Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Konflik Iran-AS Mereda, Wall Street Terus Melejit

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 09 April 2026 | 08:03 WIB
Konflik Iran-AS Mereda, Wall Street Terus Melejit
Bursa Saham Wall Street New York AS
  • Dow Jones naik 2,85 persen, S&P 500 naik 2,51 persen, dan Nasdaq melonjak 2,80% setelah ketegangan geopolitik mereda.
  • WTI turun lebih dari 16 persen dan Brent turun sekitar 13 persen, mencerminkan meredanya kekhawatiran pasokan energi global.
  • Keputusan Trump menunda serangan ke Iran dan membuka peluang negosiasi menjadi pendorong utama reli pasar.

Suara.com - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup menguat signifikan pada perdagangan Rabu (waktu setempat), menyusul meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Mengutip CNBC, penguatan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump memutuskan untuk menangguhkan serangan terhadap Iran selama dua minggu.

Keputusan tersebut menghentikan sementara konflik selama lima minggu yang sebelumnya sempat mengganggu jalur distribusi energi global, termasuk Selat Hormuz.

Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 1.325,46 poin atau 2,85 persen ke level 47.909,92. Ini menjadi kinerja harian terbaik sejak April 2025.

Ilustrasi Wall Street (Antara/REUTERS/Brendan McDermid)
Ilustrasi Wall Street (Antara/REUTERS/Brendan McDermid)

Sementara itu, indeks S&P 500 naik 2,51 persen ke posisi 6.782,81, dan Nasdaq Composite menguat 2,80 persen menjadi 22.635,00.

Di sisi lain, harga minyak dunia justru mengalami penurunan tajam. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) anjlok lebih dari 16 persen dan ditutup di level 94,41 dolar AS per barel, mencatat penurunan harian terbesar sejak April 2020.

Sedangkan minyak Brent turun sekitar 13 persen ke level 94,75 dolar AS per barel.

"Saya setuju untuk menangguhkan pemboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu," tulis Trump di Truth Social. "Kami menerima proposal 10 poin dari Iran, dan percaya itu adalah dasar yang dapat diterapkan untuk bernegosiasi."

Trump menambahkan, gencatan senjata tersebut bergantung pada persetujuan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Pemerintah Iran melalui Dewan Keamanan Nasional Tertinggi disebut telah menyetujui pembukaan jalur perairan tersebut selama dua minggu, dengan syarat seluruh serangan dihentikan. Israel juga dilaporkan menyetujui gencatan senjata tersebut.

"Bukan hal yang mengejutkan bahwa ada pengumuman penangguhan konflik Iran. Pasar telah jauh lebih baik dalam memprediksi langkah Trump selanjutnya," kata Jay Woods, kepala ahli strategi pasar untuk Freedom Capital Markets.

"Kekhawatiran sekarang adalah apakah jangka waktu ‘dua minggu’ yang sudah terlalu familiar ini akan mengarah pada penyelesaian," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE

OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:51 WIB

Meski Perang Berkobar Lagi, Wall Street Melenggang Naik

Meski Perang Berkobar Lagi, Wall Street Melenggang Naik

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 08:27 WIB

Bursa Saham RI Suram, IHSG Parkir di Level 6.900

Bursa Saham RI Suram, IHSG Parkir di Level 6.900

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:08 WIB

Terkini

IHSG Anjlok ke Level 6.000, OJK Beri Pesan untuk Investor

IHSG Anjlok ke Level 6.000, OJK Beri Pesan untuk Investor

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 13:01 WIB

Kemenkeu Buktikan Indonesia Jauh dari Krisis Ekonomi ala 1998, Ini Datanya

Kemenkeu Buktikan Indonesia Jauh dari Krisis Ekonomi ala 1998, Ini Datanya

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 12:41 WIB

Listrik Sumatra Kembali Normal, Penyelidikan Polri dan PLN Ungkap Temuan Baru

Listrik Sumatra Kembali Normal, Penyelidikan Polri dan PLN Ungkap Temuan Baru

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 12:27 WIB

Ekspor CPO hingga Batu Bara Bakal Lewat Satu Pintu, Aturannya Rampung Hari Ini

Ekspor CPO hingga Batu Bara Bakal Lewat Satu Pintu, Aturannya Rampung Hari Ini

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 12:05 WIB

Ekonom Senior Wanti-wanti Pemerintah Soal Potensi Monopoli Ekspor SDA

Ekonom Senior Wanti-wanti Pemerintah Soal Potensi Monopoli Ekspor SDA

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 12:05 WIB

Ekspor Lewat PT DSI, Beban Pungutan hingga Bea Keluar Tak Lagi Ditanggung Eksportir

Ekspor Lewat PT DSI, Beban Pungutan hingga Bea Keluar Tak Lagi Ditanggung Eksportir

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 11:58 WIB

Dongkrak Kinerja Bisnis, Pertamina Optimalisasi AI dan Digitalisasi

Dongkrak Kinerja Bisnis, Pertamina Optimalisasi AI dan Digitalisasi

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 11:57 WIB

Waspada! Pemerintah Mulai Sidak SPKLU, Isi Daya Mobil Listrik Bisa Tak Sesuai Bayaran?

Waspada! Pemerintah Mulai Sidak SPKLU, Isi Daya Mobil Listrik Bisa Tak Sesuai Bayaran?

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 11:48 WIB

Wujudkan Semangat Berbagi Hari Raya Iduladha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat

Wujudkan Semangat Berbagi Hari Raya Iduladha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 11:36 WIB

Gerai Alfamart Tutup Massal di Lombok Tengah, Mendag Tunjuk Daerah jadi Biang Kerok

Gerai Alfamart Tutup Massal di Lombok Tengah, Mendag Tunjuk Daerah jadi Biang Kerok

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 11:32 WIB