Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.760.000
IHSG 7.279,209
LQ45 733,624
Srikehati 347,649
JII 498,161

Konflik Iran-AS Mereda, Wall Street Terus Melejit

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 09 April 2026 | 08:03 WIB
Konflik Iran-AS Mereda, Wall Street Terus Melejit
Bursa Saham Wall Street New York AS
  • Dow Jones naik 2,85 persen, S&P 500 naik 2,51 persen, dan Nasdaq melonjak 2,80% setelah ketegangan geopolitik mereda.
  • WTI turun lebih dari 16 persen dan Brent turun sekitar 13 persen, mencerminkan meredanya kekhawatiran pasokan energi global.
  • Keputusan Trump menunda serangan ke Iran dan membuka peluang negosiasi menjadi pendorong utama reli pasar.

Suara.com - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup menguat signifikan pada perdagangan Rabu (waktu setempat), menyusul meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Mengutip CNBC, penguatan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump memutuskan untuk menangguhkan serangan terhadap Iran selama dua minggu.

Keputusan tersebut menghentikan sementara konflik selama lima minggu yang sebelumnya sempat mengganggu jalur distribusi energi global, termasuk Selat Hormuz.

Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 1.325,46 poin atau 2,85 persen ke level 47.909,92. Ini menjadi kinerja harian terbaik sejak April 2025.

Ilustrasi Wall Street (Antara/REUTERS/Brendan McDermid)
Ilustrasi Wall Street (Antara/REUTERS/Brendan McDermid)

Sementara itu, indeks S&P 500 naik 2,51 persen ke posisi 6.782,81, dan Nasdaq Composite menguat 2,80 persen menjadi 22.635,00.

Di sisi lain, harga minyak dunia justru mengalami penurunan tajam. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) anjlok lebih dari 16 persen dan ditutup di level 94,41 dolar AS per barel, mencatat penurunan harian terbesar sejak April 2020.

Sedangkan minyak Brent turun sekitar 13 persen ke level 94,75 dolar AS per barel.

"Saya setuju untuk menangguhkan pemboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu," tulis Trump di Truth Social. "Kami menerima proposal 10 poin dari Iran, dan percaya itu adalah dasar yang dapat diterapkan untuk bernegosiasi."

Trump menambahkan, gencatan senjata tersebut bergantung pada persetujuan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Pemerintah Iran melalui Dewan Keamanan Nasional Tertinggi disebut telah menyetujui pembukaan jalur perairan tersebut selama dua minggu, dengan syarat seluruh serangan dihentikan. Israel juga dilaporkan menyetujui gencatan senjata tersebut.

"Bukan hal yang mengejutkan bahwa ada pengumuman penangguhan konflik Iran. Pasar telah jauh lebih baik dalam memprediksi langkah Trump selanjutnya," kata Jay Woods, kepala ahli strategi pasar untuk Freedom Capital Markets.

"Kekhawatiran sekarang adalah apakah jangka waktu ‘dua minggu’ yang sudah terlalu familiar ini akan mengarah pada penyelesaian," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE

OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:51 WIB

Meski Perang Berkobar Lagi, Wall Street Melenggang Naik

Meski Perang Berkobar Lagi, Wall Street Melenggang Naik

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 08:27 WIB

Bursa Saham RI Suram, IHSG Parkir di Level 6.900

Bursa Saham RI Suram, IHSG Parkir di Level 6.900

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:08 WIB

Terkini

Prabowo Klaim Ekonomi RI Masih Kuat di Tengah Perang, Ini Datanya

Prabowo Klaim Ekonomi RI Masih Kuat di Tengah Perang, Ini Datanya

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 07:57 WIB

Harga Emas Galeri 24, Antam dan UBS Naik Dua Hari Beruntun!

Harga Emas Galeri 24, Antam dan UBS Naik Dua Hari Beruntun!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 07:56 WIB

Meski Avtur Melonjak, Pemerintah Jamin Biaya Haji Tetap

Meski Avtur Melonjak, Pemerintah Jamin Biaya Haji Tetap

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 07:37 WIB

Tak Hanya Listrik, Energi Panas Bumi Bisa untuk Ketahanan Pangan

Tak Hanya Listrik, Energi Panas Bumi Bisa untuk Ketahanan Pangan

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 07:31 WIB

BBCA Hingga BBNI Diborong Asing, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

BBCA Hingga BBNI Diborong Asing, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 07:19 WIB

5 Langkah Mitigasi Pemerintah Hadapi Krisis Energi

5 Langkah Mitigasi Pemerintah Hadapi Krisis Energi

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 07:10 WIB

Prabowo Beri Bahlil 1 Minggu untuk Evaluasi Tambang Ilegal

Prabowo Beri Bahlil 1 Minggu untuk Evaluasi Tambang Ilegal

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 06:11 WIB

Prabowo: Krisis Dunia Jadi Peluang Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Prabowo: Krisis Dunia Jadi Peluang Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 06:04 WIB

Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM, MiniesQ Sukses Tembus Pasar Ritel Modern

Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM, MiniesQ Sukses Tembus Pasar Ritel Modern

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 21:11 WIB

Lotte Chemical Indonesia Prioritaskan Pasokan Domestik di Tengah Krisis Rantai Pasok Global

Lotte Chemical Indonesia Prioritaskan Pasokan Domestik di Tengah Krisis Rantai Pasok Global

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 20:47 WIB