Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Pemudik Naik Kendaraan Pribadi Berkurang, Kecelakaan Mudik 2026 Turun 6,3 Persen

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 14 April 2026 | 06:46 WIB
Pemudik Naik Kendaraan Pribadi Berkurang, Kecelakaan Mudik 2026 Turun 6,3 Persen
Foto udara antrean kendaraan yang memasuki Gerbang Tol Banyumanik menuju arah Jakarta di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (25/3/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nz]
  • Insiden lalin mudik 2026 turun 6,31%, bukti efektivitas pengamanan.
  • Pemudik mulai beralih ke transportasi umum yang lebih aman.
  • Penurunan kecelakaan menekan kerugian material dan beban sosial nasional.

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat angka kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 mengalami penurunan. Tren ini sejalan dengan berkurangnya penggunaan kendaraan pribadi oleh pemudik.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyebufbangka kecelakaan turun 6,3 persen dibandingkan tahun 2025. Sementara itu, tingkat fatalitas atau kecelakaan yang menyebabkan kematian juga turun signifikan sebesar 17,19 persen.

"Berdasarkan data IRSMS Korlantas Polri, angka kecelakaan menurun 6,3 persen dibandingkan 2025. Tingkat fatalitas juga menurun sebesar 17,19 persen dibandingkan tahun 2025," kata Dudy dalam rapat Komisi V DPR RI, Senin (13/4/2026).

Ia menilai perubahan pola perjalanan masyarakat menjadi faktor penting di balik penurunan tersebut. Pemudik mulai beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum dan program mudik gratis.

Dudy menjelaskan, pihaknya mencatat sebanyak 78,5 persen peserta mudik gratis beralih dari kendaraan pribadi, terutama sepeda motor. Pergeseran ini dinilai mampu menekan risiko kecelakaan di jalan raya.

"Program mudik gratis ini menunjukkan efektivitas, dengan 78,5 persen peserta mudik gratis beralih dari kendaraan pribadi khususnya sepeda motor," ujar Dudy.

Selain itu, ia juga menerapkan pembatasan angkutan barang selama periode mudik. Kebijakan ini menurunkan volume kendaraan berat di jalan hingga 74,56 persen.

Penurunan kendaraan berat tersebut membuat arus lalu lintas lebih terkendali. Kondisi ini turut mengurangi potensi kecelakaan di sejumlah titik rawan.
Dudy menegaskan pemerintah akan terus memperkuat kebijakan keselamatan transportasi.

"Seluruh kebijakan ini diarahkan untuk memastikan penyelenggaraan angkutan lebaran yang aman, selamat, tertib, dan lancar," pungkas Dudy.

Disisi lain Ketua Komisi V DPR RI Lazarus menyoroti penggunaan rekayasa lalu lintas contra flow dalam penanganan arus mudik Lebaran 2026. Ia menilai kebijakan ini masih terlalu sering digunakan sebagai solusi utama untuk mengurai kemacetan.

Menurutnya, contra flow merupakan opsi terakhir untuk penanganan kemacetan saat musik. Pemerintah perlu mengedepankan perencanaan lalu lintas yang lebih matang sebelum menerapkan skema darurat.

"Contra flow harusnya jadi pilihan terakhir, bukan solusi utama," kata Lazarus.

Sebagai informasi, contra flow merupakan rekayasa lalu lintas dengan memanfaatkan sebagian lajur dari arah berlawanan untuk menambah kapasitas jalan di satu arah. Kebijakan ini biasanya diterapkan saat terjadi lonjakan kendaraan pada periode tertentu seperti mudik Lebaran.

Ia juga mengingatkan penerapan contra flow memiliki risiko keselamatan yang tidak kecil. Menurutnya, kebijakan tersebut berpotensi membahayakan baik pengguna jalan maupun petugas di lapangan.

"Contra flow ini juga berbahaya bagi pengendara dan petugas di lapangan," kata Lazarus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Lampaui Target Pemerintah

Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Lampaui Target Pemerintah

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:43 WIB

DPR Apresiasi Penyelenggaraan Mudik 2026 yang Lebih Baik dari Tahun Sebelumnya

DPR Apresiasi Penyelenggaraan Mudik 2026 yang Lebih Baik dari Tahun Sebelumnya

DPR | Jum'at, 10 April 2026 | 14:58 WIB

Meski Mudik 2026 Lebih Lancar, DPR Masih Temukan Masalah di Pelabuhan dan Rest Area Tol

Meski Mudik 2026 Lebih Lancar, DPR Masih Temukan Masalah di Pelabuhan dan Rest Area Tol

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:27 WIB

Terkini

AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90

AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:00 WIB

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:17 WIB

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:48 WIB

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:38 WIB

Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai

Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:15 WIB

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:05 WIB

Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?

Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:55 WIB

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:44 WIB

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:20 WIB

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:19 WIB