Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.855.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.195,229
LQ45 726,150
Srikehati 345,455
JII 489,856
USD/IDR 17.090

Jumlah Turis Empat Kali Lipat dari Penduduk, Gubernur Koster Sebut Orang Bali Makin Terpinggirkan

Liberty Jemadu | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 08 April 2026 | 16:36 WIB
Jumlah Turis Empat Kali Lipat dari Penduduk, Gubernur Koster Sebut Orang Bali Makin Terpinggirkan
Gubernur Bali I Wayan Koster mengatakan lonjakan wisatawan memicu dampak negatif berupa kerusakan lingkungan, kemacetan, serta memicu keterpinggiran masyarakat lokal dalam berusaha di Pulau Dewata. [Antara]
  • Gubernur Bali menyatakan kunjungan wisatawan tahun 2025 mencapai 16,3 juta orang, melampaui jumlah penduduk lokal sebanyak 4,4 juta jiwa.
  • Sektor pariwisata Bali memberikan kontribusi devisa nasional sebesar Rp176 triliun atau 55 persen dari total pendapatan wisata Indonesia.
  • Lonjakan wisatawan memicu dampak negatif berupa kerusakan lingkungan, kemacetan, serta memicu keterpinggiran masyarakat lokal dalam berusaha di Bali.

Suara.com - Gubernur Bali I Wayan Koster mengatakan penduduk Bali kini semakin terpinggirkan dan kian susah berusaha di tengah ledakan kunjungan turis atau wisatawan di Pulau Dewata.

Berbicara di hadapan Komisi V DPR, di Jakarta, Rabu (8/4/2026), Koster mengatakan jumlah turis di Bali kini hampir empat kali lipat dari jumlah penduduk. Meski di satu sisi mendatangkan berkah, tapi di sisi lain dampak negatif juga sudah terasa kuat.

“Permasalahan dan tantangan yang kami hadapi adalah pariwisata ini selain memberi manfaat positif bagi perekonomian Bali, juga berdampak negatif terhadap alam, manusia, dan kebudayaan Bali,” terang Koster dalam rapat kerja tersebut.

Ia menjabarkan total wisatawan yang datang ke Bali sepanjang 2025 mencapai 16,3 juta orang, terdiri dari wisatawan domestik dan mancanegara.

“Jadi total wisatawan mancanegara dan domestik pada tahun 2025 itu mencapai 16,3 juta orang totalnya, dan penduduk Bali hanya 4,4 juta. Jauh lebih banyak wisatawannya daripada penduduk Balinya itu sendiri,” kata Koster.

Ia merinci, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Bali melalui jalur udara mencapai 7,05 juta orang pada 2025, meningkat dibandingkan periode sebelum pandemi yang berada di kisaran 6,3 juta pada 2019.

Di sisi lain, wisatawan domestik justru mengalami sedikit penurunan pada 2025. Salah satu penyebabnya adalah keterbatasan penerbangan serta tingginya harga tiket pesawat.

“Wisatawan domestiknya sedikit mengalami penurunan 2025, salah satu faktor di antaranya adalah kesulitan penerbangan dan juga harga tiket yang tinggi itu,” ujarnya.

Dengan jumlah kunjungan yang sangat besar, Bali menjadi kontributor utama pariwisata nasional. Koster menyebut, sekitar 45,8 persen wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia berkunjung ke Bali.

Tak hanya itu, dari sisi ekonomi, kontribusi pariwisata Bali terhadap devisa nasional juga sangat signifikan. Berdasarkan perhitungan bersama Badan Pusat Statistik (BPS), devisa dari wisatawan asing di Bali mencapai sekitar Rp176 triliun pada 2025 atau sekitar 55 persen dari total devisa pariwisata nasional.

“Sehingga devisa pariwisata Bali itu adalah 55 persen terhadap devisa pariwisata Indonesia,” kata Koster.

Namun, tingginya jumlah wisatawan tersebut juga membawa sejumlah konsekuensi bagi Bali. Koster mengakui, tekanan terhadap lingkungan dan infrastruktur semakin meningkat seiring pertumbuhan pariwisata.

Ia menyebut sejumlah persoalan yang muncul, mulai dari alih fungsi lahan, peningkatan volume sampah, kerusakan ekosistem, hingga ancaman terhadap ketersediaan air bersih.

