memang kereta api ini harus kita buat menjadi perusahaan yang sehat sehingga mampu memberikan layanan transportasi publik yang baik kepada masyarakat Indonesia,” ucapnya.
Selain itu, pemerintah juga fokus merampungkan restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh. Dony menyebut proses tersebut telah memasuki tahap akhir.
“Tadi saya berdiskusi dengan Pak Menkeu juga. Dan sudah ada kesepakatannya. Sudah selesai. Sudah kajian dan lain sebagainya. Tinggal kita akan ada proses formalnya ya,” ungkapnya.
Terkait dinamika global, termasuk konflik di Timur Tengah, Dony menyebut kinerja BUMN secara umum masih relatif stabil. Meski terdapat penurunan lalu lintas di sektor penerbangan akibat pembatasan rute, dampaknya dinilai tidak signifikan terhadap kinerja keseluruhan.