Sekutu NATO Tolak Terlibat Rencana Donald Trump untuk Blokade Selat Hormuz

Arif Budi

Selasa, 14 April 2026 | 12:10 WIB
Sekutu NATO Tolak Terlibat Rencana Donald Trump untuk Blokade Selat Hormuz
Presiden AS Donald Trump (kiri) dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer (kanan). [Suara.com]
baca 10 detik
  • Presiden AS Donald Trump memberlakukan blokade militer di Selat Hormuz mulai Selasa (14/4/2026) guna membatasi akses kapal Iran.
  • Sejumlah negara anggota NATO seperti Inggris dan Prancis menolak terlibat dalam aksi blokade militer yang dilakukan AS.
  • Negara-negara Eropa memilih menyiapkan misi internasional defensif untuk memulihkan keamanan pelayaran setelah konflik bersenjata tersebut nantinya berakhir.

Suara.com - Sejumlah negara anggota NATO menyatakan tidak akan ikut terlibat dalam rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memblokade Selat Hormuz.

Mereka memilih menunggu hingga konflik berakhir sebelum mengambil langkah di Selat Hormuz.

Pernyataan ini muncul setelah Trump menegaskan militer AS akan menghancurkan kapal Iran yang mendekati zona blokade yang mulai diberlakukan pada Selasa (14/4/2026).

Kebijakan tersebut diambil setelah perundingan akhir pekan gagal mencapai kesepakatan damai dalam konflik yang telah berlangsung enam pekan.

Awalnya, Trump menyebut blokade akan dilakukan bersama sejumlah negara lain di Selat Hormuz.

Namun, militer AS kemudian mengklarifikasi bahwa pembatasan hanya berlaku bagi kapal yang menuju atau keluar dari pelabuhan Iran.

Iran memperingatkan bahwa harga minyak dunia akan mencapai 200 dolar AS per barel dalam waktu dekat akibat perang berkepanjangan dengan Amerika Serikat dengan Israel. Foto: Selat Hormuz yang berada di antara Iran, Qatar dan Uni Emirat Arab. [Google Maps]
Iran memperingatkan bahwa harga minyak dunia akan mencapai 200 dolar AS per barel dalam waktu dekat akibat perang berkepanjangan dengan Amerika Serikat dengan Israel. Foto: Selat Hormuz yang berada di antara Iran, Qatar dan Uni Emirat Arab. [Google Maps]

Sejak perang pecah pada 28 Februari, Iran disebut telah membatasi akses jalur tersebut bagi hampir semua kapal selain miliknya.

Teheran juga diduga ingin memperkuat kontrol permanen atas selat strategis itu, termasuk kemungkinan menarik biaya dari kapal yang melintas.

“Blokade akan segera dimulai. Negara-negara lain akan terlibat dalam blokade ini,” tulis Trump di Truth Social.

baca juga

Meski demikian, sekutu NATO seperti Inggris dan Prancis menolak bergabung. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menegaskan posisi negaranya.

“Kami tidak mendukung blokade,” ujar Keir Starmer dikutip dari BBC.

“Keputusan saya sangat jelas bahwa apa pun tekanannya, dan memang ada tekanan yang cukup besar, kami tidak akan terseret ke dalam perang,” imbuhnya.

Alih-alih mendukung langkah militer AS, negara-negara Eropa tengah menyiapkan inisiatif internasional untuk membuka kembali jalur pelayaran tersebut setelah konflik mereda.

Presiden Prancis Emmanuel Macron bahkan mengusulkan pembentukan misi internasional untuk memulihkan keamanan pelayaran.

“Misi ini bersifat defensif ketat, berbeda dari pihak yang bertikai, dan akan dikerahkan segera setelah situasi memungkinkan,” katanya.

Rencana ini mencakup pengawalan kapal tanker dan pengaturan jalur aman, dengan tujuan menjaga kebebasan navigasi global tanpa memperkeruh konflik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hitung-hitungan Dampak Buruk Blokade AS di Pelabuhan Iran dan Selat Hormuz

Hitung-hitungan Dampak Buruk Blokade AS di Pelabuhan Iran dan Selat Hormuz

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:58 WIB

Apa Itu MDCP? Kerjasama Militer AS-Indonesia yang Baru Diteken Sjafrie Sjamsoeddin

Apa Itu MDCP? Kerjasama Militer AS-Indonesia yang Baru Diteken Sjafrie Sjamsoeddin

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:53 WIB

Intip Taktik Donald Trump Nekat Blokade Pelabuhan Iran

Intip Taktik Donald Trump Nekat Blokade Pelabuhan Iran

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:34 WIB

Indonesia dan AS Resmi Perkuat Kemitraan Pertahanan, Fokus Modernisasi hingga Latihan Militer

Indonesia dan AS Resmi Perkuat Kemitraan Pertahanan, Fokus Modernisasi hingga Latihan Militer

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:26 WIB

Khawatir Gila, Kongres AS Minta Dokter Periksa Kesehatan Mental Donald Trump

Khawatir Gila, Kongres AS Minta Dokter Periksa Kesehatan Mental Donald Trump

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:17 WIB

Terkini

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:52 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:50 WIB

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:28 WIB

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:06 WIB

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:58 WIB

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:30 WIB

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:10 WIB

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:05 WIB

×