Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.640.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Lolos dari Tekanan Global, IHSG Melenggang ke Zona Hijau di Sesi I

Achmad Fauzi

Senin, 13 April 2026 | 13:12 WIB
Lolos dari Tekanan Global, IHSG Melenggang ke Zona Hijau di Sesi I
Pengunjung melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jakarta, Jumat (10/4/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym].
  • Di saat bursa saham Asia memerah karena kekhawatiran eskalasi konflik di Timur Tengah, IHSG berhasil berbalik arah (rebound) dan menguat sebesar 34 poin.
  •  Kepercayaan pasar terjaga berkat upaya cepat pemerintah melakukan mitigasi dampak krisis energi melalui kerja sama bilateral dengan Rusia guna menjamin ketahanan ekonomi nasional.
  • Menyusul lonjakan harga minyak dunia, analis merekomendasikan saham MEDC dengan saran BUY pada rentang harga 1.580 – 1.730.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan taji pada penutupan sesi pertama perdagangan Senin, 13 April 2026. Sempat tertekan di awal pembukaan, IHSG justru berhasil berbalik arah dan parkir di zona hijau.

Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya mengungkapkan, IHSG ditutup menguat 34 poin atau naik 0,46 persen ke level 7.492.

Salah satu katalis positif yang menjaga kepercayaan investor di pasar modal adalah langkah strategis pemerintah Indonesia. Upaya Presiden Prabowo Subianto yang terbang ke Rusia untuk menemui Presiden Vladimir Putin dinilai menjadi angin segar.

Kunjungan tersebut bertujuan mengamankan pasokan minyak mentah guna menjamin stabilitas energi nasional. Langkah mitigasi ini dianggap krusial untuk memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ancaman tekanan global yang kian liar.

Gagalnya kesepakatan damai memicu kekhawatiran baru setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan Angkatan Laut AS untuk memblokade Selat Hormuz. Langkah berisiko ini diprediksi bakal memperparah krisis energi global dan memicu lonjakan harga minyak dunia.

Kondisi tersebut sebenarnya sempat membuat Rupiah keok terhadap Dolar AS yang kian perkasa sebagai aset safe haven. Namun, IHSG rupanya punya "benteng" sendiri untuk menahan gempuran sentimen negatif tersebut.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan Sesi I, sebanyak 21,13 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 9,43 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,29 juta kali.

Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 362 saham bergerak naik, sedangkan 323 saham mengalami penurunan, dan 274 saham tidak mengalami pergerakan.

Pada sesi pertama, saham-saham yang mencatat kenaikan terbesar antara lain CITY, ATAP, WBSA, KONI, TRUK, DATA.

Sedangkan saham yang mengalami tekanan terbesar di antaranya DIVA, OPMS, SOSS, TIRT, KLIN, ANDI, APIC.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Jatuh ke Jurang Lagi Senin Pagi

IHSG Jatuh ke Jurang Lagi Senin Pagi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:20 WIB

Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran

Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 07:45 WIB

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB

Terkini

Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp82.450 per Kg, Telur Ayam Rp30.500 per Kg

Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp82.450 per Kg, Telur Ayam Rp30.500 per Kg

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:39 WIB

Harga Sawit Anjlok Usai Ekspor Satu Pintu, Petani Terdampak! Pemerintah Tegur 139 PKS

Harga Sawit Anjlok Usai Ekspor Satu Pintu, Petani Terdampak! Pemerintah Tegur 139 PKS

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:44 WIB

5 Trik Jitu Naikin Limit Aplikasi Buy Now PayLater ke 50 Juta

5 Trik Jitu Naikin Limit Aplikasi Buy Now PayLater ke 50 Juta

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:00 WIB

Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Sentuh Rp2,88 Juta per Gram

Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Sentuh Rp2,88 Juta per Gram

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:55 WIB

Link Download PP 20 Tahun 2026 PDF, Aturan Pajak Baru yang Soroti Suap hingga UMKM

Link Download PP 20 Tahun 2026 PDF, Aturan Pajak Baru yang Soroti Suap hingga UMKM

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:52 WIB

Rogoh Rp750 Juta, Mitratel Tebar 242 Hewan Kurban Premium

Rogoh Rp750 Juta, Mitratel Tebar 242 Hewan Kurban Premium

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:19 WIB

Konsumsi Daging Orang RI Ternyata Masih Rendah

Konsumsi Daging Orang RI Ternyata Masih Rendah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:05 WIB

Peruri Tebar Hewan Kurban ke 4 Daerah

Peruri Tebar Hewan Kurban ke 4 Daerah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:54 WIB

Petani Diproyeksi Untung, Bulog Pastikan Harga Ekspor Beras ke Malaysia Lebih Mahal dari HET

Petani Diproyeksi Untung, Bulog Pastikan Harga Ekspor Beras ke Malaysia Lebih Mahal dari HET

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:41 WIB

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:24 WIB