Selain itu, kemacetan lalu lintas juga semakin parah, terutama di wilayah padat wisata seperti Badung, Denpasar, Gianyar, dan Tabanan.

Tak hanya aspek lingkungan, Koster juga menyoroti dampak sosial yang muncul, seperti meningkatnya praktik pembelian aset oleh pihak asing, hingga munculnya komunitas asing eksklusif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proyek Tol Gilimanuk-Mengwi 'Gantung', Wayan Koster: Kami Malu Ditanya Masyarakat Terus!

Proyek Tol Gilimanuk-Mengwi 'Gantung', Wayan Koster: Kami Malu Ditanya Masyarakat Terus!

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 13:43 WIB

Bali United Tak Gentar Main di GBLA, Johnny Jansen Siapkan Strategi Lumat Persib

Bali United Tak Gentar Main di GBLA, Johnny Jansen Siapkan Strategi Lumat Persib

Bola | Rabu, 08 April 2026 | 16:05 WIB

Urai Macet Horor Bali, Menhub Siapkan Water Taxi hingga Pelabuhan Logistik Baru

Urai Macet Horor Bali, Menhub Siapkan Water Taxi hingga Pelabuhan Logistik Baru

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 13:23 WIB

Peringkat Terbaru Bali United Usai Bantai PSBS Biak 6-1

Peringkat Terbaru Bali United Usai Bantai PSBS Biak 6-1

Bola | Selasa, 07 April 2026 | 11:10 WIB

Bali Tegaskan Diri sebagai Pusat Kreativitas, adidas Originals Hadirkan Gerai Bernuansa Budaya Lokal

Bali Tegaskan Diri sebagai Pusat Kreativitas, adidas Originals Hadirkan Gerai Bernuansa Budaya Lokal

Lifestyle | Selasa, 07 April 2026 | 09:45 WIB

Terkini

Purbaya soal Marak Joki Coretax: Desain Agak Cacat, Sulit Dipakai Orang Biasa

Purbaya soal Marak Joki Coretax: Desain Agak Cacat, Sulit Dipakai Orang Biasa

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 16:23 WIB

Rupiah 'Pura-pura' Kuat di Level Rp17.000, Cadangan Devisa yang Keropos Jadi Ancaman Nyata

Rupiah 'Pura-pura' Kuat di Level Rp17.000, Cadangan Devisa yang Keropos Jadi Ancaman Nyata

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 16:14 WIB

BRI Salurkan KUR Rp31,42 Triliun, Dorong Pertumbuhan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan

BRI Salurkan KUR Rp31,42 Triliun, Dorong Pertumbuhan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 16:09 WIB

Lawan Serbuan Impor, Latinusa (NIKL) Genjot Efisiensi dan Daya Saing di 2026

Lawan Serbuan Impor, Latinusa (NIKL) Genjot Efisiensi dan Daya Saing di 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 16:08 WIB

Menghitung Harga Tiket Pesawat Setelah Avtur Naik 70%

Menghitung Harga Tiket Pesawat Setelah Avtur Naik 70%

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 16:00 WIB

Iran Buka Selat Hormuz, Bagaimana Nasib 2 Kapal Pertamina?

Iran Buka Selat Hormuz, Bagaimana Nasib 2 Kapal Pertamina?

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 15:54 WIB

Komitmen Energi Berkelanjutan, Pertamina Borong 14 Proper Emas & 108 Hijau dari KLH

Komitmen Energi Berkelanjutan, Pertamina Borong 14 Proper Emas & 108 Hijau dari KLH

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 15:34 WIB

IIGCE 2026 Segera Digelar, Fokus ke Percepatan Panas Bumi di Indonesia

IIGCE 2026 Segera Digelar, Fokus ke Percepatan Panas Bumi di Indonesia

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 15:32 WIB

Jangan Lewatkan Promo BRImo Tiket Pestapora 2026, Harga Dijamin Lebih Hemat

Jangan Lewatkan Promo BRImo Tiket Pestapora 2026, Harga Dijamin Lebih Hemat

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 14:41 WIB

Anomali Saham BBCA Jadi Peluang Emas Investor?

Anomali Saham BBCA Jadi Peluang Emas Investor?

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 14:25 WIB